WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Vania Rossa

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB
WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi
Eiger Nature. (Instagram/@eigernature)
baca 10 detik
  • Eiger Nature di Bogor menerapkan pengelolaan kawasan berbasis alam dengan memadukan dokumen perizinan dasar dan pengawasan pakar independen.
  • Pakar ekologi dari berbagai disiplin ilmu dilibatkan untuk mengawasi konservasi tumbuhan, proteksi satwa liar, serta pengelolaan daya dukung ekologis.
  • WALHI Jawa Barat menilai pengawasan konsisten dan transparansi publik sangat penting untuk menjaga kelestarian jangka panjang kegiatan ekonomi berbasis alam.

Suara.com - Menjaga keseimbangan ekosistem dalam pengembangan kawasan berbasis alam memerlukan ruang diskusi yang terbuka serta pengawasan yang konsisten.

Keseimbangan tersebut tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen administratif, melainkan juga dari kesiapan pengelola untuk menerima evaluasi kritis dan mengoreksi dampaknya di lapangan.

Prinsip itulah yang melandasi interaksi antara Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Barat dengan Eiger dalam pengelolaan kawasan di Bogor.

Setelah sebelumnya menyampaikan berbagai masukan dan kritik terkait potensi dampak lingkungan, WALHI Jawa Barat kembali turun ke lapangan untuk memastikan sejauh mana rekomendasi perlindungan ekosistem telah ditindaklanjuti.

EIGER dan WALHI Bicara soal Menjaga Alam. (Ist)
EIGER dan WALHI Bicara soal Menjaga Alam. (Ist)

Direktur Eksekutif Daerah WALHI Jawa Barat, Wahyudin Iwang, menilai bahwa kunci utama penataan lingkungan yang berkelanjutan terletak pada keterbukaan pengelola kawasan terhadap kritik independen.

“Selama ini kami melihat Eiger sebagai salah satu pihak yang masih memiliki komitmen. Keterbukaan untuk menerima saran dan kritik seperti ini jarang ditemui pada entitas bisnis lainnya,” ujar Iwang usai meninjau perkembangan lokasi secara langsung.

Integrasi Sains dan Kelengkapan Dokumen Lingkungan

Dalam peninjauan tersebut, aspek ketaatan hukum dan kajian ilmiah menjadi fokus utama. WALHI Jawa Barat mengonfirmasi bahwa pemenuhan aspek perizinan serta dokumen lingkungan yang dibutuhkan—mulai dari izin tata ruang, persetujuan lingkungan, site plan, hingga perizinan bangunan yang diproses sejak 2018—telah dipenuhi.

Naimun, ketaatan administratif dianggap baru sebagai langkah awal. Untuk menekan risiko kerusakan ekosistem, pengelolaan kawasan juga melibatkan pakar interdisipliner guna memastikan perlindungan alam berbasis sains.

baca juga

Bagi WALHI Jawa Barat, pengawasan lingkungan merupakan proses jangka panjang yang tidak berhenti pada fase pembangunan awal. Keterlibatan akademisi, pakar, dan masyarakat sipil (NGO) secara berkelanjutan diharapkan dapat menjadikan model pengelolaan ini sebagai bahan pembelajaran bagi pelaku usaha lain yang memanfaatkan kawasan alam.

“Informasi yang transparan adalah pengetahuan yang baik untuk publik. Jika komitmen ini dijalankan secara konsisten dan serius dengan terus melibatkan tim pakar serta NGO, langkah ini bisa menjadi pilot project atau pembelajaran bagi pengusaha lain agar tidak mengesampingkan aspek ekologis,” tambah Iwang.

Melalui pendekatan kolaboratif berbasis konsep Pentahelix (pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media), keterbukaan terhadap kritik ditempatkan sebagai instrumen evaluasi berkala. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri LH Soroti Ekowisata yang Selaras dengan Alam, dari Dusun Bambu hingga Megamendung

Menteri LH Soroti Ekowisata yang Selaras dengan Alam, dari Dusun Bambu hingga Megamendung

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:01 WIB

Terkini

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Kalbar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:24 WIB

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:13 WIB

×