Sentimen Internal Positif, Kurs Rupiah Tertekan Karena Data Inflasi AS

M Nurhadi

Jum'at, 11 Agustus 2023 | 09:57 WIB
Sentimen Internal Positif, Kurs Rupiah Tertekan Karena Data Inflasi AS
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Analis pasar uang, Lukman Leong, mengungkapkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) disebabkan oleh kenaikan data inflasi AS dalam tahunan (year on year / yoy) menjadi 3,2 persen, meningkat dari sebelumnya 3,0 persen.

Lukman Leong mengatakan, "Rupiah melemah setelah data menunjukkan inflasi AS yang naik pertama kalinya dalam setahun, meskipun hanya sedikit di bawah perkiraan sebesar 3,3 persen. Ini diikuti oleh pernyataan Presiden The Fed (Federal Reserve) San Francisco, Mary Daly, yang membuat dolar AS pulih dari penurunan awal." Lukman Leong memberikan pernyataan ini ketika dihubungi oleh ANTARA di Jakarta pada hari Jumat.

Mengutip dari Antara, ia juga menjelaskan bahwa sentimen dari dalam negeri masih relatif positif. Namun, saat ini, rupiah dan mata uang regional lainnya tertekan oleh penguatan dolar dan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi China.

Sebelumnya, pengamat pasar uang, Ariston Tjendra, menjelaskan bahwa jika data inflasi AS menunjukkan penurunan di bawah 3,0 persen (seperti pada bulan Juni 2023), hal ini dapat mendorong pelemahan dolar AS karena Federal Reserve dapat melonggarkan kebijakan suku bunga tinggi. Dia juga menambahkan, "Hal yang sama berlaku sebaliknya."

Dolar AS bertahan hampir stabil terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan hari Kamis. Hal ini disebabkan oleh para investor yang mengamati laporan mengenai indeks harga konsumen (IHK) AS, yang menunjukkan kenaikan moderat pada bulan Juli 2023.

Indeks dolar, yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama lainnya, naik tipis 0,03 persen menjadi 102,5222 pada akhir perdagangan.

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan bahwa IHK AS naik sebanyak 0,2 persen pada bulan lalu, sejajar dengan kenaikan pada bulan Juni. Dalam kurun waktu 12 bulan hingga Juli, IHK AS meningkat sebesar 3,2 persen dari kenaikan 3,0 persen pada bulan Juni, yang merupakan tingkat pertumbuhan tahunan terendah sejak Maret 2021.

Sementara itu, IHK inti, yang tidak memasukkan harga pangan dan energi, juga naik sebanyak 0,2 persen pada bulan Juli, sama seperti kenaikan pada bulan sebelumnya. Dalam kurun waktu 12 bulan, IHK inti tumbuh sebesar 4,7 persen setelah naik 4,8 persen pada bulan Juni.

"Economist senior EY-Parthenon, Lydia Boussour, menyatakan, "Laporan IHK untuk bulan Juli memberikan bukti yang lebih kuat bahwa tekanan inflasi telah melandai," saat berbicara pada hari Kamis, 10 Agustus 2023.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Selangkah Lagi Adaptasi CBDC, Apa Kabar Rupiah Digital Indonesia?

Rusia Selangkah Lagi Adaptasi CBDC, Apa Kabar Rupiah Digital Indonesia?

Bisnis | Kamis, 10 Agustus 2023 | 23:16 WIB

Daftar 10 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi, Profesi Calon Suami Dewi Perssik Urutan Berapa?

Daftar 10 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi, Profesi Calon Suami Dewi Perssik Urutan Berapa?

Lifestyle | Kamis, 10 Agustus 2023 | 11:35 WIB

Mengenal Apa Itu Uang Rupiah Digital, Sedang Digodok Bank Indonesia

Mengenal Apa Itu Uang Rupiah Digital, Sedang Digodok Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2023 | 16:14 WIB

Ranking Utang AS Turun, Investor Diprediksi Tinggalkan Aset Berisiko

Ranking Utang AS Turun, Investor Diprediksi Tinggalkan Aset Berisiko

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2023 | 09:52 WIB

Aliran Modal Asing Deras Masuk Rp 700 Miliar di Minggu Keempat Juli

Aliran Modal Asing Deras Masuk Rp 700 Miliar di Minggu Keempat Juli

Bisnis | Minggu, 30 Juli 2023 | 09:08 WIB

Dolar AS Melemah Efek Inflasi, Harga Emas Rebound

Dolar AS Melemah Efek Inflasi, Harga Emas Rebound

Bisnis | Sabtu, 29 Juli 2023 | 06:49 WIB

Terkini

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

×