Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Delta Dunia Makmur Serok Laba Bersih Rp77 Miliar di Paruh Pertama Tahun Ini

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 01 Oktober 2023 | 06:59 WIB
Delta Dunia Makmur Serok Laba Bersih Rp77 Miliar di Paruh Pertama Tahun Ini
Ilustrasi. Emiten kontraktor batu bara PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) mencatatkan meraup laba bersih sebesar US$4,92 juta atau setara dengan Rp73,84 miliar (Rp15.000) pada semester I tahun ini.

Suara.com - Emiten kontraktor batu bara PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) mencatatkan meraup laba bersih sebesar US$5 juta atau setara dengan Rp77,63 miliar (Rp15.000) pada semester I tahun ini.

Mengutip laporan keuangan perseroan Minggu (1/10/2023) total pendapatan meningkat menjadi USD0,86 miliar (Rp13,35 triliun), meningkat signifikan sebesar 19% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Begitu juga dengan kinerja operasional yang kuat ditunjukkan dengan menghasilkan 286 juta bank cubic meter (bcm), peningkatan volume overburden (OB) sebesar 10% YoY, dan 42 juta metrik ton (MT) batu bara, peningkatan produksi batu bara sebesar 2% YoY.

Sementara EBITDA naik menjadi USD175 juta (Rp2,71 triliun), meningkat 7% YoY, menunjukkan kekuatan operasional Grup.

Terlepas dari tantangan industri, DOID mempertahankan marjin yang kuat, dengan sedikit penurunan sebesar 3% YoY, yang terutama disebabkan oleh tekanan inflasi dalam operasional di Indonesia. 

Dian Andyasuri, Direktur Delta Dunia Group mengatakan di tengah tantangan yang berat, perseroan tidak hanya berhasil melewati badai tetapi juga mencatatkan pertumbuhan pendapatan.

"Hasil di semester I 2023 mencerminkan transformasi bisnis utama kami, seiring dengan upaya diversifikasi sumber pendapatan," kata Dian.

Pada semester pertama tahun ini, lanjut Dian perseroan mencapai perubahan signifikan dalam komposisi pendapatan, dengan batu bara Metalurgi dan Infrastruktur berkontribusi sebesar 18%, menandai langkah signifikan untuk mengurangi proporsi pendapatan yang berasal dari produksi batu bara termal, yang sekarang mencapai 82%. 

Sementara itu laba bersih sedikit menurun menjadi USD5 juta (Rp77,63 miliar), turun 13% YoY, sebagian besar disebabkan peningkatan pendanaan yang lebih tinggi akibat dari kenaikan London Inter-Bank Offered Rate (LIBOR).

baca juga

Sedangkan belanja modal (Capex) sebesar USD44 juta (Rp683,14 miliar), penurunan sebesar 47% YoY, hasil keberhasilan penyelesaian beberapa proyek di Indonesia.

Arus Kas Operasional (OCF) meningkat menjadi USD143 juta (Rp2,22 triliun) karena peningkatan EBITDA sehingga menghasilkan Arus Kas Bebas (FCF) yang positif sebesar USD105 juta (Rp1,63 triliun).

Saldo kas sebesar USD218 juta (Rp3,38 triliun) pada akhir semester I 2023.

Dari sisi kesehatan keuangan yang kuat dengan rasio Utang Bersih terhadap EBITDA sebesar 1,99x, terendah dalam lima tahun terakhir, mencerminkan manajemen keuangan yang hati-hati dan disiplin dalam industri yang padat modal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joss! Hexindo Adiperkasa Bakal Tebar Dividen Rp619 Miliar ke Investor

Joss! Hexindo Adiperkasa Bakal Tebar Dividen Rp619 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 29 September 2023 | 15:17 WIB

Bikin Geleng-geleng! Emiten Emas Sandiaga Uno Gigit Jari Kantongi Rugi Rp762,6 Miliar

Bikin Geleng-geleng! Emiten Emas Sandiaga Uno Gigit Jari Kantongi Rugi Rp762,6 Miliar

Bisnis | Jum'at, 29 September 2023 | 13:57 WIB

Smartfren Akui Lakukan PHK ke Pekerja

Smartfren Akui Lakukan PHK ke Pekerja

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 12:57 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB