Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kilau Emas Redup di Tengah Ancaman Suku Bunga Tinggi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2022 | 08:01 WIB
Kilau Emas Redup di Tengah Ancaman Suku Bunga Tinggi
Ilustrasi emas.

Suara.com - Harga emas melemah pada perdagangan Senin, karena suku bunga yang lebih tinggi membebani logam kuning, sementara investor mengamati setiap isyarat pada langkah kebijakan di forum Bank Sentral Eropa di Portugal.

Mengutip CNBC, Selasa (28/6/2022) harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD1.823,89 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,3 persen lebih rendah menjadi USD1.824,8.

"Emas melorot karena aksi jual pasar obligasi berlanjut setelah melemahnya permintaan dari lelang US Treasury lainnya," ujar Edward Moya, analis OANDA.

Edward menambahkan dalam jangka pendek, prospek emas bakal variatif karena ada ketidakpastian besar musim panas ini, dengan kemungkinan Federal Reserve yang lebih agresif di satu sisi dan risiko resesi di sisi lain.

Dolar juga jatuh dan kenaikan imbal hasil US Treasury 10-tahun membuat emas kurang menarik.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap lonjakan inflasi dan risiko ekonomi, namun suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost untuk memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Investor mencermati tanda-tanda langkah kebijakan di masa depan ketika sejumlah kepala bank sentral, termasuk Presiden ECB Christine Lagarde dan Chairman Fed Jerome Powell, menghadiri forum tahunan di Sintra.

Sementara itu, analis mengatakan rencana Inggris, Amerika Serikat, Jepang dan Kanada untuk melarang impor emas Rusia guna memperketat sanksi terhadap Moskow mungkin hanya memiliki dampak fundamental yang terbatas.

"Tidak banyak emas yang diekspor ke negara-negara G-7, terutama karena minimnya penerbangan dari Rusia sejak perang dimulai. Dampak pada harga emas sejauh ini dapat diabaikan," kata Stephen Innes, Managing Partner SPI Asset Management.

Rusia, produsen emas terbesar ketiga di dunia, menyumbang sekitar 10 persen dari produksi global.

Sementara itu harga logam lainnya perak di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD21,13 per ounce, platinum juga menguat 0,1 persen menjadi USD908,00, sementara paladium turun 0,3 persen menjadi USD1.870,52.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Jadi Rp994.000 per Gram

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Jadi Rp994.000 per Gram

Riau | Senin, 27 Juni 2022 | 10:13 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 994.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 994.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 Juni 2022 | 09:08 WIB

Ancaman Resesi Ekonomi, Harga Emas Dunia Naik Tipis

Ancaman Resesi Ekonomi, Harga Emas Dunia Naik Tipis

Bisnis | Senin, 27 Juni 2022 | 07:29 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB