- Mata uang rupiah dibuka melemah ke level Rp17.801 per dolar AS pada Selasa, 11 Agustus 2026.
- Pelemahan rupiah disebabkan oleh sentimen global akibat ketidakpastian geopolitik Timur Tengah dan perkiraan penurunan penjualan ritel domestik.
- Mayoritas pergerakan mata uang di kawasan Asia turut bervariasi dengan kecenderungan mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Suara.com - Pembukaan Mata uang Garuda di pasar keuangan melempem terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah mendapatkan sentimen negatif dari kondisi global.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah Selasa 11 Agustus 2026 dibuka ke level Rp17. 801 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini melemah 46 poin atau 0,26 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp17.755 per dolar AS.
Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah disebabkan oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.
Rupiah akan melemah terhadap dolar di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang kembali menaikkan harga minyak mentah dunia," katanya saat dihubungi Suara.com.
Dia mengatakan, dari domestik investor menantikan dara penjualan ritel. Sebab, penjualan ritel diperkirakan akan melemah.
"Penjualan ritel diperkirakan akan tumbuh 1,8 persen atau sekitar Rp 17750-17850," ujarnya.
![Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/09/68811-ilustrasi-mata-uang-asing.jpg)
Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,42 persen.
Selanjutnya ada ringgit Malaysia yang turun 0,05 persen dan dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,004 persen di pagi ini.
Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,15 persen. Disusul, yen Jepang dan dolar Taiwan yang sama-sama terkerek 0,07 persen.
Sedangkan, baht Thailand terangkat 0,06 persen dan dolar Singapura terapresiasi 0,02 perssn Kemudian ada yuan China yang melemah tipis 0,006 persen terhadap the greenback.