Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Inalum dan EGA Sepakat Kerja Sama Potensi Penggunaan Teknologi Alumunium Brownfield di Indonesia

Fabiola Febrinastri

Selasa, 15 November 2022 | 09:10 WIB
Inalum dan EGA Sepakat Kerja Sama Potensi Penggunaan Teknologi Alumunium Brownfield di Indonesia
Penandatanganan perjanjian studi kelayakan terkait pengembangan perluasan browfileld Inalum di Kuala Tanjung, Sumut. (Dok: MIND ID)

Suara.com - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan Emirates Global Aluminium (EGA), perusahaan industri terbesar di luar migas dari Uni Emirat Arab telah menandatangani perjanjian studi kelayakan terkait pengembangan perluasan browfileld Inalum di Kuala Tanjung, Sumatera Utara.

Perjanjian ini memberikan EGA hak eksklusif untuk melisensikan teknologi yang dikembangkan UEA kepada Inalum untuk ekspansi smelter aluminium brownfield, perusahaan Indonesia yang memiliki potensi di smelter aluminium yang berada di Kuala Tanjung, Sumut.

Perjanjian ditandatangani oleh Direktur Utama Inalum Hendi Prio Santoso dan Chief Executive Officer EGA, Abdulnasser Bin Kalban, pada KTT G20 di Bali, Senin (14/11/2022).

Berdasarkan perjanjian tersebut, EGA akan memiliki hak eksklusif untuk melisensikan teknologi peleburan DX+ Ultra kepada Inalum, yang merupakan teknologi industri terbaru perusahaan internasional tersebut.

Lisensi secara komersial tersebut untuk perluasan brownfield smelter Kuala Tanjung, jika proyek tersebut terbukti layak.

EGA sendiri telah mengembangkan teknologi peleburannya di UEA selama lebih dari 30 tahun, dan merupakan perusahaan industri UEA pertama yang melisensikan teknologi proses intinya secara internasional dalam kesepakatan dengan Aluminium Bahrain pada 2016.

Persyaratan EGA untuk investasi atau pengambilan logam adalah bahwa proyek yang diprioritaskan menggunakan energi terbarukan. Pabrik peleburan aluminium Kuala Tanjung yang ada saat ini menggunakan listrik yang dibangkitkan dengan tenaga air.

Proyek perluasan ini diharapkan memiliki kapasitas lebih dari 400 ribu ton aluminium per tahun, tergantung dari hasil studi kelayakan bankable, yang kini akan dibiayai bersama oleh EGA dan Inalum.

“Perjanjian ini merupakan langkah maju yang penting dalam kerja sama kami dengan Inalum, dan mendekatkan penyebaran teknologi yang dikembangkan UEA di Indonesia,” kata Chief Executive Officer EGA, Abdulnasser Bin Kalban.

baca juga

Dia mengatakan, investasi potensial dalam perluasan brownfield Kuala Tanjung dan penjualan logam akan memajukan pertumbuhan dalam aluminium rendah karbon, yang akan memungkinkan kehidupan modern di seluruh dunia, sekaligus melindungi bumi untuk generasi mendatang.

“Saya berterima kasih kepada Inalum atas kepercayaan mereka yang berkelanjutan pada EGA sejalan dengan kemitraan antara kedua negara kita.”

Direktur Utama Inalum, Hendi Prio Santoso, mengatakan, perjanjian ini diharapkan dapat menegaskan bahwa EGA adalah mitra pilihan Inalum untuk ekspansi brownfield Kuala Tanjung, berdasarkan efisiensi teknologi peleburan EGA dan pengalaman mentransfernya secara internasional, dan potensi kemitraan perusahaan sebagai investor dan atau offtaker logam.

“Kami melihat maju ke kesimpulan sukses dari studi kelayakan bankable sebagai langkah berikutnya, sebelum kita memulai konstruksi,” ujarnya.

Inalum dan EGA telah bekerja sama dalam peningkatan potensi menggunakan pengetahuan teknologi EGA dari peleburan aluminium yang ada di Kuala Tanjung, berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada 2020.

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dari sel reduksi yang ada sekitar 20.000 ton per tahun atau sekitar 10 persen. Pekerjaan desain untuk bagian percontohan proyek tersebut telah rampung.

EGA sendiri telah menyelesaikan serangkaian peningkatan serupa di seluruh situsnya di Jebel Ali dan Al Taweelah selama beberapa dekade terakhir.

Pada 2020, EGA menandatangani perjanjian dengan NEO Aluminio Colombia yang dapat mengarah pada ekspor teknologi EGA untuk pengembangan fasilitas produksi aluminium pertama di negara Amerika Selatan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mind ID Klaim Lakukan Reduksi Karbon Industri Tambang

Mind ID Klaim Lakukan Reduksi Karbon Industri Tambang

Tantrum | Senin, 14 November 2022 | 06:59 WIB

MIND ID Cetak Pemimpin Muda Berkualitas dan Dorong Individu untuk Berkontribusi Majukan Bidang yang Dijalaninya

MIND ID Cetak Pemimpin Muda Berkualitas dan Dorong Individu untuk Berkontribusi Majukan Bidang yang Dijalaninya

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 18:19 WIB

Dukung Agenda G20, MIND ID Komitmen Menekan Emisi Gas Rumah Kaca untuk Atasi Perubahan Iklim

Dukung Agenda G20, MIND ID Komitmen Menekan Emisi Gas Rumah Kaca untuk Atasi Perubahan Iklim

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 09:07 WIB

Dorong Pendidikan Berkualitas, Grup MIND Tak Hanya Beri Beasiswa Tapi Juga Kesempatan Kerja

Dorong Pendidikan Berkualitas, Grup MIND Tak Hanya Beri Beasiswa Tapi Juga Kesempatan Kerja

News | Rabu, 02 November 2022 | 21:35 WIB

Wujud Transformasi BUMN, MIND ID Lanjutkan Transformasi dan Dorong Digitalisasi Industri Pertambangan

Wujud Transformasi BUMN, MIND ID Lanjutkan Transformasi dan Dorong Digitalisasi Industri Pertambangan

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 14:22 WIB

Pengelolaan Komunikasi Digital MIND ID Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2022

Pengelolaan Komunikasi Digital MIND ID Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2022

News | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 12:34 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×