Produsen Perhiasan Emas Asal Malaysia Berminat Ekspansi ke Indonesia

Stefanus Aranditio, Achmad Fauzi

Rabu, 29 Juni 2022 | 17:04 WIB
Produsen Perhiasan Emas Asal Malaysia Berminat Ekspansi ke Indonesia
Owner DEET Holding Berhad, Haji Mustafa Robani (ist)

Suara.com - Perusahaan produsen emas perhiasan asal Malaysia DEET Holding Berhad berencana melakukan ekspansi ke pasar Indonesia. Nantinya, perusahaan tersebut akan membuka pelayanan tabungan emas sebagai pilihan investasi masyarakat.

Owner DEET Holding Berhad, Haji Mustafa Robani mengatakan, saat ini masyarakat lebih melakukan tabungan uang dibanding tabungan emas. Padahal, kata dia, menabung emas justru memberikan banyak keuntungan ke depannya.

"Masyarakat perlu menukar uang ke investasi emas. Karena emas ini ada nilainya tidak akan turun drastis meski ada inflasi yang besar. Dari segi harga kita tidak pernah mengalami kerugian dalam menabung emas," ujarnya di Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Mustafa melanjutkan, nominal tabungan dalam menabung emas juga tidak terbatas. Masyarakat bisa, jelas dia, bisa menyimpang dengan jumlah berapapun dalam tabungan emas tersebut.

"Kita sudah menyiapkan satu program yang insya Allah dapat mendidik khususnya dengan kaidah tabungan (emas). Contoh Rp 300.000 boleh membeli emas tidak? tentu boleh, tapi dengan kadar 0,0 sekian," ucap dia.

Untuk menjalankan tabungan emas ini, tutur Mustafa, pihaknya akan menggandeng toko-toko emas di Indonesia. Pihaknya, tengah menjaring beberapa toko emas di Indonesia yang bisa melakukan jual-beli tabungan emas tersebut.

Menurut Mustafa, perusahaan telah memiliki sistem tersendiri dalam menjalankan tabungan emas sendiri. Sehingga, tabungan ini bukan hanya untuk mengumpulkan uang saja, tetapi real bisnis.

"Saya buat roadshow untuk melantik mana-mana agen yang bisa jual beli. Jadi kalau mau barang perhiasan, tabungan ini bisa ditukar ke toko-toko yang kita kerja sama. Jadi, ini kita pakai harga internasional," ucap dia.

Mustafa menambahkan, pihaknya menerima pengusaha manapun yang ingin membuka cabang DEET Holding Berhad di Indonesia dengan skema mitra kerja sama. Saat ini, dirinya juga tengah mengurus perizinan dari produk tabungan emas tersebut.

baca juga

"Kaidahnya seperti menabung, kita berkongsi modal. Bapak punya berapa nanti, saya ajukan satu cabang. Cabang ini yang akan membantu pembukaan tabungan emas," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilau Emas Redup Lagi Gara-gara Prospek Suku Bunga yang Lebih Tinggi

Kilau Emas Redup Lagi Gara-gara Prospek Suku Bunga yang Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2022 | 07:55 WIB

Anjlok Rp 6.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 988.000/Gram

Anjlok Rp 6.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 988.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2022 | 09:19 WIB

Kilau Emas Redup di Tengah Ancaman Suku Bunga Tinggi

Kilau Emas Redup di Tengah Ancaman Suku Bunga Tinggi

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2022 | 08:01 WIB

PETI Kembali Memakan Korban, Dua Pekerja asal Sambas dan Bengkayang Tewas Setelah Tertimbun Longsor di Lokasi Tambang

PETI Kembali Memakan Korban, Dua Pekerja asal Sambas dan Bengkayang Tewas Setelah Tertimbun Longsor di Lokasi Tambang

Kalbar | Selasa, 28 Juni 2022 | 09:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Jadi Rp994.000 per Gram

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Jadi Rp994.000 per Gram

Riau | Senin, 27 Juni 2022 | 10:13 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×