Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Pabrik Kondom Rugi Miliaran Rupiah Selama Penerapan PPKM, Kok Bisa?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:46 WIB
Pabrik Kondom Rugi Miliaran Rupiah Selama Penerapan PPKM, Kok Bisa?

Suara.com - Wabah COVID-19 membuat orang-orang mau tidak mau harus berdiam diri di rumah guna memutus rantai penularan. Kondisi ini lantas memunculkan guyonan pasangan suami istri semakin intens dalam melakukan hubungan seks, seperti halnya video imbauan untuk menggunakan 'pengaman' yang beberapa saat lalu.

Hal inilah yang kemudian diprediksi oleh sejumlah pengamat membua industri kondom untung. Namun, prediksi itu ternyata meleset. Perusahaan raksasa pembuat kondom asal Malaysia, Karex, justru melaporkan adanya penurunan pendapatan mereka selama dua tahun belakangan. Tak tanggung-tanggung, pendapatan mereka turun 40 persen.

Mengutip dari Nikkei Asia, dalam wawancara mereka dengan CEO Karex, Goh Miah Kiat, terkait hal ini. Perusahaan itu memproduksi setidaknya 5,5 miliar kondom setiap tahun dan beroperasi di 140 negara. 

Menyadari lesunya industri ini, Karex mulai menyiasati dengan memenuhi kebutuhan sarung medis yang memiliki permintaan tinggi selama pandemi, yang rencananya dibangun pula di Thailand.

CEO Goh sendiri menyadari, asumsi orang yang berdiam diri di rumah alias gak ngapa-ngapain akibat PPKM ternyata tidak membuat mereka kebanjiran order karena aktivitas seks.

Ia lantas menyebut, di negara berkembang dan kurang berkembang, hotel dan motel memiliki peran penting dalam menyediakan ruang terpencil untuk hubungan seks, dengan alasan, tidak bisa dilakukan di rumah dengan alasan 'privasi'.

Perusahaan yang dibesutnya mengalami kemunduran finansial selama 2020 dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp3,5 miliar, padahal setahun sebelumnya mereka meraup laba lebih dari Rp3 miliar.

Goh menuturkan, perusahaan turut tertopang pendapatan non-kondom, diantaranya personal lubrikan serta probe cover alat kesehatan dan foley balloon kateter yang digunakan dalam drainase transurethral kandung kemih.

Keputusan Karex yang banting stir dan mulai memproduksi sarung tangan latex menambah daftar panjang perusahaan Malaysia yang 'cari aman' karena terdampak wabah COVID-19, sekaligus mencari peluang di masa sulit ini.

Sebut saja perusahaan Top Glove, Supermax dan Hartalega yang sudah menguasai kebanyakan pasar kebutuhan medis di negeri jiran tersebut.

Tiap tahun, Malaysia setidaknya ekspor 450.000 metrik ton karet alam, peringkat keempat di dunia setelah Thailand, Indonesia dan Pantai Gading.

Meski demikian, Goh sekali lagi menyampaikan keseriusan mereka untuk terus melawan HIV AIDS tanpa mengesampingkan wabah COVID-19 yang terus menghantui.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecam Hoaks Seputar Vaksin COVID-19, Paus Fransiskus Dukung Program Vaksinasi

Kecam Hoaks Seputar Vaksin COVID-19, Paus Fransiskus Dukung Program Vaksinasi

Health | Selasa, 11 Januari 2022 | 15:43 WIB

Kasus Harian Covid-19 Melejit, Jumlah Pasien Rawat Inap di AS Cetak Rekor Baru

Kasus Harian Covid-19 Melejit, Jumlah Pasien Rawat Inap di AS Cetak Rekor Baru

Health | Selasa, 11 Januari 2022 | 15:43 WIB

Gencarkan Vaksinasi Anak, Vaccination Bus Akan Keliling Sekolah Hingga Desa

Gencarkan Vaksinasi Anak, Vaccination Bus Akan Keliling Sekolah Hingga Desa

Press Release | Selasa, 11 Januari 2022 | 15:31 WIB

Jokowi Tegaskan Vaksinasi COVID-19 Dosis Ketiga Gratis untuk Semua Lapisan Masyarakat

Jokowi Tegaskan Vaksinasi COVID-19 Dosis Ketiga Gratis untuk Semua Lapisan Masyarakat

Lampung | Selasa, 11 Januari 2022 | 15:19 WIB

Positif Covid-19 Lagi, Presiden Meksiko Kerja Sambil Isolasi Mandiri

Positif Covid-19 Lagi, Presiden Meksiko Kerja Sambil Isolasi Mandiri

Jogja | Selasa, 11 Januari 2022 | 15:15 WIB

Angka Covid-19 Mulai Meningkat Lagi, Pemprov DKI Siapkan Skenario Sekolah Online

Angka Covid-19 Mulai Meningkat Lagi, Pemprov DKI Siapkan Skenario Sekolah Online

News | Selasa, 11 Januari 2022 | 14:45 WIB

Terkini

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 21:41 WIB

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 20:10 WIB

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:56 WIB

Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:49 WIB

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:43 WIB

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 18:36 WIB

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:52 WIB

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:46 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:30 WIB