Produk Inovasi Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Kentang di Karo

Iwan Supriyatna

Rabu, 14 September 2022 | 12:41 WIB
Produk Inovasi Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Kentang di Karo
Produk inovasi Pupuk Indonesia Grup terbukti meningkatkan produktivitas tanaman kentang di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Suara.com - Produk inovasi Pupuk Indonesia Grup terbukti meningkatkan produktivitas tanaman kentang di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Produk tersebut berupa pupuk non subsidi dengan nama Petro ZA Plus dan Phosgreen yang diproduksi oleh PT Petrokimia Gresik yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero).

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal mengatakan bahwa pemanfaatan pupuk non subsidi ini dilakukan pada demplot (demonstration plot) pada budidaya bibit kentang. Peningkatan produktivitas ini juga diharapkan berdampak positif bagi para petani khususnya di tengah ketidakpastian harga komoditas di pasar.

“Pupuk Indonesia Grup selalu memberikan inovasi dalam pengembangan produk dan layanan serta berkomitmen untuk meningkatkan kepuasan pelanggan salah satunya melalui penyediaan pupuk non subsidi Phosgreen dan ZA Plus yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian khususnya pada tanaman kentang,” demikian ungkap Gusrizal.

Bentuk inovasi Pupuk Indonesia, dikatakan Gusrizal juga tidak terbatas hanya pada pupuk. Perseroan juga memberikan layanan uji tanah secara gratis kepada petani. Tujuannya, agar para petani mengetahui unsur hara tanah dalam menentukan rekomendasi pemupukan yang tepat sesuai spesifikasi lokasi.

Selanjutnya, Pupuk Indonesia Grup juga mengimplementasikan sistem digitalisasi dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap customer atau stakeholder dalam hal ini petani. Sistem digital yang diterapkan BUMN sektor pupuk ini antara lain Retail Management System (RMS) atau aplikasi Rekan, hingga Distribution Planning Center System (DPCS).

“Semoga kegiatan ini menjadi salah satu momentum bagi petani Indonesia untuk meningkatkan daya saing untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo mengungkapkan pupuk non subsidi hasil inovasi ini menjadi alternatif pilihan petani agar tidak melulu bergantung pada pupuk bersubsidi. Pasalnya, pupuk non subsidi Petro ZA Plus dan Phosgreen ini terbukti meningkatkan produktivitas budidaya kentang.

Dari hasil demplot, jumlah rata-rata umbi per tanaman kentang sebanyak 26 umbi, dengan bobot sekitar 1,39 kilogram (kg), sehingga estimasi total panen mencapai 30 ton per hektar. Sedangkan, pada budidaya petani sebelumnya hanya diperoleh rata-rata ubi per tanaman seberat 1 kg atau estimasi total panen sekitar 22 ton per hektar. Artinya ada peningkatan produktivitas sekitar 8 ton per hektar.

“Saya berharap budidaya demplot yang telah kita laksanakan selama 3,5 bulan ini dapat diduplikasi oleh petani kentang lain di Kabupaten Karo, maupun petani di Sumatera Utara sehingga manfaat dari produk terbaik Petrokimia Gresik ini dapat menjangkau lebih luas lagi, dan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian daerah,” kata Dwi Satriyo

baca juga

Adapun rekomendasi pemupukan pada demplot di lahan seluas 0,2 hektar antara lain Petro ZA Plus (100 kg), Phosgreen (100 kg), NPK Phonska Plus (200 kg), ZK (50 kg) dan Petroganik (400 kg). Petrokimia Gresik dalam demplot ini juga memberikan kawalan untuk pengendalian hama.

Petro ZA Plus memiliki kandungan Nitrogen 21%, Sulfur 24%, dan Zinc 1000 ppm. Keunggulan pupuk ini mampu memacu pertumbuhan jumlah anakan, tinggi tanaman, jumlah daun dan menjadikan warna daun tampak lebih hijau. Selain itu juga meningkatkan mutu hasil panen dengan memperbaiki warna, aroma, rasa, dan besar buah/umbi, serta menjadikan tanaman lebih tahan terhadap serangan hama atau penyakit.

Sedangkan Phosgreen, dilahirkan dengan kandungan Fosfat dan Kalsium masing-masing minimal 20%, serta Magnesium minimal 3% yang berfungsi memacu pertumbuhan akar, pembentukan bunga, serta meningkatkan ketahanan hasil panen sehingga mengurangi penyusutan selama penyimpanan. Phosgreen juga diperkaya dengan tambahan unsur hara Sulfur yang dapat meningkatkan mutu hasil panen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aplikasi Rekan Mudahkan Petani Tebus Pupuk di Kios

Aplikasi Rekan Mudahkan Petani Tebus Pupuk di Kios

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 10:59 WIB

Limbah Batubara Ternyata Bisa Dimanfaatkan untuk Bahan Baku Pupuk

Limbah Batubara Ternyata Bisa Dimanfaatkan untuk Bahan Baku Pupuk

Bisnis | Sabtu, 10 September 2022 | 14:31 WIB

Tingkatkan Kontribusi untuk Negara, Pupuk Indonesia Perkuat Inovasi

Tingkatkan Kontribusi untuk Negara, Pupuk Indonesia Perkuat Inovasi

Bisnis | Jum'at, 09 September 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×