Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

PKT Dukung Tomohon Jadi Sentra Industri Florikultura

Iwan Supriyatna

Senin, 15 Agustus 2022 | 11:05 WIB
PKT Dukung Tomohon Jadi Sentra Industri Florikultura
PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) meriahkan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2022 di Kota Tomohon Sulawesi Utara.

Suara.com - Tingkatkan nilai produk di masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) meriahkan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2022 di Kota Tomohon Sulawesi Utara.

Pada kegiatan bertema 'Tomohon Greets The World' tersebut, PKT menampilkan berbagai produk andalan yang dikemas dalam parade bunga pada kendaraan hias. Mulai dari Urea Daun Buah, NPK Pelangi, hingga pupuk hayati dan NPK Pelangi JOS yang merupakan produk terbaru PKT.

VP Marketing Business Partner Korporasi PKT Indah Febrianty, mengatakan keikutsertaan PKT sebagai salah satu upaya meningkatkan awareness terhadap produk perusahaan dalam mendukung sektor pertanian Nasional.

Terlebih salah satu tujuan TIFF 2022 menjadikan Tomohon sebagai sentra industri florikultura di kawasan timur Indonesia, produk PKT pun diharap bisa lebih dikenal petani Kota Bunga maupun Sulawesi Utara, sehingga kedepan dapat menjadi pilihan dalam mendorong produktivitas pertanian daerah.

"Melalui ajang ini, berbagai produk PKT diharap lebih dikenal dan menjadi brand awareness di masyarakat, sehingga potensi tanaman pangan maupun hortikultura di Sulawesi Utara bisa kita tingkatkan secara maksimal," ujar Indah.

Dijelaskannya, dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian Indonesia, PKT terus berupaya menghadirkan produk berkualitas yang cocok untuk beragam jenis tanaman sesuai karakteristik lahan. Salah satunya NPK Pelangi JOS, sebagai pupuk majemuk makro yang mampu memberi hasil terbaik bagi komoditas pertanian.

Pupuk ini merupakan inovasi pertama di Indonesia, yang menggabungkan pupuk hayati dan pupuk kimia dalam satu kemasan. Dari keunggulan itu, NPK Pelangi JOS dapat menjadikan tanah makin kaya nutrisi tanpa harus kehilangan daya dukung lahan, sehingga petani lebih efisien dalam pemakaian.

"Tak hanya untuk tanaman pangan, NPK Pelangi JOS juga cocok untuk jenis hortikultura. Ini bisa jadi pilihan bagi petani Tomohon dan Sulawesi Utara dalam meningkatkan produktivitas tanaman," tambah Indah.

Kedepan, PKT akan terus mengedukasi dan mengenalkan keunggulan produk pada berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan petani, sebagai langkah aktif perusahaan mendorong produktivitas pertanian dalam negeri. Hal ini pun diselaraskan dengan program pendampingan tata kelola pertanian, yang dilaksanakan PKT pada Demonstration Plot (Demplot) komoditas maupun program Makmur untuk memfasilitasi petani beragam kemudahan agri input agar mencapai hasil maksimal.

baca juga

"PKT akan terus hadir bagi masyarakat dan petani, guna mengoptimalkan sektor pertanian dalam negeri melalui produk berkualitas," tutur Indah.

Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, mengapresiasi kontribusi seluruh pihak dalam mensukseskan TIFF 2022, yang dinilai dapat menjadi titik balik bagi masyarakat dalam hal pemulihan ekonomi, sekaligus mendorong potensi lokal dari pertanian bunga yang dikembangkan para petani.

"Hal ini mengingat seluruh bunga pada TIFF 2022 merupakan hasil petani Tomohon, sebagai salah satu komoditas unggulan daerah," kata Caroll.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, pun berharap kegiatan ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara, khususnya sektor pertanian yang diharap makin berkembang dan berdampak signifikan terhadap kesejahteraan petani. Menurut dia, peningkatan produktivitas pertanian di Sulawesi Utara menjadi salah satu perhatian pemerintah kedepan, karena kontribusinya terbilang signifikan terhadap perekonomian daerah.

Dari sebelumnya ditopang oleh sektor pariwisata, komoditas hasil pertanian saat ini turut mendorong laju ekonomi Sulawesi Utara yang mencapai 5,93 persen pada Triwulan II 2022, diatas target rata-rata nasional sebesar 5,44 persen. Jika dua sektor ini bisa terus dioptimalkan dalam jangka panjang, dirinya yakin tingkat kesejahteraan masyarakat akan tercapai dengan baik.

"Contohnya, dari kegiatan ini bisa kita hitung potensinya. Jika satu bunga dihargai Rp5.000 dan satu kendaraan hias butuh 5.000 bunga, berapa nilai ekonomi yang bisa diserap petani dari puluhan kendaraan yang berpartisipasi. Hal ini perlu kita dorong, agar sektor pertanian Sulawesi Utara makin tumbuh dan berkembang," ungkap Olly Dondokambey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKT Berhasil Tekan Emisi Lebih Dari 435 ribu Ton di Tahun 2022

PKT Berhasil Tekan Emisi Lebih Dari 435 ribu Ton di Tahun 2022

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2022 | 10:52 WIB

Wujudkan Profesionalitas Kearsipan, PKT Tingkatkan Kompetensi Pengelola Dokumen

Wujudkan Profesionalitas Kearsipan, PKT Tingkatkan Kompetensi Pengelola Dokumen

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 19:30 WIB

Wakil Ketua KPK Minta Agar Pupuk Tidak Dijadikan Bahan Bancakan Korupsi

Wakil Ketua KPK Minta Agar Pupuk Tidak Dijadikan Bahan Bancakan Korupsi

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 19:53 WIB

Terkini

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:24 WIB

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

×