Kontribusi Pertanian ke PDB Masih Dominan di Tengah Krisis

Iwan Supriyatna

Jum'at, 09 Desember 2022 | 09:38 WIB
Kontribusi Pertanian ke PDB Masih Dominan di Tengah Krisis
Ilustrasi pertanian (pixabay)

Suara.com - Kendati dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi dan tekanan krisis energi akibat perang Rusia-Ukraina, performa sektor pertanian nasional terbukti masih solid dan tahan guncangan.

Hal itu tecermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertanian sebagai sektor ketiga yang berkontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) kuartal III/2022 yang mencapai 12,91%.

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Eliza Mardian mengatakan, bertahannya sektor pertanian sebagai pendorong laju ekonomi tak lepas dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah.

"Sektor pertanian dalam kondisi krisis dan pandemi pun tetap menjadi andalan penopang perekonomian," katanya, Jumat (9/12/2022).

Dia menambahkan, pertanian juga masih menjadi sektor yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah terbesar, yakni lebih dari 27%.

Eliza menambahkan, harga pangan yang tinggi dan berfluktuasi memang dapat memengaruhi gerak inflasi serta PDB di sektor pertanian.

Akan tetapi, apabila kenaikan harga pangan ada pada level petani, maka hal itu akan meningkatkan kontribusi pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Karena outputnya harga kan dikali dengan kuantitas. Kalau harga pangan naiknya di level petani, itu akan berdampak pada peningkatan PDB," ujarnya.

Apalagi, belum lama ini Kementerian Pertanian menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian No. 10/2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan HET Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian.

baca juga

Dalam regulasi tersebut, terdapat perubahan kebijakan mengenai jenis pupuk subsidi yang semula Urea, SP36, ZA, NPK, dan Orgaik berubah menjadi Urea dan NPK.

PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku produsen dan distributor pupuk subsidi yang medistribusikan pupuk subsidi sesuai aturan yang direkomendasikan Panja Komisi IV DPRD.

Hingga 31 Oktober 2022, PT Pupuk Indonesia telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebesar 77,3% dari total yang dialokasikan. Sementara itu per 31 Oktober 2022, penyerapan Urea mencapai 73,8% dan NPK 79,4%.

Tak hanya itu, Pupuk Indonesia juga telah bersikap tegas terhadap para penyalahguna penyaluran pupuk subsidi dengan meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Izinkan Impor Beras, Menteri Pertanian Beri Respon Dingin

Mendag Izinkan Impor Beras, Menteri Pertanian Beri Respon Dingin

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2022 | 14:37 WIB

Difasilitasi Barantan, Ekspor Komoditas Pertanian Terus Menanjak

Difasilitasi Barantan, Ekspor Komoditas Pertanian Terus Menanjak

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2022 | 06:56 WIB

Menteri Pertanian vs Menteri Perdagangan Soal Impor Beras, Mana yang Menang?

Menteri Pertanian vs Menteri Perdagangan Soal Impor Beras, Mana yang Menang?

Bisnis | Rabu, 30 November 2022 | 13:33 WIB

Terkini

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:31 WIB

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:30 WIB

×