Dewas BPJamsostek: Pemimpin Milenial akan Jadi Pemimpin Masa Depan

Fabiola Febrinastri

Selasa, 16 November 2021 | 09:43 WIB
Dewas BPJamsostek: Pemimpin Milenial akan Jadi Pemimpin Masa Depan
“How Millennial Leaders Will Change Indonesia”,  secara virtual, Rabu (10/11/2021). (Dok: BPJS Ketenagakerjaan)

Suara.com - Generasi milenial adalah kader yang akan memimpin bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Merekalah yang diharapkan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan berdaya saing.

Melihat pentingnya hal tersebut, Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Webinar bertajuk “How Millennial Leaders Will Change Indonesia”,  secara virtual, Rabu (10/11/2021).

Kegiatan yang dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ketua Dewas dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan ini diisi oleh beberapa pemateri antara lain Arif Satria Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Mudrajad Kuncoro Rektor Universitas Trilogi, Bayu Prawira Hie Executive Director Intellectual Business Community, Arvan Pradiansyah Motivator Nasional, serta mewakili kaum Milenial Diera Bachir seorang profesional photographer dan Arfian Fuadi pendiri Dtech-Engineering.

Mudrajad Kuncoro dalam materi yang disampaikan mengatakan, tantangan kondisi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia saat ini adalah mayoritas SDM berpendidikan SD, SMP, SMA/ SMK yakni sebanyak 87%, sedangkan yang berpendidikan diploma atau sarjana hanya sebanyak 13%. Ini menggambarkan tenaga kerja Indonesia, mayoritas masih dalam kategori tidak terampil.

Namun menurutnya, saat ini sudah banyak kaum milenial yang bisa dijadikan contoh dan inspirasi sebagai pemimpin, antara lain banyaknya pebisnis sukses yang masih berusia muda, atau adanya sosok milenial di balik suksesnya perusahaan-perusahaan besar seperti Gojek, Tiketcom dan Traveloka.

“Kunci sukses yang pertama adalah keberanian, berani memulai bisnis dan berani mengambil risiko. Kunci sukses yang kedua adalah kemampuan membuat konsep bisnis yang matang, kreatif dan inovatif,” jelas Mudrajad.

Melihat dari sudut pandang yang lain, Arif Satria mengatakan, perubahan zaman tidak selalu tentang manusianya saja, namun juga mengharuskan dunia pendidikan untuk beradaptasi dengan kecepatan dan fenomena yang ada. Universitas tidak lagi hanya sebagai forum untuk transfer ilmu namun dapat menjadi wadah inspirasi kaum milenial menciptakan produk dan inovasi baru.

“Pengetahuan tidak terbatas pada tembok lembaga pendidikan saja, tetapi tersedia pada alam semesta. Pilihan akan skenario learning agility harus menjadi platform dari seluruh universitas di Indonesia untuk menciptakan perubahan kolektif menuju Indonesia maju, serta seberapa engage pada dunia industri,” jelasnya.

Mengutip Abraham Lincoln, Arif mengatakan, seorang milenial yang ingin menciptakan masa depan, mereka harus memulainya dengan merencanakan akan masa depan tersebut.

baca juga

Webinar Dewas Menyapa Indonesia ini digagas dan dibawakan langsung Dewas BPJS Ketenagakerjaan M Aditya Warman, serta Subchan Gatot dan M Iman Pinuji sebagai pemateri.

Selanjutnya, berbicara mewakili kaum milenial, Arfian Fuadi seorang founder startup asal Salatiga, Jawa Tengah, bernama DTECH Engineering, Ia dan timnya telah mengerjakan desain untuk ratusan project dari perusahaan kelas dunia, sebut saja untuk desain ultra light aircraft, jembatan, chasis mobil, jet engine bracket design, dan jet engine inspection design. Uniknya seorang Arfian Fuadi merupakan lulusan SMK (Sekolah Menengah Kejuaraan).

Walaupun hanya seorang lulusan SMK, dirinya memiliki tekad yang tinggi untuk dapat menguasai pasar global melalui produk-produk yang diciptakannya.

“Untuk membangun sebuah produk, saya biasanya membaca lebih dari 100-an jurnal ilmiah” terang Arfian yang saat ini sudah menciptakan lebih dari 300 produk dan diekspor hampir ke seluruh negara.

Ia menambahkan, sbg milenial harus punya tujuan kuat yakni berusaha sebaik mungkin untuk dapat bermanfaat bagi semesta alam. “Niat baik, komitmen dan konsisten, tidak akan mengenal yang namanya kegagalan, adanya belum berhasil,” tutup Arfian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendagri Ingatkan Pemda, Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Masuk APBD 2022

Kemendagri Ingatkan Pemda, Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Masuk APBD 2022

Bisnis | Sabtu, 13 November 2021 | 09:56 WIB

Aturan Teknis Sudah Lengkap, BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Sosialisasi Program JKP

Aturan Teknis Sudah Lengkap, BPJS Ketenagakerjaan Gencarkan Sosialisasi Program JKP

Bisnis | Jum'at, 12 November 2021 | 15:25 WIB

Menko PMK Minta Pemda Wajib Optimalkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Menko PMK Minta Pemda Wajib Optimalkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

News | Kamis, 11 November 2021 | 19:20 WIB

Sebanyak 2.000 Relawan dan Pekerja Rentan Dapat BPJS Ketenagakerjaan dari IFG

Sebanyak 2.000 Relawan dan Pekerja Rentan Dapat BPJS Ketenagakerjaan dari IFG

Bisnis | Rabu, 10 November 2021 | 18:04 WIB

BPJamsostek Tanamkan Kesadaran Jaminan Ketenagakerjaan Lewat Ajang Kontes Kecantikan

BPJamsostek Tanamkan Kesadaran Jaminan Ketenagakerjaan Lewat Ajang Kontes Kecantikan

Bisnis | Selasa, 09 November 2021 | 22:50 WIB

HUT ke-44, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Lomba Foto Berhadiah Total Rp105 Juta

HUT ke-44, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Lomba Foto Berhadiah Total Rp105 Juta

Bisnis | Minggu, 07 November 2021 | 12:47 WIB

Terkini

350 Hari Streak, Masih Kaku Ngobrol Bahasa Inggris? Coba 5 Cara Ini

350 Hari Streak, Masih Kaku Ngobrol Bahasa Inggris? Coba 5 Cara Ini

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Sumsel hingga 24 Oktober, Seberapa Efektif?

Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Sumsel hingga 24 Oktober, Seberapa Efektif?

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:12 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Jogja | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Stop Anggap Remeh Kenakalan Anak! Tragedi Pemalang Bukti Sekolah Gagal Lindungi Siswa

Stop Anggap Remeh Kenakalan Anak! Tragedi Pemalang Bukti Sekolah Gagal Lindungi Siswa

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:01 WIB

×