GGN Jatim Gelar Workshop Pertanian Terkait Bibit Unggul

Iwan Supriyatna

Senin, 19 Juni 2023 | 12:52 WIB
GGN Jatim Gelar Workshop Pertanian Terkait Bibit Unggul
GGN Jawa Timur terus melakukan berbagai kegiatan positif termasuk kepada kelompok tani.

Suara.com - Dalam rangka menebar manfaat kepada seluruh lapisan masyarakat, sukarelawan Gus Gus Nusantara (GGN) Jawa Timur terus melakukan berbagai kegiatan positif termasuk kepada kelompok tani.

Pendukung Ganjar Pranowo itu menggelar doa bersama dan workshop pertanian bertema "menciptakan bibit unggul di lahan pertanian" di Dusun Gadung, Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Sebelum acara dimulai, para peserta terlebih dahulu berdoa untuk keselamatan negeri dan kemakmuran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga mendoakan agar Ganjar Pranowo terpilih menjadi Presiden 2024-2029.

Koordinator Wilayah GGN Jatim Nadhruna'im Abdillah mengatakan, diskusi ini dapat terlaksana berkat kerjasama dengan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Organikmat Ngompro.

"Dengan adanya workshop hari ini, petani-petani yang hadir bisa mengetahui bagaimana pupuk organik bisa menghasilkan bibit unggul pertanian di lahan petani," ujar pria yang akrab disapa Naim tersebut ditulis Senin (19/6/2023).

Pada kesempatan itu, GGN Jatim juga memberikan bantuan berupa lima karung bibit beras mentik wangi kepada para petani desa setempat.

Nantinya mereka akan terus memantau perkembangan hasil praktik bibit yang diberikan, untuk mengetahui apakah misi workshop yang dilakukan berjalan sukses.

"Ini sangat selaras dengan program Pak Ganjar apa yang disebut pertanian organik. Ini awal mula dimana kami mewacanakan atau secara teoritis mempelajari bagaimana menciptakan bibit unggul," jelas Naim.

Sementara itu, Joko Purwanto selaku pemateri workshop mengungkapkan, perlunya diadakan workshop ini guna memberikan pencerahan kepada para petani terkait solusi menciptakan bibit yang unggul.

baca juga

Caranya yaitu dengan beralih dari pertanian konvensional yang menggunakan pupuk pestisida menjadi pertanian organik yang menggunakan pupuk kompos.

Sehingga nantinya hasil produksi yang diperoleh bisa meningkat dari segi penjualan dan kualitasnya, demi mewujudkan kehidupan petani yang lebih sejahtera.

"Diadakan workshop pada hari ini benar-benar sangat penting untuk petani yang saat ini dilanda permasalahan dibudidayanya," ungkap Joko.

"Jadi, budi daya pertanian organik ini merupakan salah satu solusi bagi petani-petani yang masih konvensional dan kami mengajak mereka untuk beralih ke budi daya pertanian organik," lanjut dia.

Joko mengaku bahwa kegiatan ini merupakan permintaan dari petani setempat yang terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo yang pro terhadap pertanian organik.

"Kami selama ini mengikuti Pak Ganjar, baik di beberapa media sosial. Jadi salah satu programnya Pak Ganjar mengajak petani ini untuk beralih ke pertanian yang ramah lingkungan (organik)," kata Joko.

"Insyaallah kalau Pak Ganjar jadi presiden nanti, kalau istiqamah programnya, nanti bertani konvensional ini diprogramkan ke petani untuk beralih ke organik. Insha Allah nanti petani bisa sejahtera," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilu, Petani Tewas Diduga Kesetrum Jebakan Tikus di Sawahnya di Tuban

Pilu, Petani Tewas Diduga Kesetrum Jebakan Tikus di Sawahnya di Tuban

Jakarta | Kamis, 15 Juni 2023 | 01:00 WIB

Petani Milenial Tulang Punggung Pertanian RI di Masa Depan

Petani Milenial Tulang Punggung Pertanian RI di Masa Depan

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2023 | 13:48 WIB

Ridwan Kamil Beri Julukan 'Satyalancana Wira Karya' pada Petani di Kabupaten Ciamis

Ridwan Kamil Beri Julukan 'Satyalancana Wira Karya' pada Petani di Kabupaten Ciamis

Bandungbarat | Rabu, 14 Juni 2023 | 10:37 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×