Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Ambles 6 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 16 Maret 2022 | 07:42 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Ambles 6 Persen
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak anjlok lebih dari 6 persen ke level terendah dalam hampir tiga minggu, pada perdagangan Selasa, karena ketakutan gangguan pasokan mulai mereda dan melonjaknya kasus Covid-19 di China memicu kekhawatiran permintaan.

Mengutip CNBC, Rabu (16/3/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup merosot USD6,99, atau 6,5 persen menjadi USD99,91 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menyusut USD6,57, atau 6,4 persen menjadi menetap di posisi USD96,44 per barel.

Kedua kontrak itu ditutup di bawah USD100 per barel untuk pertama kalinya sejak akhir Februari.

Brent jatuh serendahnya USD97,44 selama sesi Selasa dan WTI menyentuh USD93,53, level terendah sejak 25 Februari.

Kedua kontrak bergerak mendekati wilayah jenuh jual sejak Desember.

Brent dan WTI berada dalam kondisi jenuh beli baru-baru ini pada awal Maret, ketika keduanya mencapai level tertinggi 14 tahun setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Sejak itu, Brent kehilangan hampir USD40 dan WTI jatuh lebih dari USD30.

Penurunan tajam pada sesi Selasa terjadi ketika Rusia mengatakan telah menerima jaminan tertulis bahwa mereka dapat melakukan pekerjaannya sebagai pihak dalam kesepakatan nuklir Iran, menunjukkan Moskow akan mengizinkan pakta 2015 diberlakukan kembali.

baca juga

Pembicaraan untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir tersebut, yang akan mendorong pencabutan sanksi terhadap sektor minyak Iran dan memungkinkan Teheran untuk melanjutkan ekspor minyak mentah, baru-baru ini terhenti karena tuntutan Rusia.

Pada saat bersamaan, negosiator Ukraina, Selasa, mengatakan pembicaraan dengan Rusia mengenai gencatan senjata dan penarikan pasukan Rusia dari Ukraina sedang berlangsung.

Akibat invasi Rusia, yang disebutnya sebagai "operasi khusus", sanksi Barat terhadap Moskow tak mampu menghalangi China dan India membeli minyak mentah Rusia.

Penurunan harga yang curam pada sesi Selasa mengejutkan beberapa analis.

"Walau laporan perundingan yang menjanjikan (antara Rusia dan Ukraina) akan disambut, sulit untuk melihat bagaimana kedua pihak pada tahap ini akan siap untuk membuat konsesi yang dapat diterima oleh pihak mana pun," kata catatan penelitian dari Kpler.

"Dalam situasi saat ini, sulit untuk melihat bagaimana harga minyak mentah tidak under-priced." Sebut Kpler.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia-Ukraina Mulai Damai, Harga Minyak Anjlok Lebih dari 5 Persen

Rusia-Ukraina Mulai Damai, Harga Minyak Anjlok Lebih dari 5 Persen

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2022 | 08:42 WIB

Harga Minyak Dunia Bertahan Tinggi, Jubir Erick Thohir Sindir Orang Kaya Masih Pakai Pertalite

Harga Minyak Dunia Bertahan Tinggi, Jubir Erick Thohir Sindir Orang Kaya Masih Pakai Pertalite

Bisnis | Senin, 14 Maret 2022 | 18:33 WIB

Kenaikan Harga Minyak Momentum Gunakan BBM Kualitas Tinggi

Kenaikan Harga Minyak Momentum Gunakan BBM Kualitas Tinggi

Bisnis | Senin, 14 Maret 2022 | 11:54 WIB

Terkini

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:14 WIB

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:10 WIB

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

×