Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Emiten WIFI Tuntaskan Proyek Serat Optik Ring-1 Sepanjang 550 Kilometer

Siswanto | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:54 WIB
Emiten WIFI Tuntaskan Proyek Serat Optik Ring-1 Sepanjang 550 Kilometer
Ilustrasi kabel serat optik Shutterstock).

Suara.com - PT. Solusi Sinergi Digital Tbk. (Surge) melalui anak usaha mereka, PT. Integrasi Jaringan Ekosistem, telah memulai operasional penuh infrastruktur jaringan serat optik untuk Ring-1 sepanjang 550 kilometer yang meliputi wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Hal ini merupakan bagian dari aktivasi 2.800 kilometer jaringan serat optik yang dibangun perseroan bekerja sama dengan PT. KAI (Persero).

CEO Surge Hermansjah Haryono mengatakan dengan beroperasinya secara penuh jaringan serat optik sepanjang jalur kereta pada Ring-1 diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dalam mengakses layanan konektivitas yang handal dan terjangkau.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme rekan-rekan Internet Service Provider dalam berkolaborasi bersama Surge. Ini memacu kami untuk bisa mempercepat operasional penuh jaringan serat optik di segmen lainnya," kata Hermansjah di Jakarta, Rabu (19/10/2022).

Hermansjah menambahkan dengan dukungan tiga perangkat transport DWDM dalam semua Ring Network Weave serta dukungan teknologi Automatic Switched Optical Network, memberikan proteksi ganda pada jaringan konektivitas yang meningkatkan kehandalan konektivitas yang dimiliki oleh Weave.

Adapun sampai saat ini emiten dengan kode saham WIFI ini telah mengantongi permintaan bandwidth pada Ring-1 lebih dari 1 Tbps dari total kapasitas awal terpasang yakni sebesar 5,6 Tbps dari berbagai Internet Service Provider (ISP), dengan potensi pendapatan mencapai Rp 60 miliar per tahun.

"Hal ini menjadi penanda positif penerimaan pasar atas layanan konektivitas yang diluncurkan Perseroan," kata dia.

Dengan strategi harga yang diterapkan perseroan diharapkan menjadi katalis positif bagi perkembangan bisnis penyedia layanan internet serta mampu memberikan layanan internet yang handal dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pembangunan jaringan serat optik di sepanjang rel kereta api menjadi salah satu solusi yang menjanjikan bagi perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia. Dengan kapasitas awal terpasang sebesar 5,6 Tbps dan kapasitas maksimum mencapai 64 Tbps, Perseroan telah siap dalam menghadapi lonjakan permintaan konektivitas di masa yang akan datang.

Jaringan serat optik di Ring-1 ini melalui berbagai stasiun yang ada dari Jakarta hingga Bandung melewati jalur utara dan jalur selatan.

Stasiun-stasiun ini merupakan Point of Presence yang dapat dimanfaatkan oleh ISP dalam memberikan layanan internet ke rumah-rumah.

Dengan Full Ring System yang diterapkan Perseroan, akan memberikan proteksi ganda bagi layanan konektivitas pada segmen tersebut yang akan berdampak pada terjaganya Service Level Agreement dan kehandalan konektivitas jaringan yang dimiliki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:42 WIB

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:34 WIB

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:01 WIB