Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Ketegangan China-AS Meningkat, Harga Emas Langsung Melesat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 03 Agustus 2022 | 08:01 WIB
Ketegangan China-AS Meningkat, Harga Emas Langsung Melesat
Ilustrasi perang dagang AS dan China. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia mencapai level tertinggi dalam sekitar satu bulan pada perdagangan Selasa, karena ketegangan China-AS dan ketakutan akan kemungkinan resesi di Amerika Serikat.

Mengutip CNBC, Rabu (3/8/2022) harga emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.771,59 per ounce pada pukul 24.59 WIB, sementara emas berjangka Amerika ditutup 0,1 persen lebih tinggi menjadi USD1.789,70.

David Meger, Direktur High Ridge Futures mengatakan ekspektasi kenaikan suku bunga yang tak terlalu agresif dan perlambatan yang jelas dalam ekonomi AS secara signifikan mendukung emas.

Selain itu, kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan, meningkatkan ketegangan antara Amerika Serikat dan China.

"Ini merupakan faktor pendukung tambahan bagi emas," papar Meger.

Ketua DPR Amerika, Nancy Pelosi, tiba di Taiwan yang diklaim China, dengan pesawat militer AS, Selasa, kunjungan pertama dalam 25 tahun dan salah satu yang berisiko mendorong hubungan antara Washington dan Beijing ke titik terendah baru.

Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama ketidakpastian ekonomi serta geopolitik, dan biasanya bekerja dengan baik ketika suku bunga rendah atau mendekati nol.

Kendati data ekonomi baru-baru ini meningkatkan spekulasi bahwa suku bunga AS dapat mencapai puncaknya awal tahun depan, Presiden Fed San Francisco, Mary Daly, mengatakan tugas bank sentral untuk menurunkan inflasi hampir selesai.

Daly menambahkan bahwa pejabat Fed "masih tegas dan sepenuhnya bersatu" dalam tugas mencapai stabilitas harga.

Bulan lalu, Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar tiga perempat poin persentase untuk pertemuan kedua berturut-turut.

"Ujian besar berikutnya (untuk harga emas) ke sisi atas jatuh di sekitar USD1.800, meski bisa melihat beberapa resistance di sekitar USD1.780," ucap Craig Erlam, analis OANDA.

Sementara itu harga perak di pasar spot merosot 1,3 persen menjadi USD20,07 per ounce. Platinum turun 0,1 persen menjadi USD905,97, sementara paladium anjlok 5,8 persen menjadi USD2.064,68. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Hari Ini Kembali Meroket, Antam Dijual Rp984.000

Harga Emas Hari Ini Kembali Meroket, Antam Dijual Rp984.000

Batam | Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:27 WIB

Naik Rp 4.000, Simak Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 4.000, Simak Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 08:45 WIB

Harga Emas Dunia Sentuh Level Tertingginya Dalam 1 Bulan Terakhir

Harga Emas Dunia Sentuh Level Tertingginya Dalam 1 Bulan Terakhir

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 08:18 WIB

Terkini

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:23 WIB

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:28 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB