Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Wakil Ketua DPD Apresiasi Komitmen Menteri Bahlil Rampungkan Roadmap Hilirisasi

Iwan Supriyatna

Kamis, 09 Februari 2023 | 17:51 WIB
Wakil Ketua DPD Apresiasi Komitmen Menteri Bahlil Rampungkan Roadmap Hilirisasi
Bahlil Lahadalia pernah menjadi kondektur dan sopir angkot. Hari ini dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Investasi, Rabu 28 April 2021 / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah melakukan hilirisasi industri yang merupakan salah satu wujud transformasi ekonomi di Indonesia. Hal itu tercermin dari telah dirampungkan roadmap atau peta jalan hilirisasi.

Peta jalan atau road map hilirisasi hingga 2040 memprioritaskan 21 komoditas dari delapan sektor, tidak hanya pada nikel dan bauksit. Ke-21 komoditas tersebut merupakan bagian dari delapan sektor prioritas untuk dilakukan hilirisasi, yaitu sektor mineral, minyak bumi, perkebunan, perikanan, batu bara, gas bumi, kelautan, kehutanan.

Wakil Ketua DPD Sultan B Najamudin mengapresiasi inisiatif dan inovasi kebijakan Road Map Hilirisasi tersebut. Kebijakan larangan ekspor bahan baku mentah itu disebut bisa menjadikan Indonesia negara kuat di kawasan ASEAN.

“Peta jalan hilirisasi industri komoditas yang komprehensif dan terintegrasi merupakan kebutuhan yang sangat urgen disiapkan oleh pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan ekspor Indonesia," ujar Sultan B Najamudin.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja kementerian Investasi dengan terobosan hilirisasi yang baru saja rampung”, imbuhnya.

Dikatakan Sultan B Najamudin, dengan road map tersebut menjadi panduan bagi pemerintah dan para calon investor dalam menetapkan kebijakan investasi. Sultan optimis target investasi dan pembukaan lapangan pekerjaan dengan sendirinya akan meningkat.

Selain itu, Sultan berharap pemerintah daerah dapat terlibat secara optimal mendukung hilirisasi sehingga memberikan manfaat ekonomi masyarakat secara signifikan.

“Harapannya semua target Road map hilirisasi akan tercapai secara terarah, terukur dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Dan hal itu dapat tercapai jika semua pihak dapat dilibatkan secara proporsional, khususnya pemerintah daerah”, terang Sultan.

Pemerintah daerah, lanjut Sultan, harus diberikan ruang kolaborasi dan partisipasi dalam perjalanan hilirisasi komoditas ini. Hal ini tidak boleh diabaikan, sehingga Jangan sampai ada celah yang menghambat proses hilirisasi komoditas di daerah.

baca juga

“Karena daerah merupakan ujung tombak dalam upaya meningkatkan investasi dan pelayanan publik”, ucapnya.

Meski demikian, mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu menjelaskan, peran ini bisa terwujud secara optimal jika pemerintah daerah memiliki tata kelola yang baik, termasuk metode yang inovatif dalam menawarkan peluang investasi. Fokusnya melalui pengembangan model bisnis yang sesuai dengan potensi daerah.

Sementara itu, Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Profesor Didik J Rachbini mendukung penuh road map hilirisasi yang berjalan sesuai dengan target agar memberikan nilai tambah bagi produk-produk dalam negeri.

“Hilirisasi itu kan sebenarnya penciptaan nilai tambah sama dengan industrialisasi, jadi mutlak harus ke sana. Kemarin yang disampaikan Menteri Bahlil itu adalah peta jalan 21 komoditas yang bisa dikembangkan dengan segera hilirisasinya agar dapat nilai tambahnya tinggi,” ucap Didik.

Guru Besar Ilmu Ekonomi Politik Universitas Paramadina itu menyampaikan, dukungan terhadap hilirisasi itu juga harus datang dari berbagai sektor baik dari sisi investasi, ketersediaan lahan, tenaga kerja dan sektor perbankan.

“Ya dukungan investasi, dukungan perbankan, kemudahan perolehan tanah, tenaga kerja, keterampilan, keahlian, inovasi macam-macam dukungan perbankan mendesak semua,” paparnya.

Lebih lanjut Didik menyampaikan, hilirisasi berpotensi memperkuat ekonomi dan tentunya demi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Hilirisasi ini bisa memperkuat ekonomi kita, memperkuat ekspor kita, dan tentu memperkuat anggaran kita agar bisa baik, untuk kesejahteraan masyarakat,” tuntas Didik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Hampir Bosan Dengerin Jokowi Ngomong Hilirisasi: Faktanya Tidak Ada!

DPR Hampir Bosan Dengerin Jokowi Ngomong Hilirisasi: Faktanya Tidak Ada!

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2023 | 11:58 WIB

Jokowi Heran, Indonesia Eksportir Ikan Terbesar Tapi Tepung Ikan Impor

Jokowi Heran, Indonesia Eksportir Ikan Terbesar Tapi Tepung Ikan Impor

Bisnis | Senin, 06 Februari 2023 | 15:48 WIB

Menteri Bahlil Harap Politik Identitas Hilang di Tahun Politik, Pengamat: Demi Jaga Iklim Investasi

Menteri Bahlil Harap Politik Identitas Hilang di Tahun Politik, Pengamat: Demi Jaga Iklim Investasi

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2023 | 17:24 WIB

Terkini

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:57 WIB

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:22 WIB

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:16 WIB

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB