Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

7 Tips Menghindari Investasi Bodong

Iwan Supriyatna

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 06:05 WIB
7 Tips Menghindari Investasi Bodong
Ilustrasi investasi bodong. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak kasus yang mungkin kalian baca atau kalian dengarkan di berita tentang investasi bodong. Sejatinya, Investasi bodong adalah bentuk investasi yang tidak memiliki izin dan skema jelas. Apabila kalian ingin berinvestasi, kalian perlu hati-hati dan cermat agar kalian tidak menjadi korban penipuan dari investasi ilegal tersebut.

Investasi yang baik adalah investasi pada instrumen investasi yang jelas dan pada tempat yang jelas. Bagi kalian yang ingin berinvestasi, kalian tidak perlu takut, sebab ada cara untuk menghindari investasi bodong tersebut. Berikut adalah tips-tips menghindari penipuan dalam berinvestasi:

Apakah Izinnya Sudah Jelas

Untuk menghimpun dana dari masyarakat terutama dalam skala yang sangat besar, perusahaan investasi perluk izin khusus dari pemerintah. Apabila perusahaan investasi tidak terdaftar dan tidak memiliki izin dari OJK, sebaiknya kalian menghindari untuk berinvestasi disana.

Apabila perusahaan tersebut menawarkan investasi berjangka atau komoditi maka sebaiknya kalian mengecek izinnya di BAPPEBTI. Jika perusahaan investasi tersebut tidak terdaftar dan tidak memiliki izin, sebaiknya kalian tidak menginvestasikan uang kalian di perusahaan tersebut.

Pastikan Return Investasi Wajar

Dalam berinvestasi, semakin tinggi return yang ditawarkan kepada kalian, maka risiko dari investasi kalian juga semakin tinggi. Apabila perusahaan investasi menawarkan return yang sangat tinggi, sebaiknya kalian waspada pada perusahaan investasi tersebut.

Ada dua jenis skema dalam penawaran investasi bodong. Pertama adalah skema piramida, dimana investor pertama diwajibkan untuk menyetor dana kepada orang yang merekrut sebagai anggota baru dan investor kedua juga punya kewajiban merekrut anggota baru yang pada akhirnya juga menyetorkan uang kepada investor pertama dan seterusnya.

Kedua adalah skema ponzi, dimana calon investor dijanjikan keuntungan fantastis. Teknik pembagian uangnya adalah sebagian uang yang disetorkan investor akan digunakan untuk membayar keuntungan yang dijanjikan kepada investor lain.

baca juga

Cek Rekam Jejak Perusahaan

Kalian harus melihat rekam jejak perusahaan investasi untuk menghindari kerugian. Dengan hadirnya internet dapat memudahkan kita untuk mengecek rekam jejak perusahaan. Kalian bisa melakukan penelusuran lewat google mengenai testimonial investor yang sudah pernah investasi di perusahaan investasi tersebut.

Pelajari Perusahaan dalam Mengelola Dana Investasi

Apabila kalian ingin memulai investasi, setidaknya kalian harus mempelajari lebih dalam bagaimana perusahaan investasi tersebut mengelola dana investasinya. Bila perusahaan investasi tersebut menutupi pengelolaan dana investasinya, kalian patut curiga pada perusahaan investasi tersebut.

Selidiki Informasi Perusahaan dari berbagai Sumber

Kalian dapat menyelidiki informasi seputar perusahaan investasi kalian di situs yang memberikan informasi mengenai investasi, forum-forum seputar investasi dan media sosial yang membahas seputar investasi. Pencarian informasi ini penting untuk menilai perusahaan investasi itu baik atau buruk.

Jangan FOMO

FOMO atau Fear Of Missing Out merupakan istilah investor yang takut kehilangan momen meraih keuntungan yang belum jelas pastinya. Jangan terbawa arus dengan mengikuti apa kata orang lain. Bila kalian ingin berinvestasi, lebih baik kalian pelajari produk investasi tersebut lebih dalam agar tidak terjebak oleh tren produk investasi orang-orang di sekitar kalian.

Pastikan Mempunyai Rencana Investasi yang Jelas

Agar terhindar dari investasi bodong, kalian harus memiliki rencana investasi yang jelas terlebih dahulu. Rencana investasi yang baik adalah investasi yang memiliki tujuan keuangan yang jelas, instrumen investasi yang jelas dan instrumen investasi harus sesuai profil risiko. Apabila kalian sudah memiliki rencana investasi yang jelas, kalian tidak akan mudah tergiur dengan investasi bodong.

Kenyataannya, investasi bukanlah cara untuk kaya mendadak, melainkan untuk menyisihkan sebagian penghasilan kalian untuk ditabung melalui berbagai jenis instrumen investasi agar nilai dari aset kalian tetap terjaga. Pernyataan ini dimanfaatkan berbagai oknum untuk melakukan tindak kejahatan dengan menjebak kalian dalam investasi berkedok keuntungan besar. (Ryan Andrejavier)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Investasi Bodong Oknum Guru SD, Warga Dumai Tertipu Ratusan Juta

Kasus Investasi Bodong Oknum Guru SD, Warga Dumai Tertipu Ratusan Juta

Riau | Rabu, 29 September 2021 | 19:27 WIB

Investasi Bodong Balikpapan, Korban Capai 220 Orang, Salah Satunya Rugi Rp 400 Juta

Investasi Bodong Balikpapan, Korban Capai 220 Orang, Salah Satunya Rugi Rp 400 Juta

Kaltim | Senin, 27 September 2021 | 21:47 WIB

Korban Investasi Bodong Balikpapan yang Dilakukan PN, Bisa Percaya Walau Tak Pernah Ketemu

Korban Investasi Bodong Balikpapan yang Dilakukan PN, Bisa Percaya Walau Tak Pernah Ketemu

Kaltim | Senin, 27 September 2021 | 17:20 WIB

Terkini

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Jakarta | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Bogor | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:24 WIB

×