Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Sebuah Kota di China Beri Rp 22,5 Juta ke Warganya yang Rela Tes Covid Tanpa Disuruh

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 17 Desember 2021 | 09:24 WIB
Sebuah Kota di China Beri Rp 22,5 Juta ke Warganya yang Rela Tes Covid Tanpa Disuruh
Ilustrasi Tes Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah Kota China yaitu Harbin rela memberikan uang kepada masyarakatnya sebesar USD 1.570 atau setara Rp 22,4 juta (kurs Rp 14.343) asalkan bersedia melakukan tes Covid-19 tanpa harus disuruh.

Kebijakan ini, sesuai pemberitahuan pemerintah kota Harbin sejak 4 Desember. Kebijakan ini untuk memberi penghargaan kepada mereka yang berani melakukan tes tanpa diminta.

"Kami menghimbau warga untuk memperhatikan berita-berita di mana kasus positif Covid-19 muncul. Jika Anda menunjukkan gejala Covid-19 seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, kelelahan, kehilangan penciuman atau perasa, nyeri otot, atau diare, lakukan bukan mengobati sendiri. Pakai masker dan pergi ke klinik terdekat, dan beri tahu kami ke mana Anda bepergian dan dengan siapa Anda melakukan kontak," bunyi pemberitahuan itu seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (17/12/2021).

"Jika Anda maju secara mandiri setelah merasakan gejala dan mengunjungi institusi medis untuk menemui dokter dan menjelaskan keadaan Anda, mereka yang dites positif COVID-19 akan diberi hadiah 10.000 yuan Tiongkok," kata pemberitahuan itu.

Meskipun ini mungkin, pada awalnya, tampak seperti jumlah yang luar biasa bagi sebuah kota untuk disiapkan hanya untuk satu tes Covid-19, Harbin secara konsisten mendeteksi kurang dari 10 kasus per hari selama seminggu terakhir.

Pada 5 Desember, kota tersebut melaporkan tujuh kasus virus corona baru. Namun, orang-orang ini tidak mungkin menerima hadiah uang tersebut, karena mereka ditangkap melalui pengujian rutin dan pelacakan kontak.

Sementara jumlah kasus yang dilaporkan China secara konsisten rendah sejak wabah awal di Wuhan, negara itu tidak termasuk pasien yang dites positif terkena virus tetapi tidak menunjukkan gejala dalam penghitungan resminya .

Wabah kasus Covid dalam skala yang lebih kecil di provinsi Yunnan barat daya April ini ditanggapi dengan langkah-langkah pengujian massal yang agresif dan penguncian langsung di seluruh kota selama 72 jam.

Baru-baru ini, sekitar 30.000 orang terjebak di Disneyland Shanghai setelah satu kasus positif COVID-19 terdeteksi di sana, tidak dapat pergi sampai setiap pengunjung dan karyawan diperiksa.

China saat ini sedang berusaha untuk menekan berjangkitnya puluhan kasus di Mongolia, serta klaster Covid-19 di Beijing dan Shanghai. Namun, kasus COVID-19 yang dilaporkan tetap rendah. Menurut Komisi Kesehatan Nasional China, 61 kasus terdeteksi di 31 provinsi pada 5 Desember, sehingga jumlah kasus aktif di negara itu menjadi 1.060.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janjikan Pengobatan Laura Anna di China, Nikita Mirzani: Dia happy Banget Dengar Itu

Janjikan Pengobatan Laura Anna di China, Nikita Mirzani: Dia happy Banget Dengar Itu

Bogor | Kamis, 16 Desember 2021 | 17:21 WIB

China, Kunjungan Menlu AS, dan Sengketa di Laut Natuna: Ujian Bagi RI

China, Kunjungan Menlu AS, dan Sengketa di Laut Natuna: Ujian Bagi RI

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 10:38 WIB

China Temukan Kasus Kedua Omicron, Pasien Baru Pulang dari Luar Negeri

China Temukan Kasus Kedua Omicron, Pasien Baru Pulang dari Luar Negeri

Bekaci | Rabu, 15 Desember 2021 | 19:12 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:56 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:44 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:06 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:02 WIB

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:59 WIB

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:51 WIB

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:36 WIB

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:28 WIB

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:22 WIB