Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Presdir Elitery: Indonesia Butuh SDM TI Yang Mumpuni Untuk Bersaing di Era Digital

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 09:59 WIB
Presdir Elitery: Indonesia Butuh SDM TI Yang Mumpuni Untuk Bersaing di Era Digital
Presiden Direktur Elitery, Kresna Adiprawira.

Suara.com - Presiden Direktur Elitery, Kresna Adiprawira mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk menciptakan SDM yang mumpuni di bidang Teknologi Informasi (TI).

Pria yang mengenyam Pendidikan dan berkarir di sebuah perusahaan startup di Silicon Valley, San Francisco, Amerika Serikat sampai dengan tahun 2007 ini mengatakan saat ini dunia TI Indonesia hanya tertinggal 3-6 bulan dari negara lain seperti Amerika Serikat.

Apalagi menurut data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2021, Indonesia masih kekurangan SDM TI, meskipun disisi lain,Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Berdasarkan data Badan Ekonomi Kreatif, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia pada 2015-2017 sebesar 90 persen.

“Sangat jauh berbeda dibandingkan dengan ketika saya pertama kali membangun bisnis IT managed service di Indonesia tahun 2007, saat itu Indonesia masih ketinggalan 10 tahun dibandingkan dengan Amerika Serikat,” ujar pria yang memiliki hobi bersepeda ini.

Menurut Kresna, meski dalam bidang TI Indonesia mampu mengejar ketertinggalan dari negara maju, namun dari sisi SDM, masih terbatas. Itulah sebabnya, tenaga kerja di bidang TI masih dikuasai oleh negara lain seperti India.

“Padahal permintaan untuk SDM di bidang TI saat ini sedang tinggi-tingginya, tetapi kita kesulitan memenuhi permintaan dari perusahaan karena tidak ada tenaga kerja yang mengerjakan,” kata dia.

Pria yang pernah berkarir sebagai pimpinan IT Operation di perusahaan startup asuransi online di Amerika Serikat ini mengisahkan, pada saat berkarir di Amerika Serikat, perusahaannya banyak menggunakan jasa pihak ketiga dari India. Hal Itulah yang menginspirasi untuk akhirnya membangun sebuah perusahaan TI di Indonesia.

“Waktu itu saya berpikir, ini peluang, maka saya mengajukan pengunduran diri ke atasan setelah 7 tahun sama-sama membangun perusahaan tersebut dari 60 pegawai hingga 3000 pegawai di tahun 2007,” tutur dia.

Ternyata pengunduran dirinya malah membawa berkah tersendiri, pasalnya sang CEO meminta proposal penawaran darinya untuk memulai bisnis di Indonesia. Akhirnya, perusahaan tempatnya bekerja dulu menjadi client pertama saat membangun bisnis. Sejak itu, client lain mulai berdatangan, utamanya dari negara Paman Sam.

“Awal nya saya memulai sendiri, lalu mulai melatih kakak saya agar bisa ikut bergabung. Setelah semakin mendapat kepercayaan dari client saya, maka saya kemudian membangun tim yang dapat beroperasi 24/7," kata dia.

Meski langsung mendapatkan client saat merintis usaha, tak serta merta usaha yang ia jalani berjalan lancar. Kresna menuturkan, saat itu sangat sulit mencari SDM di bidang TI. Akibatnya banyak permintaan dari calon client baru yang tidak bisa dipenuhi. Padahal, permintaan yang masuk cukup banyak.

Dari pengalaman tersebut, Kresna terinspirasi untuk membangun sebuah lembaga pelatihan TI, Elite Cloud Academy. Menurut Kresna, Lembaga pelatihan ini akan menitikberatkan pada pelatihan teknologi cloud yang memang banyak dibutuhkan di Indonesia.

“Di Elite Cloud Academy kami tidak hanya mengajar tetapi juga memberikan pengalaman kerja langsung di Elitery sehingga setiap peserta pelatihan menjadi tenaga kerja yang siap pakai di bidang TI,” ujar dia.

Covid 19 dan Percepatan Transformasi Digital

Semua sektor industri saat ini tengah mengalami era ledakan digital. Pandemi Covid-19 menjadi momentum bersejarah terhadap percepatan transformasi digital yang utamanya didukung oleh teknologi cloud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat dan Buru! 5 Beasiswa Dari Google

Catat dan Buru! 5 Beasiswa Dari Google

| Jum'at, 15 Juli 2022 | 13:24 WIB

Perlu Pengawasan, KPAI: 25 Persen Anak Indonesia Akses Media Digital Selama 5 Jam Lebih

Perlu Pengawasan, KPAI: 25 Persen Anak Indonesia Akses Media Digital Selama 5 Jam Lebih

Jogja | Rabu, 13 Juli 2022 | 19:46 WIB

Salut! Siswa 15 Tahun Ini Bikin Terobosan Agar Anak di Berbagai Daerah Bisa Belajar Teknologi

Salut! Siswa 15 Tahun Ini Bikin Terobosan Agar Anak di Berbagai Daerah Bisa Belajar Teknologi

Lifestyle | Rabu, 06 Juli 2022 | 11:28 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB