Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Ekonomi Indonesia Pada 2021 Dirediksi Tumbuh 3,7 Persen, Bagaimana Tahun Ini?

M Nurhadi

Jum'at, 04 Februari 2022 | 11:31 WIB
Ekonomi Indonesia Pada 2021 Dirediksi Tumbuh 3,7 Persen, Bagaimana Tahun Ini?
Pekerja beraktivitas di lokasi proyek pembangunan kontruksi MRT Jakarta Fase 2 di MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ekonomi dalam negeri diprediksi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mampu tumbuh sebesar 3,7 persen seiring pemulihan yang mulai terakselerasi.

“Triwulan IV-2021 diestimasi mencapai 5,1 persen yang membuat ekonomi 2021 berada di angka 3,7 persen,” kata Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky dalam Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Jumat (4/2/2022).

Potensi ini menurut Riefky karena didorong oleh pertumbuhan triwulan IV yang diperkirakan mencapai 5,1 persen.

Menurutnya, triwulan IV akan mampu tumbuh tinggi karena adanya pelonggaran aktivitas sosial dan ekonomi seiring gelombang kedua pandemi COVID-19 varian Delta berakhir.

Pelonggaran mobilitas tersebut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam melakukan konsumsi secara cukup masif, sekaligus industri yang mulai melakukan ekspansi.

“Kepercayaan konsumen dan bisnis yang lebih tinggi diperkirakan akan berlanjut pada triwulan IV-2021 sehingga kami melihat pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV dapat mencapai 5,1 persen,” katanya.

Secara garis besar, ujar dia, ekonomi Indonesia mulai terakselerasi setelah melewati kontraksi mencapai minus 5,32 persen (yoy) pada triwulan II-2020 hingga berhasil ke tingkat 7,07 persen setahun setelahnya.

Sementara, akselerasi pemulihan dan tren peningkatan pertumbuhan ekonomi ini terdisrupsi oleh penyebaran varian Delta mengingat pemerintah harus mengeluarkan kebijakan PPKM Darurat pada triwulan III-2021.

Kebijakan ini memperlambat laju pertumbuhan ekonomi yakni hanya 3,51 persen (yoy) pada triwulan-III 2021 karena menurunnya konsumsi dan aktivitas usaha di berbagai sektor yang mengandalkan interaksi fisik.

baca juga

“Triwulan III-2021 kita mengalami disrupsi tren pertumbuhan ekonomi yang selama ini momentumnya sudah dibangun,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Tol Cisumdawu dan TPPAS Nambo Ditarget Selesai Lebih Cepat

Proyek Tol Cisumdawu dan TPPAS Nambo Ditarget Selesai Lebih Cepat

Bisnis | Kamis, 03 Februari 2022 | 14:01 WIB

Uni Eropa Didesak Hapus Label Investasi Hijau untuk Proyek Energi Gas

Uni Eropa Didesak Hapus Label Investasi Hijau untuk Proyek Energi Gas

Sumbar | Selasa, 01 Februari 2022 | 17:15 WIB

DPRD Berang, Proyek Perluasan Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan Sebabkan Jalan dan Gedung Sekitar Rusak

DPRD Berang, Proyek Perluasan Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan Sebabkan Jalan dan Gedung Sekitar Rusak

Kaltim | Senin, 31 Januari 2022 | 21:28 WIB

Jejak Etnis Tionghoa di Kota Bekasi, Dari Pasar Proyek hingga Bangun Klenteng Hok Lay Kiong

Jejak Etnis Tionghoa di Kota Bekasi, Dari Pasar Proyek hingga Bangun Klenteng Hok Lay Kiong

Bekaci | Selasa, 01 Februari 2022 | 08:40 WIB

Jaksa Agung: Kajati dan Kajari Jangan Ngemis-Ngemis Proyek, Menggerogoti Pembangunan Daerah

Jaksa Agung: Kajati dan Kajari Jangan Ngemis-Ngemis Proyek, Menggerogoti Pembangunan Daerah

Sulsel | Selasa, 01 Februari 2022 | 06:10 WIB

Tegas, Jaksa Agung Bakal Hukum hingga Copot Jaksa Pengemis Proyek Pemerintah dan Minta-minta Setoran

Tegas, Jaksa Agung Bakal Hukum hingga Copot Jaksa Pengemis Proyek Pemerintah dan Minta-minta Setoran

Sumbar | Selasa, 01 Februari 2022 | 07:15 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×