Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Dibandrol USD 88/Barel, Harga BBM Bisa Turun?

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 07:36 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Dibandrol USD 88/Barel, Harga BBM Bisa Turun?
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia kembali terperosok pada perdagangan hari Kamis, ke level terendah sejak sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada Februari.

Pelemahan ini terjadi setelah para pedagang ketar-ketir atas kemungkinan resesi ekonomi tahun ini yang dapat menghambat permintaan energi.

Mengutip CNBC, Jumat (5/8/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok USD2,66, atau 2,75 persen menjadi USD94,12 per barel, setelmen terendah sejak 18 Februari.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), merosot USD2,34, atau 2,12 persen menjadi USD88,54 per barel, penutupan terendah sejak 2 Februari.

Penurunan harga minyak bisa menjadi bantuan bagi negara-negara konsumen besar termasuk Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa, yang mendesak produsen untuk meningkatkan output guna mengimbangi pasokan yang ketat dan memerangi lonjakan inflasi.

Minyak melambung ke level lebih dari USD120 per barel pada awal tahun. Rebound permintaan yang tiba-tiba dari hari-hari tergelap pandemi Covid-19 bertepatan dengan gangguan pasokan yang berasal dari sanksi terhadap produsen utama Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Aksi jual Kamis mengikuti lonjakan tak terduga dalam persediaan minyak mentah Amerika pekan lalu. Stok bensin, proksi bagi permintaan, juga menunjukkan peningkatan yang mengejutkan karena permintaan melambat di bawah beban harga bensin yang mendekati USD5 per galon, kata Badan Informasi Energi.

"Tampaknya pelemahan dari sesi Rabu menyusul permintaan bensin tersirat Amerika yang lebih lemah dari perkiraan, bersama dengan penerobosan level technical support pada Kamis, menyeret minyak lebih rendah," kata Giovanni Staunovo, analis UBS.

Prospek permintaan tetap dibayangi oleh meningkatnya kekhawatiran tentang kemerosotan ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa, tekanan utang di negara-negara emerging market, dan kebijakan nol Covid-19 yang ketat di China, importir minyak terbesar dunia.

baca juga

"Penembusan di bawah USD90 sekarang merupakan kemungkinan yang sangat nyata, yang cukup luar biasa mengingat betapa ketatnya pasar dan betapa sedikitnya ruang yang ada untuk meringankan itu," kata Craig Erlam, analis Oanda di London.

"Tetapi pembicaraan seputar resesi semakin keras dan jika itu menjadi kenyataan, kemungkinan akan mengatasi beberapa ketidakseimbangan."

Bank of England (BoE) menaikkan suku bunga, Kamis, dan memperingatkan tentang risiko resesi.

Kesepakatan OPEC Plus, Rabu, untuk menaikkan target produksinya sebesar 100.000 barel per hari (bph) pada September, setara dengan 0,1% dari permintaan global, dipandang beberapa analis sebagai bearish bagi pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Terjun ke Posisi Terendahnya Dalam 6 Bulan Terakhir

Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Terjun ke Posisi Terendahnya Dalam 6 Bulan Terakhir

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2022 | 07:43 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Imbas Data Manufaktur Lemah

Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Imbas Data Manufaktur Lemah

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 07:36 WIB

Harga Minyak Mentah Naik Lagi, Kini Dibandrol USD110/Barel

Harga Minyak Mentah Naik Lagi, Kini Dibandrol USD110/Barel

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2022 | 08:29 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×