Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Netizen Soroti Harta Kekayaan Stafsus Sri Mulyani yang Mencapai Rp 19 Miliar

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2023 | 16:10 WIB
Netizen Soroti Harta Kekayaan Stafsus Sri Mulyani yang Mencapai Rp 19 Miliar
Ditengah sorotan harta pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo yang mencapai Rp56 miliar, kini sorotan harta kekayaan milik Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo juga jadi gunjingan netizen.

Suara.com - Ditengah sorotan harta pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo yang mencapai Rp56 miliar, kini sorotan harta kekayaan milik Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo juga jadi gunjingan netizen.

Pertanyaan itu dilontarkan oleh akun twitter @Hasbil_Lbs yang menilai peningkatan harta milik Prastowo yang mencurigakan karena memiliki Rp19 miliar.

@Hasbil-Lbs dalam cuitannya mengatakan dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) 2011, harta Prastowo hanya Rp879 juta. Namun, selang 10 tahun pada April 2021 kekayaannya menjadi Rp19,3 miliar.

"Mas @prastow, taruhlah dalam 10 tahun, gaji mas Rp100 juta per bulan, maka harta kekayaan yang terkumpul di angka Rp12 miliar. Nah di LHKPN Rp19 miliar. Luar biasa. Apa ada sampingan mas? Nggak perlu marah ya, wajar pejabat diperhatikan rakyat dari pada nanti bu Sri Mulyani marah-marah lagi," cuit @Hasbil_Lbs, Kamis (23/2/2023).

Berdasarkan laman LHKPN, kekayaan Prastowo pada Juni 2011 hanya berupa tanah dan bangunan sebesar Rp286,8 juta, alat transportasi Rp268 juta, harta bergerak lainnya Rp280 juta, dan surat berharga Rp12,5 juta. Kemudian giro dan kas lain sebesar Rp77,4 juta dengan utang Rp45,4 juta.

Pada tahun itu, Prastowo menjabat sebagai account representative (AR) di Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Jakarta Timur.

Selang 10 tahun, Prastowo menjabat sebagai Staf Khusus Menkeu Bidang Komunikasi Strategis memiliki harta Rp19,3 miliar.

Harta itu mayoritas berbentuk tanah dan bangunan senilai Rp14,3 miliar. Tanah dan bangunan itu tersebar di Bekasi, Bogor, Gunung Kidul, Depok, dan Jakarta Pusat. Dari 10 bidang tersebut, delapan merupakan hasil sendiri sementara dua lainnya hibah tanpa akta.

Alat transportasi dan mesin yang dimiliki Prastowo bertambah menjadi senilai Rp845 juta, harta bergerak lainnya Rp599 juta, surat berharga Rp1,5 miliar, dan kas atau setara kas Rp4,4 miliar.

Dengan total harga Rp21,8 miliar, Prastowo memiliki utang sebesar Rp2,5 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Mayoritas Pegawai Kemenkeu Jujur, Menkeu: Jangan Sampai Satu Tinta Rusak Susu Sebelanga

Sebut Mayoritas Pegawai Kemenkeu Jujur, Menkeu: Jangan Sampai Satu Tinta Rusak Susu Sebelanga

News | Jum'at, 24 Februari 2023 | 15:06 WIB

Rakyat Malas Bayar Pajak Gegara Kasus Mario Dandy, Menkeu Imbau Tetap Patuh Pajak

Rakyat Malas Bayar Pajak Gegara Kasus Mario Dandy, Menkeu Imbau Tetap Patuh Pajak

News | Jum'at, 24 Februari 2023 | 14:05 WIB

Endus Banyak Transaksi Kakap, PPATK Ungkap Aliran Duit di Rekening Rafael Alun yang Tak Wajar

Endus Banyak Transaksi Kakap, PPATK Ungkap Aliran Duit di Rekening Rafael Alun yang Tak Wajar

News | Jum'at, 24 Februari 2023 | 14:01 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB