Tiga Tim Inovasi Pupuk Kaltim Raih Predikat 4 Stars di Ajang ICC-OSH 2023

Iwan Supriyatna

Sabtu, 03 Juni 2023 | 08:16 WIB
Tiga Tim Inovasi Pupuk Kaltim Raih Predikat 4 Stars di Ajang ICC-OSH 2023
Tiga gugus inovasi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) raih penghargaan dalam ajang Indonesian Conference & Competition Occupational Safety and Health (ICC-OSH) 2023.

Suara.com - Tiga gugus inovasi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) raih penghargaan dalam ajang Indonesian Conference & Competition Occupational Safety and Health (ICC-OSH) 2023, yang digelar Wahana Kendali Mutu dan LPSDM YAPRIKA.

Tiga gugus inovasi tersebut diantaranya GKM Fire Fighting Group 1 (FFG 1), GKM Fire Fighting Group 2 (FFG 2) dan GKM Aquaman, dengan masing-masing mendapatkan predikat 4 Stars. Seluruhnya mempresentasikan gagasan dan pengembangan inovasi terkait penguatan implementasi K3 di lingkungan Pupuk Kaltim dalam satu tahun terakhir.

VP Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pupuk Kaltim David Ronaldo Manik, mengungkapkan ICC-OSH merupakan salah satu ajang untuk mengukur efektivitas inovasi oleh tiap gugus yang terlibat, guna mendukung komitmen Pupuk Kaltim menghadirkan lingkungan kerja aman dalam mengawal strategi bisnis perusahaan.

Dimana implementasi K3 telah menjadi budaya kerja Pupuk Kaltim dengan beragam terobosan dan inovasi yang terus dikembangkan setiap tahun. Hal ini sejalan dengan tema ICC-OSH 2023 bertajuk "Penerapan Budaya K3 pada Setiap Kegiatan Usaha Guna Mendukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Digitalisasi dan Perubahan Iklim (Climate Change).

"Terlebih dalam menghadapi era digitalisasi dan climate change, perlindungan tenaga kerja sesuai standar K3 wajib terimplementasi secara maksimal dalam mewujudkan lingkungan kerja aman," ujar David ditulis Sabtu (3/6/2023).

Dijelaskannya, Pupuk Kaltim mengusung konsep smart production melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam aktivitas produksi maupun K3, sehingga penguatan performance dan risk management dalam mendukung strategi bisnis perusahaan dapat berjalan sesuai tujuan. Komitmen smart production terdiri dari pilar-pilar strategis seperti K3, lingkungan hidup, produktivitas dan reliabilitas, serta efisiensi energi dan bahan baku.

"Dari komitmen itu, kinerja unggul di bidang K3 dipotret melalui indikator leading dan lagging, agar berjalan lebih efektif dengan memanfaatkan teknologi serta otomasi dan upaya digitalisasi," jelas David.

Implementasi K3 Pupuk Kaltim mengacu pada Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), sebagai hal mutlak yang wajib dipenuhi dalam mendukung aktivitas perusahaan. Hal ini merupakan tindaklanjut Peraturan Pemerintah (PP) nomor 50 tahun 2012, yang dilaksanakan PKT melalui sejumlah kebijakan dan strategi dalam memenuhi standar ISO 45001:2018.

Langkah tersebut juga upaya Pupuk Kaltim meningkatkan kepercayaan konsumen di pasar nasional maupun global, didukung standar bertaraf internasional seperti IFA Protect and Sustain serta Responsible Care.

baca juga

Sesuai roadmap transformasi digital di bidang K3, Pupuk Kaltim telah merealisasikan beberapa capaian melalui program inovasi, sebagai upaya melindungi pekerja sekaligus mencegah kejadian yang berpotensi menimbulkan fatality.

Seluruh inovasi tersebut melalui review dan update berkala, untuk memastikan proses produksi berjalan sesuai aturan yang berlaku dan memenuhi aspek K3. Selain itu Pupuk Kaltim turut melakukan indentifikasi risiko bahaya proses, seperti Process Hazard Analysis (PHA), Fault Tree Analysis (FTA) dan Root Cause Analysis (RCA).

