Komunitas Warteg Kenalkan Cita Rasa Nusantara Lewat Pembuatan Kue Sentiling

Iwan Supriyatna

Senin, 31 Juli 2023 | 07:46 WIB
Komunitas Warteg Kenalkan Cita Rasa Nusantara Lewat Pembuatan Kue Sentiling
Komunitas Warteg Kenalkan Cita Rasa Nusantara Lewat Pembuatan Kue Sentiling.

Suara.com - Indonesia merupakan negara yang terkenal akan ragam suku dan budayanya. Selain itu, kuliner khas negara maritim ini juga tak kalah saing di mata dunia.

Terbentang dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah di Indonesia pastinya memiliki penganan khas masing-masing. Hal itulah yang menjadi dasar bagi Komunitas Warung Tegal (Kowarteg) Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan kuliner sebagai upaya melestarikannya.

Simpatisan Ganjar Pranowo itu menggelar pelatihan pembuatan kue kricak atau kue sentiling kepada warga di Villa Gading Harapan, Kelurahan Babelan, Kecamatan Babelan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Hari ini mengajak ibu-ibu yang ada di sini untuk meningkatkan perkembangan kuliner yang saat ini sudah maju," ujar Korwil Kowarteg Indonesia di Jawa Barat Joko Dewo ditulis Senin (31/7/2023).

"Namanya kue kricak, mudah dibuat sekaligus dalam rangka ketahanan pangan nasional, bisa untuk keluarga, bisa ditawarkan ke para tetangga, karena ini makanan yang benar-benar hemat dan sehat," lanjut dia.

Joko berharap nantinya masyarakat akan makin mahir dalam membuat penganan khas daerah masing-masing. Apalagi, kue sentiling merupakan kue khas daerah Jawa yang mudah dibuat dan hemat dari segi biaya produksi.

Kudapan ini bisa disuguhkan untuk keluarga, tetangga, ataupun untuk dijadikan usaha. Selain bisa menikmati cita rasanya sebagai bagian dari ragam kuliner Nusantara, pelatihan ini juga bertujuan untuk melestarikan kue khas Jawa tersebut.

"Yang jelas kami bicara rasa Nusantara yang kami perkenalkan ini. Kami ajak ibu-ibu bisa usaha, cukup dengan bahan yang ada membuat makanan khas Nusantara yang bisa dihidangkan untuk keluarga. Alhamdulillah ibu-ibunya senang," jelas Joko.

Pelatihan itu mendapat sambutan yang baik dari para peserta. Seperti yang diungkapkan oleh Rochani (42). Dia mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan pembuatan kue sentiling.

baca juga

Menurut Rochani, kegiatan itu dapat menambah wawasan ibu-ibu daerah setempat tentang resep aneka kue khas Nusantara.

"Tanggapan saya untuk acara ini kita seneng bisa ngasih wawasan ke ibu-ibu biar bisa ngasih resep buat masak. Untuk Pak Ganjar semoga jadi presiden untuk 2024 agar kami pbisa dibantu untuk pelatihan usaha mikro kuliner," ungkap Rochani.

Pada kesempatan itu, Kowarteg Indonesia pun mengenalkan sosok Ganjar Pranowo calon Presiden 2024 kepada masyarakat setempat.

Para peserta tampak antusias mendukung Ganjar. Itu bisa terlihat dari semangat para sukarelawan dan warga dalam menggaungkan yel-yel "Kowarteg Indonesia untuk Ganjar Pranowo, 2024 Ganjar Presiden".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komunitas Warteg Indonesia Berikan Pelatihan Kuliner Untuk Ibu-Ibu Prasejahtera di Kebon Jeruk

Komunitas Warteg Indonesia Berikan Pelatihan Kuliner Untuk Ibu-Ibu Prasejahtera di Kebon Jeruk

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2023 | 08:20 WIB

Komunitas Warteg Lakukan Sejumlah Langkah Preventif Kasus DBD

Komunitas Warteg Lakukan Sejumlah Langkah Preventif Kasus DBD

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 13:46 WIB

Mau Buka Usaha Warteg? Investasinya Rp 200 Juta, Balik Modal Dalam Kurun Waktu 2 Tahun

Mau Buka Usaha Warteg? Investasinya Rp 200 Juta, Balik Modal Dalam Kurun Waktu 2 Tahun

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2023 | 07:03 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×