Bank Indonesia Sudah Siap Hadapi Tapering The Fed?

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 24 Desember 2021 | 15:32 WIB
Bank Indonesia Sudah Siap Hadapi Tapering The Fed?
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat konferensi pers melalui streaming di Jakarta, Selasa (31/3 - 3030). (Dok. Bank Indonesia)

Suara.com - Bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) akan mulai mengurangi pembelian aset atau yang juga dikenal sebagai tapering pada tahun depan.

Keputusan ini menjadi langkah pertama bagi The Fed demi menarik kembali sejumlah besar bantuan yang telah diberikan bank sentral AS ini kepada pasar dan ekonomi negaranya sepanjang pandemi Covid-19.

Kebijakan ini tentu bakal berdampak besar bagi kondisi pasar keuangan global, termasuk bagi Indonesia?

Lantas apakah Bank Indonesia (BI) sudah siap menghadapi gejolak yang bakal timbul imbas tapering The Fed?

Gubernur BI Perry Warjiyo mengaku sudah memikirkan dampak yang akan mungkin terjadi, termasuk bagaimana untuk melakukan mitigasi dan normalisasi atas kebijakan tersebut.

"Sebab begitu banyak pertanyaan kepada saya bagaiamana melakukan mitigasi, antisipasi, normalisasi dengan mulainya pengetatan kebijakan moneter The Fed," kata Perry dalam webinar, Outlook Perekonomian Jakarta 2022 : Herd Immunity & Pemulihan Ekonomi, Jumat (24/12/2021).

Menurut Perry dampak kenaikan Fed Fund Rate (FFR) kemungkinan paling cepat pertengahan tahun depan atau triwulan III 2022 dimana ujung-ujungnya kata dia bakal terjadi kenaikan FFR dimana imbasnya memicu kenaikan obligasi Amerika Serikat (US Treasury).

"Tapi diperkirakan kenaikan US Treasury 50 basis poin (bps) hingga 75 bps. Most like 50 bps. Kalau US Treasury naik, yield (imbal hasil) dalam negeri juga memerlukan penyesuaian 50 bps. Ini yang kita koordinasikan kepada Kementerian Keuangan," paparnya.

Tak hanya berimbas terhadap kenaikan obligasi, dampak yang bakal dirasakan lebih lanjut adalah nasib nilai tukar rupiah yang berpotensi bisa tertekan, untuk itu kata dia bank sentral akan terus melakukan stabilisasi dan intervensi kebijakan.

baca juga

"Kami terus lakukan stabilisasi dengan triple intervention, haga mekansime pasar berjalan dan memastikan bahwa penyesuaan di pasar berjalan smooth (halus)," ucapnya.

Meski begitu kata Perry saat ini Indonesia akan tetap bisa bertahan dalam situasi perubahan kebijakan moneter ke depan. Salah satu alasannya karena memiliki cadangan devisa yang besar.

"Insya Allah Indonesia Lebih tahan. Kenapa? Current account rendah, cadangan devisa lebih besar dan kondisi ini sudah dilalui di periode sebelumnya yang lebih berat, tentu kita tetap waspada berhati hati perhatikan stabilitas ekstenral agar tetap terjaga," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Sebut Lima Ancaman Ekonomi yang Meski Diwaspadai di Masa Depan

Bank Indonesia Sebut Lima Ancaman Ekonomi yang Meski Diwaspadai di Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 24 Desember 2021 | 15:03 WIB

Gubernur BI : Jakarta Tumbuh, Indonesia Tumbuh

Gubernur BI : Jakarta Tumbuh, Indonesia Tumbuh

Bisnis | Jum'at, 24 Desember 2021 | 14:31 WIB

Jelang Nataru, BI Klaim Inflasi DKI Jakarta Relatif Terjaga

Jelang Nataru, BI Klaim Inflasi DKI Jakarta Relatif Terjaga

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Desember 2021 | 05:03 WIB

Terkini

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:58 WIB

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:56 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 11:48 WIB

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:42 WIB

×