Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

BBM Naik, Jadi Momentum Kembangkan Energi Alternatif

Iwan Supriyatna

Jum'at, 09 September 2022 | 14:59 WIB
BBM Naik, Jadi Momentum Kembangkan Energi Alternatif
CEO & Founder Baran Energy Victor Wirawan.

Suara.com - Pemerintah Indonesia, secara resmi, sejak Sabtu, 3 September 2022, menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, dan Solar. Penyesuaian harga ini bisa menjadi momentum pemerintah dan swasta untuk kembali mengembangkan energi alternatif berbasis energi baru terbarukan (EBT), seperti yang bersumber dari matahari, angin, dan air.

Kerja sama yang baik antara sektor swasta dan pemerintah di bidang pengembangan energi alternatif di masa transisi energi ini juga dapat membantu mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), sebagaimana pemerintah sudah menargetkan porsi EBT pada bauran energi sebesar 23% pada 2025 dan naik menjadi 31% pada 2050.

Victor Wirawan, CEO sekaligus founder Baran Energy menuturkan, pihaknya siap bekerjasama, baik dengan swasta lainnya maupun dengan pemerintah dalam pengembangan energi alternatif berbasis EBT yang terkenal ramah lingkungan ini.

Victor menyampaikan, Baran Energy sejak beberapa waktu terakhir telah mengembangkan beberapa teknologi berbasis EBT, diantaranya adalah motor listrik Anubis Cruisercross yang menggunakan baterai berkapasitas 8,3 kWH.

Selain motor listrik, sambung Victor, Baran Energy juga telah mengembangkan energy storage system (penyimpan daya skala besar) yang diberinama Baran PowerHome.

“Kenaikan harga BBM dan terus berlanjutnya krisis energi di masa transisi energi ini, akan menjadi momentum pelaku industri EBT, baik swasta maupun pemerintah untuk kembali mengembangkan energi alternatif. Saya berharap pemerintah dan swasta bisa terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar mau menggunakan EBT sebagai energi alternatif agar tidak terus tergantung pada energi fosil,” tutur Victor.

Victor melanjutkan, di tengah terus berlanjutnya krisis energi dan semakin meningkatnya harga bahan bakar fosil di berbagai belahan dunia, teknologi PowerHome akan menjadi perangkat utama di rumah untuk mencegah pemadaman ketika ada mati listrik. Produk kita akan menghemat tagihan bulanan sebesar 60%.

Victor menyelaskan, cara / sistem kerja Baran PowerHome ini cukup sederhana, yaitu perangkat teknologi ini akan menyimpan daya dari solar panel yang dipasang di atap bangunan ketika siang hari. Nantinya, energi yang sudah tersimpan akan digunakan pada saat malam hari, atau saat dibutuhkan.

"Sementara, kelebihan energinya secara otomatis disalurkan ke penampung, berupa Baran Powehome untuk bisa dimanfaakan pada malam hari, atau saat kekurangan pasokan listrik," kata Victor.

baca juga

Selumnya, Baran PowerHome seri pertama dengan kapasitas sekitar 8 kWh (kilowatt hour) sudah dipasang di beberapa properti, seperti vila, perkantoran, rumah pribadi, hingga komplek perumahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bansos BLT BBM Rp500 Ribu Mulai Disalurkan ke Warga Purwakarta

Bansos BLT BBM Rp500 Ribu Mulai Disalurkan ke Warga Purwakarta

Purwasuka | Jum'at, 09 September 2022 | 14:51 WIB

Video Kocak Demonstran Tolak Kenaikan Harga BBM Dijaga Polisi yang Ternyata Temannya Sendiri

Video Kocak Demonstran Tolak Kenaikan Harga BBM Dijaga Polisi yang Ternyata Temannya Sendiri

Sumbar | Jum'at, 09 September 2022 | 14:50 WIB

Pria Ini Lempar Korek Api Menyala ke Tanki Sepeda Motor Saat Pengendara Isi Bensin di SPBU

Pria Ini Lempar Korek Api Menyala ke Tanki Sepeda Motor Saat Pengendara Isi Bensin di SPBU

Riau | Jum'at, 09 September 2022 | 14:25 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×