Program Baznas Santripreneur Dorong Kemandirian Santri untuk Berwirausaha

Fabiola Febrinastri

Kamis, 21 Juli 2022 | 12:38 WIB
Program Baznas Santripreneur Dorong Kemandirian Santri untuk Berwirausaha
Program Baznas Santripreneur. (Dok: Baznas)

Suara.com - Program Baznas Santripreneur yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) merupakan program pembinaan, pendampingan, dan pelatihan bisnis serta bantuan modal usaha yang ditujukan kepada para alumni santri, yang bertujuan untuk menguatkan dan meningkatkan kesejahteraan para alumni santri dalam pengembangan kewirausahaan UMKM berupa bantuan modal usaha, pelatihan, dan pendampingan.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, Baznas menggelar pembukaan pelatihan Program Santripreneur, demi mendorong kemandirian para santri dalam berwirausaha. Pelatihan digelar secara daring dan disiarkan di kanal YouTube Baznas TV, Rabu (20/7/2022).

Santripreneur menyasar para alumni santri yang datang dari keluarga mustahik, yang diharapkan dapat berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan hidup mereka. Penerima manfaat program Baznas Santripreneur sebanyak 5.000 orang, dan 281 diantaranya mengikuti pelatihan yang terbagi dalam 3 batch.

Pada pelatihan batch 1 diikuti 100 penerima manfaat digelar pada 20 Juli, kemudian batch 2 pelatihan diikuti 100 penerima manfaat rencananya digelar pada 28 Juli, dan batch 3 diikuti 81 penerima manfaat diadakan pada 3 Agustus. Setiap batch dilaksanakan dalam satu hari, dengan tiga materi unggulan dalam program Santripreneur dan 1 kisah sukses dari lulusan santri yang berhasil.

Untuk pelatihan batch 1, diisi sejumlah pemateri, yakni Ketua Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq, Agus Setia Irawan; Dosen Pascasarjana dan Pengusaha, Dr. Dirgantara Wicaksono, SPd, MPd, M; Dosen Entrepreneurship dan Pengusaha, Muhammad Setiawan Koesmulyono; dan CEO dprint Communications, Khairul Basri.

Ketua Baznas, Prof Dr KH Noor Achmad MA mengatakan Program Santripreneur merupakan salah satu upaya Baznas dalam mengangkat perekonomian santri dan keluarganya. Dengan bekal berwirausaha, para alumni santri diharapkan dapat menjadi role model kesuksesan dan menjadi contoh baik bagi orang sekitar.

"Baznas mempunyai keinginan agar para santri dapat menjadi muzaki di kemudian hari, agar para santri pada akhirnya akan menguasai perekonomian yang ada di Indonesia dan dunia. Harapan kita semuanya dengan santripreneur tersebut akan menjadikan para santri kreatif dalam menjalankan usaha, sehingga menuju arah kesuksesan dan bermanfaat bagi sekitar," kata Noor.

Dalam Program Santripreneur ini, potensi pesantren yang begitu besar dapat menjadi faktor pendukung keberhasilan usaha para santri.

"Pesantren adalah pasar yang luar biasa dan memiliki potensi yang besar. Besar harapan kami agar semua pihak yang terlibat dapat memanfaatkan momentum emas ini untuk membangkitkan ekonomi umat," katanya.

baca juga

"Proses transformasi mustahik menjadi muzaki menjadi tujuan utama Baznas, yang memiliki fokus kuat dalam menyejahterakan umat. Semoga apa yang dicita-citakan dapat terwujud," tambahnya.

Sementara itu, pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, mengatakan Program Santripreneur adalah bagian dari upaya Baznas dalam memberdayakan potensi dan social capital pesantren.

"Karena kalau dilihat dari jumlah pesantren di Indonesia, kita punya 34.632 pesantren yang santrinya mencapai sekitar 4,7 juta. Ini adalah social capital yang akan diberdayakan oleh Baznas, yang akan jadi penggerak ekonomi dan memunculkan inovator inovator berbasis pesantren," kata Saidah.

"Ini yang menjadi background, bonus demografi pesantren jadi social capital yang diberdayakan, dan akan menjadi potensi utama di dalam pemberdayaan ekonomi umat Islam di Indonesia," lanjut Saidah.

Baznas ingin menjadikan pesantren menjadi pusat pendayagunaan ekonomi yang menyasar pada tiga pilar. Pertama, Baznas  ingin program santripreneur ini bisa memperkuat kelembagaan pesantren.

"Istilah kami, pesantren menjadi simpul kesejahteraan baru. Kita ingin menciptakan pesantren akan menjadi penguatan atau simpul ekonomi umat," katanya.

Kemudian yang selanjutnya adalah pilar sosial, yakni memperkuat lingkungan sekitar. Para santri yang sudah berdaya, maka dia akan menjadi simpul atau orang-orang yang bisa memberdayakan sekitarnya.

"Jika santri berdaya bukan berdaya untuk dirinya saja, tetapi juga memberikan kebermanfaatan untuk sekitar. Di pilar ketiga, kami ingin program ini bisa memperkuat membangun kemandirian santri di lingkungannya. Kita perkuat SDM santrinya agar membangun kemandirian para santri dalam berwirausaha," kata Saidah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baznas Bangun 340 Hunian Sementara untuk Penyintas Erupsi Gunung Semeru

Baznas Bangun 340 Hunian Sementara untuk Penyintas Erupsi Gunung Semeru

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 20:36 WIB

Baznas Distribusikan Paket Makanan ZChicken untuk Korban Banjir Tangerang

Baznas Distribusikan Paket Makanan ZChicken untuk Korban Banjir Tangerang

News | Senin, 18 Juli 2022 | 15:02 WIB

Baznas Luncurkan Program Usaha ZChicken di Semarang

Baznas Luncurkan Program Usaha ZChicken di Semarang

News | Sabtu, 16 Juli 2022 | 22:21 WIB

Banjir Menerjang, Baznas Bantu Evakuasi Korban di Wilayah Jabodetabek

Banjir Menerjang, Baznas Bantu Evakuasi Korban di Wilayah Jabodetabek

News | Sabtu, 16 Juli 2022 | 15:46 WIB

Baznas Ajak LAZ Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Baznas Ajak LAZ Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 09:28 WIB

Tebar Kebaikan di Tengah Masyarakat, Baznas, Alfamidi dan SAR DIY Gelar Khitanan Massal

Tebar Kebaikan di Tengah Masyarakat, Baznas, Alfamidi dan SAR DIY Gelar Khitanan Massal

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 10:50 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×