Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Harga Emas Dunia Labil Usai Komentar Hawkish The Fed

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 04 Agustus 2022 | 08:04 WIB
Harga Emas Dunia Labil Usai Komentar Hawkish The Fed
Ilustrasi emas [Pixabay]

Suara.com - Harga emas dunia bergerak labil pada perdagangan hari Rabu, tertekan penguatan dolar dan imbal hasil US Treasury karena komentar hawkish  dari pejabat Federal Reserve menarik logam lebih jauh dari level tertinggi satu bulan pada sesi terakhir.

Mengutip CNBC, Kamis (4/8/2022) harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD1.761,76 per ounce berfluktuasi di kisaran USD20, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,7 persen menjadi USD1.776,4.

Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,2 persen membuat emas yang dihargakan dalam greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Imbal hasil US Treasury 10-tahun juga melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu.

"Beberapa pejabat The Fed mengulangi sikap agresif, yang menjaga arus masuk (dalam emas) terbatas," ujar Edward Moya, analis OANDA.

"Namun, ketakutan resesi global akan mengakhiri kenaikan suku bunga agresif ini, jadi emas bakal mempertahankan tren bullish," tambahnya.

Presiden Fed San Francisco, Mary Daly, Rabu, mengatakan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin bulan depan akan masuk akal, jika ekonomi berkembang seperti ekspektasi.

Lingkungan suku bunga yang tinggi membuat emas kurang menarik karena tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu memburuknya hubungan antara Washington dan Beijing atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan mendorong emas ke level tertinggi sejak 5 Juli pada sesi Selasa di USD1.787,79.

Emas dianggap sebagai investasi yang aman di tengah ketidakpastian geo-politik dan ekonomi.

Investor menunggu data ketenagakerjaan Amerika yang akan dirilis pada Jumat.

"Angka ketenagakerjaan Jumat sepertinya akan menawarkan kejelasan lebih lanjut tentang apa yang kemungkinan terjadi pada jalur pengetatan The Fed, dengan kejutan sisi atas kemungkinan akan memperkuat ekspektasi bank sentral yang lebih hawkish dan karenanya membebani emas," kata Ricardo Evangelista, analis ActivTrades.

Sementara itu harga perak di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD20,00 per ounce, platinum menguat 0,5 persen menjadi USD898,21, sementara paladium merosot 1,8 persen menjadi USD2.024,73. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anjlok Rp 6.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 978.000/Gram

Anjlok Rp 6.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 978.000/Gram

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2022 | 08:38 WIB

Ketegangan China-AS Meningkat, Harga Emas Langsung Melesat

Ketegangan China-AS Meningkat, Harga Emas Langsung Melesat

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2022 | 08:01 WIB

Harga Emas Hari Ini Kembali Meroket, Antam Dijual Rp984.000

Harga Emas Hari Ini Kembali Meroket, Antam Dijual Rp984.000

Batam | Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:27 WIB

Terkini

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:48 WIB

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:31 WIB

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:02 WIB

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:40 WIB

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:18 WIB