Harga Emas Dunia Turun ke Level Terendahnya Dalam Sebulan Terakhir

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 30 Maret 2022 | 08:36 WIB
Harga Emas Dunia Turun ke Level Terendahnya Dalam Sebulan Terakhir
Ilustrasi emas batang [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia anjlok ke level terendah satu bulan pada perdagangan Selasa, sementara paladium merosot hampir 9 persen karena tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan damai Rusia-Ukraina.

Mengutip CNBC, Rabu (30/3/2022) harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD1.916,28 per ounce.

Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup melorot 1,4 persen menjadi USD1.912,20 per ounce.

Sementara itu perak melemah 0,5 persen menjadi USD24,71 per ounce dan platinum turun 0,4 persen menjadi USD980,49.

"Kita melihat kejatuhan tajam pada logam setelah potensi penurunan eskalasi dari Rusia memberikan percikan besar bagi selera risiko dan optimisme bahwa kita dapat melihat potensi berakhirnya perang," kata Edward Moya, analis OANDA.

"Moskow memutuskan untuk secara drastis memangkas aktivitas militernya di sekitar Kyiv dan Chernihiv, Ukraina," tutur Deputi Menteri Pertahanan setelah pembicaraan antara tim Rusia dan Ukraina di Istanbul.

Harapan untuk mengakhiri konflik yang sekarang memasuki bulan kedua mengangkat sentimen risiko di pasar keuangan yang lebih luas.

Imbal hasil US Treasury 10-tahun bertahan di dekat level tertinggi multi-tahun di tengah spekulasi kenaikan suku bunga yang agresif oleh Federal Reserve untuk meredam lonjakan inflasi.

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena itu meningkatkan opportunity cost  memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

baca juga

Phillip Streible, analis Blue Line Futures di Chicago, memperkirakan emas akan berlabuh di sekitar USD1.900 saat ini.

"Pembicaraan ini bisa berantakan dan kita bisa melihat emas reli kembali ke level USD1.950," kata Streible.

Sementara harga paladium di pasar spot anjlok 4,4 persen menjadi USD2.134,81 per ounce, setelah jatuh ke level terendah sejak 21 Januari, USD2.032,97, di awal sesi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Nasib Peraih Belasan Medali Emas Sea Games Setelah Dipecat Pemkot Surabaya

Begini Nasib Peraih Belasan Medali Emas Sea Games Setelah Dipecat Pemkot Surabaya

Jatim | Selasa, 29 Maret 2022 | 18:57 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 14.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 14.000/Gram

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2022 | 11:58 WIB

Nenek-nenek Tak Bawa Uang ke Toko Emas Ingin Tukar Cincin Lawasnya, Sikap Pemilik Toko Tuai Pujian

Nenek-nenek Tak Bawa Uang ke Toko Emas Ingin Tukar Cincin Lawasnya, Sikap Pemilik Toko Tuai Pujian

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 11:10 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×