Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Mengenal Dedolarisasi, Upaya Berbagai Negara Lepas dari Pengaruh Dolar AS

M Nurhadi

Selasa, 29 Agustus 2023 | 08:00 WIB
Mengenal Dedolarisasi, Upaya Berbagai Negara Lepas dari Pengaruh Dolar AS
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Fenomena dedolarisasi kini mulai menjangkit negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Wacana dedolarisasi ini pun mulai disikapi dengan serius oleh Indonesia. Dijelaskan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo beberapa waktu lalu, pengertian dedolarisasi adalah tidak lagi menggantungkan perdagangan internasional bagi tiap-tiap negara dengan mata uang dolar

Indonesia sudah memulai langkah dedolarisasi dengan menggenjot mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) dalam perdagangan dengan negara mitra.

“Kata dasarnya dedolarisasi, artinya menggunakan mata uang selain dolar," ujarnya dalam konferensi pers April 2023 lalu. Hal yang sama juga banyak dilakukan oleh mitra dagang Indonesia. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi hubungan terhadap mata uang tunggal yakni dolar Amerika Serikat. 

Sementara itu, melansir Kemenkeu Learning Center disebutkan diskursus mengenai dedolarisasi, yaitu upaya menghilangkan/mengurangi penggunaan dolar Amerika Serikat oleh ekonomi suatu negara, dimulai sejak pertengahan tahun 2022 lalu.

Strategi dollar weaponisation yang dilakukan Amerika Serikat dengan membekukan lebih dari USD 300 miliar cadangan devisa Rusia dan mengeluarkan negara tersebut dari jaringan perbankan global (SWIFT) tidak berhasil menghentikan invasi Rusia ke Ukraina.

Sebaliknya, strategi tersebut direspon Rusia dengan menghentikan penggunaan mata uang USD untuk transaksi bilateral dengan negaranegara pendukungnya, termasuk Tiongkok, Brazil, dan India.

Tren dedolarisasi juga menjalar ke negara-negara lain, termasuk Indonesia. Tingginya tingkat inflasi dan tumbangnya beberapa bank memicu kekhawatiran akan stabilitas pasar keuangan Amerika Serikat. Dedolarisasi kemudian dianggap sebagai langkah yang perlu untuk meminimalisir efek rambatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Di Indonesia, Bank Indonesia dalam beberapa waktu terakhir terlihat cukup gencar mengakselerasi penggunaan Local Currency Settlement (LCS) untuk mengurangi ketergantungan terhadap USD.

Namun demikian, tren dedolarisasi sepertinya belum mampu mengguncang supremasi USD sebagai mata uang global. Data IMF menunjukkan bahwa porsi cadangan devisa dalam mata uang USD hanya sedikit mengalami penurunan, dari 58.80% pada akhir kuartal IV 2021 menjadi 58.36% pada kuartal IV 2022.

baca juga

Menariknya, penurunan ini tidak diimbangi penguatan porsi mata uang utama lainnya. Porsi cadangan devisa dalam mata uang Euro (mata uang terkuat kedua setelah USD) justru mengalami penurunan sebesar 0.12% dalam periode yang sama.

Demikian halnya dengan porsi mata uang Renminbi yang turun sebesar 0.11% dan Yen yang turun 0.01%. Kenaikan terbesar dialami mata uang lainnya, yakni naik sebesar 0.34%. Data ini menunjukkan bahwa dominasi USD masih belum tergoyahkan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Ditinggalkan di Kawasan ASEAN, Langkah Menuju Kemandirian Ekonomi?

Dolar AS Ditinggalkan di Kawasan ASEAN, Langkah Menuju Kemandirian Ekonomi?

Your Say | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 11:29 WIB

Berlaku November, Eksportir Tak Simpan Dolar di RI Bakal Kena Sanksi

Berlaku November, Eksportir Tak Simpan Dolar di RI Bakal Kena Sanksi

Bisnis | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 15:29 WIB

Selamat Tinggal Dolar! RI, Malaysia dan Thailand Sepakat Pakai Uang Lokal

Selamat Tinggal Dolar! RI, Malaysia dan Thailand Sepakat Pakai Uang Lokal

Bisnis | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 14:06 WIB

Penggunaan Dolar AS Antar Negara BRICS Turun Drastis, Keuntungan Naik Enam Kali Lipat

Penggunaan Dolar AS Antar Negara BRICS Turun Drastis, Keuntungan Naik Enam Kali Lipat

Bisnis | Rabu, 23 Agustus 2023 | 11:47 WIB

Nilai Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Risiko Masih Mengintai

Nilai Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Risiko Masih Mengintai

Bisnis | Rabu, 16 Agustus 2023 | 10:14 WIB

Sentimen Internal Positif, Kurs Rupiah Tertekan Karena Data Inflasi AS

Sentimen Internal Positif, Kurs Rupiah Tertekan Karena Data Inflasi AS

Bisnis | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 09:57 WIB

Terkini

Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi

Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon

Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:45 WIB

KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang

KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Pihak Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Kematian Sutrimo dan Eksumasi Kepolisian

Pihak Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Kematian Sutrimo dan Eksumasi Kepolisian

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:42 WIB

11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan

11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat

Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda

Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Jangan Keluar Saat Magrib! Kisah Mengerikan Urang Bunian Segera Hantui Bioskop

Jangan Keluar Saat Magrib! Kisah Mengerikan Urang Bunian Segera Hantui Bioskop

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa

Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa

Bali | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:34 WIB

×