Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Schneider Indonesia Raih Nilai Tertinggi di Kategori Transformasi Digital Serta Komitmen Terhadap Kesejahteraan Karyawan

Iwan Supriyatna

Selasa, 04 Juli 2023 | 07:09 WIB
Schneider Indonesia Raih Nilai Tertinggi di Kategori Transformasi Digital Serta Komitmen Terhadap Kesejahteraan Karyawan
PT Schneider Indonesia meraih penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2023 dari HR Asia, program penghargaan praktik Sumber Daya Manusia (SDM) terkemuka di Asia.

Suara.com - PT Schneider Indonesia meraih penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2023 dari HR Asia, program penghargaan praktik Sumber Daya Manusia (SDM) terkemuka di Asia.

Penghargaan sebagai salah satu perusahaan terbaik untuk bekerja di Asia yang diraih PT Schneider Indonesia dicapai karena keberhasilannya mencetak skor di atas rata-rata pasar secara keseluruhan.

Terkhusus bagi Schneider Indonesia adalah nilai tinggi yang diraih pada kategori transformasi digital, budaya inklusif dan kolaboratif, serta komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan.

Hal tersebut mencerminkan sikap proaktif, upaya, dan komitmen berkelanjutan perusahaan untuk menciptakan iklim kerja yang efektif, suportif, berwawasan ke depan, dan setara bagi semua talenta perusahaan di semua lini kerja.

Transformasi digital dalam pengelolaan SDM Schneider Indonesia terwujud salah satunya melalui ‘Open Talent Market’, suatu sistem pengembangan karier bagi karyawan yang memanfaatkan kekuatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence).

Model tersebut menjadi kunci sukses dalam memfasilitasi perkembangan talenta internal sekaligus penerapan langsung komitmen berkelanjutan perusahaan untuk memanfaatkan teknologi dalam pembangunan SDM.

"Schneider Indonesia merasa terhormat dinobatkan sebagai salah satu Best Companies to Work for in Asia 2023 oleh majalah HR Asia untuk pertama kalinya. Penghargaan ini sebagai salah satu bukti komitmen kuat kami dalam mendorong dan mempromosikan keragaman, kesetaraan, dan inklusi, serta memprioritaskan keterlibatan karyawan, dan memastikan tempat kerja di mana individu dapat tumbuh dan berkembang,” terang Roberto Rossi, Cluster President Schneider Indonesia dan Timor Leste dalam keterangannya, ditulis Selasa (4/7/2023).

Untuk menjamin agar setiap talenta diberdayakan dalam menunaikan pekerjaannya, perusahaan senantiasa mengevaluasi bias kognitif dan perilaku yang tersembunyi, menutup kesenjangan pendapatan, dan mendukung karyawan-karyawannya untuk selalu terlibat dan diberdayakan untuk menyelesaikan pekerjaannya secara optimal.

Schneider Indonesia juga turut membuat beragam kemajuan yang signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang suportif, sebagaimana dinyatakan salah satunya melalui Kebijakan Global Family Leave 2.0.

baca juga

Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan karyawan menikmati waktu yang lebih lama dan berkualitas dengan keluarga dan orang terdekatnya – misalnya pemberian cuti bagi karyawati yang baru melahirkan waktu cuti selama 20 minggu (maternity leave), dan cuti selama 4 minggu bagi para karyawan yang istrinya baru melahirkan (paternity leave).

Selain itu, perusahaan juga memberikan cuti berbayar bagi karyawan yang ingin merawat keluarganya yang sakit selama 10 hari kerja, dan ini dikenal sebagai care leave.

Sejalan dengan Employee Value Proposition (EVP), perusahaan percaya bahwa “Great People makes Schneider Electric a Great Company”. Hal ini menjadi landasan perusahaan dalam melakukan berbagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang kolaboratif dan inklusif di mana karyawan diberdayakan untuk dapat unggul dan terus berinovasi.

“Penghargaan ini bertepatan dengan perjalanan Schneider Electric di Indonesia yang ke-50, di mana sebagai Impact Company, Schneider tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus memprioritaskan kesejahteraan dan pertumbuhan profesional talenta terbaik kami. Kami juga senantiasa melakukan evaluasi agar tetap up to date dengan kebutuhan generasi mendatang agar Schneider Indonesia tetap menjadi perusahaan pilihan di industri ini,” tutup Roberto.

Di Indonesia, ajang pemilihan perusahaan terbaik untuk bekerja di Asia yang dilakukan oleh HR Asia telah dimulai sejak tahun 2016, menarik minat dan partisipasi dari perusahaan yang masuk ke dalam jajaran Fortune 500, perusahaan multinasional, serta Badan Usaha Milik Negara/BUMN.

Dalam proses pemilihan, HR Asia menerapkan metode Total Engagement Assessment Model untuk menilai dan mengukur keterlibatan karyawan setiap perusahaan yang berpartisipasi, pada tiga pilar utama, yaitu: 1. Kepemimpinan dan Budaya, 2. Keterlibatan individu, dan 3. Dinamika tim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PIS Tekankan Transformasi SDM untuk Bisnis Berkelanjutan di Gelaran IHRS 2023

PIS Tekankan Transformasi SDM untuk Bisnis Berkelanjutan di Gelaran IHRS 2023

Bisnis | Kamis, 22 Juni 2023 | 20:11 WIB

Mengapa Menteri Luhut Prioritaskan Penggunaan Tenaga Kerja Asing dalam Proyek IKN?

Mengapa Menteri Luhut Prioritaskan Penggunaan Tenaga Kerja Asing dalam Proyek IKN?

Cianjur | Rabu, 14 Juni 2023 | 08:15 WIB

Brantas Abipraya Gelar Sertifikasi Kompetensi Kerja untuk Tingkatkan Talenta SDM

Brantas Abipraya Gelar Sertifikasi Kompetensi Kerja untuk Tingkatkan Talenta SDM

News | Selasa, 13 Juni 2023 | 14:31 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×