“Termasuk dalam menjamin keselamatan kerja rekanan perusahaan, perusahaan menggunakan Contractor Safety Management System (CSMS) untuk mendorong rekanan mengedepankan K3 dalam seluruh aktivitas,” terang David.

Seluruh insan perusahaan pun didorong untuk meningkatkan budaya K3 dalam aktivitas harian, sekaligus berpartisipasi aktif dalam menekan potensi risiko di lingkungan kerja untuk kegiatan yang sifatnya unsafe action, unsafe condition maupun yang berpotensi nearmiss. Salah satu upaya terbaru yakni pencanangan komitmen Stop Work Authority (SWA) dalam meningkatkan kesadaran bekerja aman di lingkungan perusahaan.

Dimana penerapan SWA dilakukan melalui lima tahapan SNAPS, yakni Stop, Notify, Assessment, Proceed dan Shared, agar perilaku keselamatan di tempat kerja selalu terjaga dengan baik untuk ditingkatkan secara berkesinambungan.

“Hal ini diharap mampu menjadi pedoman bagi seluruh insan perusahaan untuk saling menjaga dalam bekerja, serta upaya meminimalisasi risiko terkait K3 di lingkungan Pupuk Kaltim,” lanjut David.

Dirinya memastikan Pupuk Kaltim akan terus melakukan peningkatan kinerja K3 dan lingkungan secara optimal, sebagai wujud kepatuhan perusahaan terhadap aturan dengan evaluasi dan pengembangan aspek K3 sesuai tantangan masa kini.

"Peningkatan kinerja K3 yang berkelanjutan merupakan komitmen utama PKT dalam mewujudkan lingkungan kerja aman, sesuai slogan 'Safety is Our Personality' yang diusung dan dijalankan seluruh insan perusahaan," pungkas David.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati Hari Terumbu Karang Sedunia, Pupuk Kaltim Gelar Aksi Terus Terang di Beras Basah

Peringati Hari Terumbu Karang Sedunia, Pupuk Kaltim Gelar Aksi Terus Terang di Beras Basah

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 16:07 WIB

Pupuk Kaltim Mulai Jajaki Pengembangan Teknologi Green Amonia

Pupuk Kaltim Mulai Jajaki Pengembangan Teknologi Green Amonia

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2023 | 05:36 WIB

Tanam Mangrove Bersama TNI Secara Nasional, Pupuk Kaltim Salurkan 10 Ribu Bibit

Tanam Mangrove Bersama TNI Secara Nasional, Pupuk Kaltim Salurkan 10 Ribu Bibit

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:38 WIB

Terkini

Pratikno Tinggalkan Menko PMK, Kini Dilantik Jadi Ketua Wantimpres

Pratikno Tinggalkan Menko PMK, Kini Dilantik Jadi Ketua Wantimpres

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Jadi Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Jadi Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Review Venom: The Last Dance, Penutup Trilogi Antihero yang Sangat Kocak!

Review Venom: The Last Dance, Penutup Trilogi Antihero yang Sangat Kocak!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Bahas Self Love! Yuqi i-dle Rangkul Nilai Diri di Lagu Terbaru, I Like You

Bahas Self Love! Yuqi i-dle Rangkul Nilai Diri di Lagu Terbaru, I Like You

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Tak Bisa Asal Berlayar, Kemenhub Pelototi Keselamatan Kapal

Tak Bisa Asal Berlayar, Kemenhub Pelototi Keselamatan Kapal

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Rupiah Berotot Hingga Akhir Perdagangan ke Level Rp17.882

Rupiah Berotot Hingga Akhir Perdagangan ke Level Rp17.882

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Berhenti Jadi Budak Produktivitas: Lawan Ekspektasi Semua Harus Selesai Hari Ini dengan Jeda Sejenak

Berhenti Jadi Budak Produktivitas: Lawan Ekspektasi Semua Harus Selesai Hari Ini dengan Jeda Sejenak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:04 WIB

×