Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Bank Indonesia Sudah Siap Hadapi Tapering The Fed?

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 24 Desember 2021 | 15:32 WIB
Bank Indonesia Sudah Siap Hadapi Tapering The Fed?
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat konferensi pers melalui streaming di Jakarta, Selasa (31/3 - 3030). (Dok. Bank Indonesia)

Suara.com - Bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) akan mulai mengurangi pembelian aset atau yang juga dikenal sebagai tapering pada tahun depan.

Keputusan ini menjadi langkah pertama bagi The Fed demi menarik kembali sejumlah besar bantuan yang telah diberikan bank sentral AS ini kepada pasar dan ekonomi negaranya sepanjang pandemi Covid-19.

Kebijakan ini tentu bakal berdampak besar bagi kondisi pasar keuangan global, termasuk bagi Indonesia?

Lantas apakah Bank Indonesia (BI) sudah siap menghadapi gejolak yang bakal timbul imbas tapering The Fed?

Gubernur BI Perry Warjiyo mengaku sudah memikirkan dampak yang akan mungkin terjadi, termasuk bagaimana untuk melakukan mitigasi dan normalisasi atas kebijakan tersebut.

"Sebab begitu banyak pertanyaan kepada saya bagaiamana melakukan mitigasi, antisipasi, normalisasi dengan mulainya pengetatan kebijakan moneter The Fed," kata Perry dalam webinar, Outlook Perekonomian Jakarta 2022 : Herd Immunity & Pemulihan Ekonomi, Jumat (24/12/2021).

Menurut Perry dampak kenaikan Fed Fund Rate (FFR) kemungkinan paling cepat pertengahan tahun depan atau triwulan III 2022 dimana ujung-ujungnya kata dia bakal terjadi kenaikan FFR dimana imbasnya memicu kenaikan obligasi Amerika Serikat (US Treasury).

"Tapi diperkirakan kenaikan US Treasury 50 basis poin (bps) hingga 75 bps. Most like 50 bps. Kalau US Treasury naik, yield (imbal hasil) dalam negeri juga memerlukan penyesuaian 50 bps. Ini yang kita koordinasikan kepada Kementerian Keuangan," paparnya.

Tak hanya berimbas terhadap kenaikan obligasi, dampak yang bakal dirasakan lebih lanjut adalah nasib nilai tukar rupiah yang berpotensi bisa tertekan, untuk itu kata dia bank sentral akan terus melakukan stabilisasi dan intervensi kebijakan.

"Kami terus lakukan stabilisasi dengan triple intervention, haga mekansime pasar berjalan dan memastikan bahwa penyesuaan di pasar berjalan smooth (halus)," ucapnya.

Meski begitu kata Perry saat ini Indonesia akan tetap bisa bertahan dalam situasi perubahan kebijakan moneter ke depan. Salah satu alasannya karena memiliki cadangan devisa yang besar.

"Insya Allah Indonesia Lebih tahan. Kenapa? Current account rendah, cadangan devisa lebih besar dan kondisi ini sudah dilalui di periode sebelumnya yang lebih berat, tentu kita tetap waspada berhati hati perhatikan stabilitas ekstenral agar tetap terjaga," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Sebut Lima Ancaman Ekonomi yang Meski Diwaspadai di Masa Depan

Bank Indonesia Sebut Lima Ancaman Ekonomi yang Meski Diwaspadai di Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 24 Desember 2021 | 15:03 WIB

Gubernur BI : Jakarta Tumbuh, Indonesia Tumbuh

Gubernur BI : Jakarta Tumbuh, Indonesia Tumbuh

Bisnis | Jum'at, 24 Desember 2021 | 14:31 WIB

Jelang Nataru, BI Klaim Inflasi DKI Jakarta Relatif Terjaga

Jelang Nataru, BI Klaim Inflasi DKI Jakarta Relatif Terjaga

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Desember 2021 | 05:03 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB