Dukung Ekonomi Hijau Digital, Bappenas Gelar Digital Grounds

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:48 WIB
Dukung Ekonomi Hijau Digital, Bappenas Gelar Digital Grounds
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH menggelar acara “Digital Grounds: Towards A Green Digital Economy” di Jakarta, Kamis (20/10/2022). (Istimewa)

Suara.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH menggelar acara “Digital Grounds: Towards A Green Digital Economy” di Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Acara ini merupakan wadah untuk mendukung percepatan transformasi digital bagi UMKM dan startup di Indonesia, khususnya pengembangan dan adopsi inovasi teknologi untuk ekonomi hijau.

Direktur Ketenagalistrikan, Telekomunikasi dan Informatika, Bappenas, Rachmat Mardiana, mengatakan, Transformasi digital dan ekonomi hijau adalah dua dari enam strategi utama yang dikembangkan Bappenas pada pertengahan tahun ini untuk mencapai visi “Indonesia 2045: Berdaulat, Maju, Adil, dan Makmur”.

Ia menuturkan, Bappenas melalui Direktorat Ketenagalistrikan, Telekomunikasi dan Informatika melakukan kerjasama dengan GIZ Indonesia dalam kegiatan hibah Digital Transformation Center and Make-IT Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital di Indonesia melalui penguatan aktivitas di antaranya pemanfaatan teknologi digital beserta faktor pendukung (enabler) digital. Transformasi digital juga termasuk Program Prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024 khususnya Prioritas Nasional 5 “Infrastruktur untuk Mendukung Ekonomi dan Pelayanan Dasar”.

“Jerman sebagai negara sahabat dan mitra pembangunan bilateral, sudah menjalin kerjasama di berbagai bidang termasuk untuk mengelaborasi isu-isu global dan strategis. Melalui kolaborasi multistakeholder, seperti kemitraan bilateral antara Indonesia dan Jerman, kami dapat mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan rendah karbon untuk mencapai target Net-Zero Emissions pada tahun 2060,” ucap Rachmat.

Project Manager, Make-IT Indonesia, Atiek Fadhilah menuturkan, sebagai mitra global, Indonesia dan Jerman bertekad untuk bekerja sama dalam kemitraan yang saling menguntungkan untuk membangun inisiatif strategis dalam mempercepat transformasi digital yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan pembangunan ekonomi yang tangguh.

“Berfokus pada ekonomi hijau, Make-IT bertujuan untuk memberikan dukungan strategis bagi start-up teknologi yang berorientasi sosial dan agenda berkelanjutan, terutama dalam mengatasi tantangan pembangunan di sektor energi bersih, perlindungan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, dan ekonomi sirkular,” ungkapnya.

Acara ini juga terselenggara berkat dukungan dari Kementerian Federal Jerman untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ) melalui kegiatan DTC and Make-IT Indonesia. Forum ini bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran dan transfer keterampilan teknis, perencanaan strategis, dan wawasan tren dalam transformasi digital dan pengembangan teknologi hijau di antara UMKM, perusahaan rintisan teknologi hijau, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil.

Lead Advisor, Digital Transformation Center (DTC) Indonesia, Daniel Schroeder menambahkan, UMKM mendominasi struktur ekonomi Indonesia, dan transformasi digital akan memberdayakan UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka dan meningkatkan daya saing mereka, yang pada gilirannya, berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

baca juga

DTC merupakan inisiatif hub teknologi global yang mendukung pengembangan ekosistem digital di negara-negara mitra, salah satunya Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempersempit kesenjangan digital, mengurangi disparitas, dan memberikan kesempatan yang sama kepada semua kelompok masyarakat untuk mendapatkan manfaat dari prospek digitalisasi.

“Kami menjangkau khalayak yang lebih luas dan membidik start-up hijau di tingkat daerah dan di luar kota metropolitan. Transformasi digital membawa kemungkinan baru dalam mengembangkan, mempromosikan, dan mengadopsi inovasi teknologi hijau. Penggunaan teknologi digital bersih yang cerdas dapat berfungsi sebagai pendorong utama untuk aksi perlindungan iklim, kelestarian lingkungan, dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (UN SDGs),” urai Atiek.

Menurut Indeks Ekonomi Hijau/Green Economy Index (GEI) yang diluncurkan pada Agustus 2022, ekonomi hijau dapat meningkatkan perekonomian Indonesia dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 6,1 – 6,5 persen per tahun hingga tahun 2050 dan Pendapatan Nasional Bruto (GNP) yang lebih tinggi sebesar 25 – 34 persen pada tahun 2045. Selain itu, ekonomi hijau juga menghasilkan tambahan 1,8 juta tenaga kerja di sektor hijau pada tahun 2030, tersebar di sektor energi, kendaraan elektronik, restorasi lahan, dan pengelolaan limbah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Konsep Ekonomi Hijau di Sumatera: Pertanian Berbasis Lanskap Dikembangkan di OKI Sumsel

Menilik Konsep Ekonomi Hijau di Sumatera: Pertanian Berbasis Lanskap Dikembangkan di OKI Sumsel

Sumsel | Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:46 WIB

Lewat Jejak Kopi Khatulistiwa, BNI Dukung Ekonomi Hijau

Lewat Jejak Kopi Khatulistiwa, BNI Dukung Ekonomi Hijau

Metro | Selasa, 11 Oktober 2022 | 13:07 WIB

Nasib Suharso di Kabinet Diserahkan ke Jokowi

Nasib Suharso di Kabinet Diserahkan ke Jokowi

Tantrum | Senin, 10 Oktober 2022 | 14:09 WIB

BNI Dukung Ekonomi Hijau & Orientasi Ekspor Melalui Jejak Kopi Khatulistiwa

BNI Dukung Ekonomi Hijau & Orientasi Ekspor Melalui Jejak Kopi Khatulistiwa

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 20:39 WIB

Jelang P20, Indonesia-Inggris Dukung Penerapan Ekonomi Hijau

Jelang P20, Indonesia-Inggris Dukung Penerapan Ekonomi Hijau

Selebtek | Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:23 WIB

Sambut P20, Indonesia - Inggris Dukung Penerapan Ekonomi Hijau

Sambut P20, Indonesia - Inggris Dukung Penerapan Ekonomi Hijau

DPR | Rabu, 05 Oktober 2022 | 08:36 WIB

Terkini

Sudah Punya Luhut hingga Wiranto, Kenapa Presiden Masih Butuh 26 Anggota Wantimpres?

Sudah Punya Luhut hingga Wiranto, Kenapa Presiden Masih Butuh 26 Anggota Wantimpres?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk, Kategori Tidak Sehat!

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk, Kategori Tidak Sehat!

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:33 WIB

5 Rekomendasi Drakor Awal Oktober yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

5 Rekomendasi Drakor Awal Oktober yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Isi Telepon Penting Jay Idzes ke Kevin Diks Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand

Isi Telepon Penting Jay Idzes ke Kevin Diks Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Gran Max Kuasai Separuh Penjualan Daihatsu Selama Kuartal 3 2026

Gran Max Kuasai Separuh Penjualan Daihatsu Selama Kuartal 3 2026

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Kenapa F1 Bahrain 2026 di Malaysia? Balapan Penuh Drama, Ini Hasil Race-nya

Kenapa F1 Bahrain 2026 di Malaysia? Balapan Penuh Drama, Ini Hasil Race-nya

Sport | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri

Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri

Batam | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Diblokir Tanpa Chat, Begini Tandanya

Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Diblokir Tanpa Chat, Begini Tandanya

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Anthony Hudson Puji Semangat Juang Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Anthony Hudson Puji Semangat Juang Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:12 WIB

Fahri Hamzah Kritik Usulan Threshold 5 Persen: Itu Sikap 'Banci' Partai Besar!

Fahri Hamzah Kritik Usulan Threshold 5 Persen: Itu Sikap 'Banci' Partai Besar!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:08 WIB

×