Rusia Serang Ukraina, Harga Minyak Dunia Tembus 105 Dolar AS per Barel

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 25 Februari 2022 | 06:41 WIB
Rusia Serang Ukraina, Harga Minyak Dunia Tembus 105 Dolar AS per Barel
Ilustrasi Rusia Serang Ukraina (Foto: AFP)

Suara.com - Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan hari Kamis, dengan Brent melampaui USD105 untuk kali pertama sejak 2014, setelah serangan Rusia di Ukraina memperburuk kekhawatiran tentang gangguan pasokan energi global.

Mengutip CNBC, Jumat (25/2/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan global, ditutup melesat USD2,24, atau 2,3 persen menjadi USD99,08 per barel, setelah menyentuh level tertinggi di USD105,79.

Sementara itu, patokan Amerika, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menguat 71 sen, atau 0,8 persen menjadi USD92,81 per barel, setelah sebelumnya meroket menjadi USD100,54.

Brent dan WTI masing-masing menembus level tertinggi sejak Agustus dan Juli 2014.

Kemudian di sesi tersebut, harga menyusut setelah Biden mengatakan Amerika Serikat bekerja sama dengan negara lain dalam pelepasan gabungan minyak tambahan dari cadangan minyak mentah strategis global.

Rusia melancarkan invasi habis-habisan ke Ukraina melalui darat, udara dan laut dalam serangan terbesar oleh satu negara terhadap negara lain di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden meluncurkan sanksi baru yang keras terhadap Rusia, memberlakukan langkah-langkah untuk menghambat kemampuannya guna melakukan bisnis dalam mata uang utama dunia bersama dengan sanksi terhadap perbankan dan perusahaan "pelat merah" negara itu.

Inggris mengumumkan langkah-langkah baru yang menargetkan bank, anggota inner circle Putin dan orang-orang yang sangat kaya yang menikmati gaya hidup London yang mewah.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa Barat harus mengakhiri ketergantungannya pada minyak dan gas Rusia.

baca juga

Rusia adalah produsen minyak terbesar ketiga dan eksportir minyak terbesar kedua.

"Mengingat persediaan yang rendah dan kapasitas cadangan berkurang, pasar minyak tidak mampu menanggung gangguan pasokan yang besar," papar kata analis UBS Giovanni Staunovo.

Rusia juga merupakan pemasok gas alam terbesar ke Eropa, menyediakan sekitar 35 persen dari pasokannya.

China memperingatkan dampak ketegangan terhadap stabilitas pasar energi.

"Semua negara yang benar-benar bertanggung jawab, harus mengambil tindakan yang bertanggung jawab untuk bersama-sama menjaga keamanan energi global," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Dampak Invasi Rusia Atas Ukraina

Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Dampak Invasi Rusia Atas Ukraina

Bali | Jum'at, 25 Februari 2022 | 06:19 WIB

Respon Serangan Rusia ke Ukraina, NATO akan Kerahkan Pasukan ke Sayap Timur Wilayah Sekutu

Respon Serangan Rusia ke Ukraina, NATO akan Kerahkan Pasukan ke Sayap Timur Wilayah Sekutu

Jabar | Jum'at, 25 Februari 2022 | 06:30 WIB

Efek Serangan Rusia ke Ukraina, Chelsea Bakal Kehilangan Roman Abramovich

Efek Serangan Rusia ke Ukraina, Chelsea Bakal Kehilangan Roman Abramovich

Bekaci | Kamis, 24 Februari 2022 | 23:45 WIB

Terkini

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Senja yang Meminjam Fajar

Senja yang Meminjam Fajar

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:00 WIB

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:57 WIB

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:50 WIB

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

×