Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PKT Siap Kembangkan Potensi dan Hilirisasi Industri

Iwan Supriyatna

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:19 WIB
PKT Siap Kembangkan Potensi dan Hilirisasi Industri
PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) gelar upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, di halaman kantor pusat PKT.

Suara.com - Memperingati HUT ke-77 Republik Indonesia, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) gelar upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, di halaman kantor pusat PKT.

Ratusan karyawan tampak mengenakan ragam pakaian adat nusantara hingga seragam harian, dengan khidmat mengikuti rangkaian upacara dalam mengenang jasa para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan.

Selain itu, turut digelar upacara pengibaran bendera bawah laut di area konservasi Kedindingan Kota Bontang, yang juga dihadiri Rahmad Pribadi bersama PKT Diving Club. Dilanjutkan pemantauan terumbu buatan PKT di perairan Tobok Batang, sebagai pesan perusahaan bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga ekosistem perairan dan lingkungan.

Diungkapkan Rahmad Pribadi, peringatan hari kemerdekaan tahun ini menjadi pendorong semangat PKT untuk terus berbuat bagi bangsa dan negara, utamanya dalam menjaga ketahanan pangan melalui produk berkualitas guna mendorong sektor pertanian tanah air.

“PKT sebagai produsen pupuk terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, terus melakukan inovasi dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Mulai dari peningkatan efisiensi, reliability dan safety pabrik, agar perusahaan terus beroperasi guna memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri," ujar Rahmad.

Sejalan dengan tema “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat", HUT RI tahun ini juga turut dimaknai sebagai kesinambungan langkah PKT mendorong kinerja dan produktivitas perusahaan, setelah dua tahun terimbas pandemi Covid-19. Hal ini dilaksanakan PKT dengan sejumlah pengembangan, guna meningkatkan capaian pada fase kedua pertumbuhan perusahaan dalam 4 dekade kedepan.

Berbagai langkah pengembangan dalam jangka pendek lima tahun kedepan, mulai direalisasikan PKT seperti proyek pabrik NPK, Revamping Ammonia Pabrik-2, proyek pabrik Soda Ash dan Oleokimia, serta Blue dan Green Ammonia. Rencana pengembangan tersebut diyakini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian Indonesia, khususnya dalam hal serapan tenaga kerja, kontribusi pajak serta mendorong industri pendukung untuk tumbuh dan berkembang.

Hal ini diselaraskan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dikedepankan PKT pada berbagai program, sehingga manfaat tak hanya berdampak bagi pertumbuhan perusahaan, tapi juga lingkungan hingga masyarakat dan stakehoder.

"PKT berkomitmen mendukung cita-cita Presiden Jokowi untuk hilirisasi industri, sehingga Indonesia kedepan tidak hanya mengekspor bahan mentah agar tidak terjebak middle income trap," lanjut Rahmad.

baca juga

Hilirisasi menjadi salah satu strategi PKT dalam menjawab tantangan, mengingat Perusahaan tengah bertransformasi menjadi pelaku industri petrokimia yang berorientasi pada efisiensi energi dan diversifikasi usaha, melalui strategi pertumbuhan jangka panjang (growth strategy).

Growth Strategy berfokus pada pada tiga pilar utama, yaitu keunggulan operasional dan rantai pasok melalui efisiensi energi dan optimalisasi infrastruktur, keunggulan diversifikasi dengan mengembangkan bisnis di sektor hilirisasi petrokimia dan gas alam serta energi terbarukan, dan keunggulan jangkauan pasar dengan peningkatan kapasitas domestik dan ekspansi di pasar global.

“Dari hal itu, PKT dapat menjamin keberlanjutan perusahaan dengan berorientasi pada penerapan prinsip ESG,” kata Rahmad.

Pemulihan sektor ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19, turut menjadi komitmen PKT dalam mendorong kesejahteraan dan kemandirian di Kota Bontang maupun Indonesia, melalui berbagai gagasan dan inisiasi program yang telah dijalankan pada beberapa tahun terakhir.

Sementara dari sisi Clean Energy, PKT mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui PLTS atap yang terpasang di seluruh area perkantoran, guna mengurangi dampak perubahan iklim. Disamping menetapkan target net zero carbon emission di tahun 2050, dengan pengurangan emisi karbon sebesar 30 persen pada dekade pertama di tahun 2030.

"Salah satu upaya yang dilakukan, PKT mulai penggunaan motor listrik untuk mengurangi emisi bahan bakar dari kendaraan operasional. Langkah ini akan terus dikembangkan PKT guna menekan pengunaan energi fosil di lingkup bisnis perusahaan," tandas Rahmad.

Lebih lanjut, PKT senantiasa mengedepankan prinsip industri hijau dalam aktivitas bisnis yang mencakup efisiensi energi, efisiensi pemakaian bahan baku dan bahan penolong hingga efisiensi pemakaian air. Termasuk pengembangan konservasi lingkungan dan ekosistem perairan melalui berbagai upaya.

Diantaranya konservasi terumbu karang di perairan Bontang sejak 2009, dengan komitmen penurunan 500 unit terumbu buatan setiap tahun. Setelah 13 tahun perjalanan program, kini terdapat 38 genus karang di seluruh area konservasi PKT, dengan pertumbuhan soft coral maupun hard coral relatif normal. Begitu pula dengan metode transplantasi, terus dikembangkan menggunakan 6 jenis bibit dengan monitoring berkala mulai 3 bulan hingga satu tahun.

Selanjutnya program konservasi serta diversifikasi mangrove dan budidaya kepiting, dengan memberdayakan masyarakat dalam pembibitan dan penanaman mangrove yang tercatat telah ditanam sebanyak 320 ribu lebih, dengan komitmen 20-25 ribu bibit dalam satu tahun.

“Karena itu pada HUT RI tahun ini PKT turut menggelar upacara dan pengibaran bendera di bawah laut, sebagai representasi komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem perairan dan lingkungan secara berkesinambungan,” pungkas Rahmad Pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKT Dukung Tomohon Jadi Sentra Industri Florikultura

PKT Dukung Tomohon Jadi Sentra Industri Florikultura

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2022 | 11:05 WIB

PKT Berhasil Tekan Emisi Lebih Dari 435 ribu Ton di Tahun 2022

PKT Berhasil Tekan Emisi Lebih Dari 435 ribu Ton di Tahun 2022

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2022 | 10:52 WIB

Wujudkan Profesionalitas Kearsipan, PKT Tingkatkan Kompetensi Pengelola Dokumen

Wujudkan Profesionalitas Kearsipan, PKT Tingkatkan Kompetensi Pengelola Dokumen

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

×