Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dukung Petani Perempuan, Kementan Raih Penghargaan APE 2020

Fabiola Febrinastri

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:51 WIB
Dukung Petani Perempuan, Kementan Raih Penghargaan APE 2020
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok: Kementan)

Suara.com - Pembangunan pertanian yang digulirkan pemerintah diharapkan dapat dilakukan dan dirasakan semua lapisan masyarakat, terutama perempuan. Oleh karena itu, Kementan mengimplementasikan strategi pengaursutamaan gender (PUG), yang dimulai dari penyusunan perencanaan, penganggran, monitoring, evaluasi dan audit.

Hal ini diperlihatkan ketika dalam proses penyusunan progam, dan kegiatan semua direktorat teknis telah memasukan PUG sebagai strategi, dengan memperhatikan keadilan dan kesetaraan baik laki-laki dan perempuan.

Atas dasar itu, Kementan mendapatkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Penghargaan ini merupakan bentuk bukti dari komitmen dalam mengimplementasikan PUG di Kementan, dalam mengoptimalkan pembangunan pertanian.

Menteri Pertanin, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan terimakasih kepada Menteri PPPA atas kerja sama yang telah terjalin baik, dalam rangka pelaksanaan strategi PUG di lingkungan Kementan.

"Harapan ke depan, petani-petani perempuan akan semakin maju, berdaya saing dan dapat bersinergi dalam melaksanakan pembangunan pertanian," kata Mentan.

Menanggapi hal itu, Ketum Perempuan Tani HKTI, Dian Novita mengapresiasi capaian tersebut. Ia mengatakan, capaian Kementan, terutama dalam mencetak petani muda baru, yang di dalamnya terdapat juga para perempuan dalam pembangunan pertanian.

"Jangan lupa, di antara petani-petani muda baru itu, ada juga perempuannya. Ini suatu terobosan dari Kementan yang sangat baik. Kita ketahui, perempuan adalah pembawa peradaban. Ini bukti keseriusan dan komitmen dalam mendukung mewujudkan pertanian yang modern dan presisi namun tidak melupakan peran-peran perempuan Indonesia," kata Dian, usai bertemu dengan Mentan kantor Pusat Kementan, Rabu (13/10/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atas Kinerjanya, Ditjen PSP Raih 2 Kategori Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kementan

Atas Kinerjanya, Ditjen PSP Raih 2 Kategori Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kementan

Bisnis | Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:09 WIB

Manfaatkan Irigasi Perpompaan, Nilai Tambah Petani di Kabupaten Barru Meningkat

Manfaatkan Irigasi Perpompaan, Nilai Tambah Petani di Kabupaten Barru Meningkat

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 20:57 WIB

Mentan SYL Tekankan Pentingnya Data dan Informasi Publik

Mentan SYL Tekankan Pentingnya Data dan Informasi Publik

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 20:50 WIB

Kementan Targetkan Ekspor Tiga Kali Lipat Produk Pertanian di 2024

Kementan Targetkan Ekspor Tiga Kali Lipat Produk Pertanian di 2024

Bisnis | Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:21 WIB

Mentan Ingatkan, Pejabat Harus Berorentasi pada Pelayanan Masyarakat

Mentan Ingatkan, Pejabat Harus Berorentasi pada Pelayanan Masyarakat

News | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 20:22 WIB

Mentan: Pengairan Merupakan Kebutuhan Mendesak untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Mentan: Pengairan Merupakan Kebutuhan Mendesak untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Bisnis | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 19:21 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×