TPA Overload, Jababeka Ajak Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 14 Februari 2022 | 06:51 WIB
TPA Overload, Jababeka Ajak Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah
Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat sekitar.

Suara.com - Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng kurang lebih 2.000 ton – 2.800 ton sampah per hari. Sedangkan daya tampung yang mampu diolah atau masuk TPA Burangkeng itu 600 ton sampah. Hal itu artinya jumlah sampah yang ada di TPA Burangkeng sudah melebihi kapasitas daya tampungnya atau overload. Oleh karena itu, perlu dicarikan cara alternatif agar sampah di TPA Burangkeng bisa dikurangi.

Melihat kondisi itu, PT Jababeka Tbk (Jababeka) pun tergerak membantu. Jababeka berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan pengurus Pusat Daur Ulang (PDU) Mekarmukti, melakukan kegiatan edukasi lingkungan mulai dari tanggal 2 – 3 Februari 2022 lalu.

Tujuan kegiatan edukasi lingkungan ini ialah ingin mendorong masyarakat – apakah dalam bentuk kelompok – untuk mulai melakukan pengelolaan sampah rumah tangga yang mereka hasilkan, atau bahkan mengubah sampah menjadi memiliki nilai ekonomi.

Sebab, sampah sebenarnya punya nilai ekonomi yang menguntungkan masyarakat jika tahu cara mengelolanya, semisal dibuat kompos atau budidaya maggot untuk sampah organik, sedangkan sampah plastik dijadikan produk kerajinan tangan. Alhasil, yang tersisa saat dikirim ke TPA Burangkeng pun hanya sampah residu atau jenis sampah yang sulit didaur ulang. Efek dari nilai ekonomis sampah ini, bisa dilihat dari bermunculannya bank sampah di berbagai tempat.

Adapun kegiatan edukasi lingkungan berjalan lancar dengan protokol ketat dan mendapat animo yang sangat baik. Pada hari pertama, sebanyak 30 peserta mendapat edukasi manajemen bank sampah dan pengelolaan sampah rumah tangga dari Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kabupaten Bekasi yang diwakili oleh Eddy Sirotim selaku Kepala Seksi Pengendalian Persampahan- DLH Kabupaten Bekasi.

Pada kesempatan yang sama, Jamaggo – anak usaha dari Jababeka dalam mengelola sampah dengan maggot, memberikan pengenalan teknik budidaya maggot. Teknik budidaya maggot menjadi materi yang disampaikan kepada peserta karena maggot dianggap bisa menjadi solusi untuk membantu meningkatkan nilai ekonomis sampah organik dari sampah rumah tangga.

Kemudian pada hari kedua, para peserta dibawa ke Saung Edukasi 09 Jatisari di Kota Bekasi untuk melakukan studi banding agar peserta punya referensi konkret dalam pengelolaan sampah. Mereka meninjau Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat sekitar.

Penanganan sampah anorganik menggunakan insinerator yang menggunakan bahan bakar minyak jelantah. Sedangkan penanganan sampah organik memanfaatkan maggot yang hasilnya dapat digunakan kembali sebagai pakan ternak dan pupuk organik.

Eddy Sirotim selaku Kepala Seksi Pengendalian Persampahan- DLH Kabupaten Bekasi memberi apresiasi kepada Jababeka yang telah menggelar kegiatan edukasi lingkungan untuk masyarakat Desa Mekarmukti. Ia berharap setelah kegiatan edukasi ini bisa membuka kesadaran untuk setidaknya mulai memilah sampah organik dan non organik sebelum dibuang, atau bahkan ada peserta yang tergerak menciptakan bank sampah baru di lingkungannya.

Sebab, pengelolaan sampah yang baik bukan hanya bisa membuat lingkungan menjadi bersih dan rapi, tapi menjadi barang bernilai ekonomi bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga, semisal mengumpulkan sampah plastik dari hasil sortir sampah rumah tangga di suatu lingkungan. Karena Eddy mengaku bahwa sejumlah pihak swasta ada yang minta tolong kepada DLH Kabupaten Bekasi agar dikenalkan pengelola sampah untuk membeli sampah plastik yang akan mereka olah lagi menjadi produk mereka atau produk lain.

"Saya sendiri (dari kegiatan ini) berharap, mulai dari rumah tangga atau keluarga sudah memilah sampahnya, untuk sampah organik ataupun non-organik, sebelum dibuang. Karena kalau masih utuh atau dijadikan satu, sulit mengurangi timbunan sampah," terang Eddy, dalam sambutannya ditulis Senin (14/2/2022).

Lebih jauh, Eddy berharap dari kegiatan edukasi lingkungan ini membuat masyarakat di Desa Mekarmukti mulai perlahan menyadari pentingnya mengelola sampah yang mereka hasilkan sendiri. Dengan masyarakat mau memilah dan mengolah sampah mulai dari rumah, hal itu amat efektif membantu mengurangi timbunan sampah di TPA Burangkeng.

Menanggapi hal itu, Tjahjadi Rahardja selaku Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk berharap kegiatan edukasi tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Mekarmukti. Tjahjadi menegaskan bahwa Jababeka berkomitmen akan terus berupaya mendukung kegiatan masyarakat sekitar dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan lestari melalui program-program Jabat (Jababeka Bersahabat) Alam selama 2022 ini, termasuk menangani masalah sampah di TPA Burangkeng yang saat ini sudah overload.

"Tentu, kegiatan edukasi pengelolaan sampah rumah tangga akan ada kegiatan lanjutannya. Kami harap pula dari kegiatan edukasi ini, banyak warga yang sadar akan pentingnya mengelola sampah, yaitu memilah sampah terlebih dulu sebelum akhirnya dibuang ke TPA," tutup Tjahjadi.

Adapun dalam kegiatan edukasi lingkungan tersebut, Jababeka juga memberikan bantuan berupa perlengkapan bank sampah kepada PDU Mekarmukti, yaitu timbangan duduk 15 Kg, timbangan gantung manual 150 kg dan digital 200 kg serta 150 buku tabungan bank sampah. Nantinya, barang-barang tersebut akan didistribusikan oleh PDU Mekarmukti untuk dipinjamkan atau diberikan ke bank-bank sampah baru di Desa Mekarmukti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Curhatan Soal Tetangga, Bakar Sampah Tiap Sore Asapnya sampai Bikin Suasana Bak Pagi Hari

Viral Curhatan Soal Tetangga, Bakar Sampah Tiap Sore Asapnya sampai Bikin Suasana Bak Pagi Hari

News | Jum'at, 11 Februari 2022 | 20:14 WIB

Masalah Sampah dan Keberpihakan Pemulung

Masalah Sampah dan Keberpihakan Pemulung

Your Say | Kamis, 10 Februari 2022 | 13:59 WIB

DLH Paser Bakal Musnahkan 50 TPS di Kota Tanah Grogot, Achmad Safari: Secara Bertahap

DLH Paser Bakal Musnahkan 50 TPS di Kota Tanah Grogot, Achmad Safari: Secara Bertahap

Kaltim | Rabu, 09 Februari 2022 | 23:11 WIB

Terkini

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:40 WIB

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:03 WIB

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:08 WIB

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000  ATM & CRM

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:41 WIB