Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Sejarah Hari Oeang, dari Barter Hingga Digitalisasi Seperti SeaBank

Iwan Supriyatna

Senin, 30 Oktober 2023 | 14:01 WIB
Sejarah Hari Oeang, dari Barter Hingga Digitalisasi Seperti SeaBank
Ilustrasi uang (Piaxabay.com/nattanan23)

Suara.com - Indonesia memperingati Hari Oeang atau Uang pada 30 Oktober setiap tahunnya. Momen tersebut merujuk pada peristiwa diluncurkannya Rupiah sebagai mata uang resmi Republik Indonesia pada 30 Oktober 1946.

Tidak bisa dipungkiri uang merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini, uang masih menjadi alat tukar terpenting yang digunakan di seluruh dunia dalam proses transaksi jual-beli.

Namun sebagai alat tukar, ada sejarah panjang tentang kemunculan uang hingga akhirnya bertransformasi ke arah digital seperti saat ini.

Pada periode waktu 794 hingga 1.200 sebelum masehi (SM) uang logam koin standar muncul di Eropa Barat, lalu sekitar 700 masehi (M) di China mulai berkembang perpindahan uang dari koin logam menuju uang kertas karena bahan dasar pembuatan uang koin yang dinilai lebih mahal.

Seiring dengan perkembangan teknologi, jenis alat pembayaran mengalami berbagai perubahan. Sekitar tahun 1970-an kartu debit diperkenalkan ke publik sebagai alat transaksi keuangan terutama bagi masyarakat yang telah menjadi nasabah bank, lalu diikuti dengan kemunculan kartu kredit beberapa tahun kemudian.

Kini seiring dengan transformasi digital, cara membayar dalam transaksi jual beli juga ikut bertambah dengan munculnya fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan transfer melalui aplikasi bank digital.

Dalam hal transformasi digital, bukan hanya jenis layanan dan produknya saja yang berubah namun juga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bank dengan layanan digital terus berubah menuju tren positif.

Setidaknya hal itu dapat dilihat dari meningkatnya jumlah nasabah bank dengan layanan digital seperti SeaBank Indonesia hingga saat ini.

Direktur Utama PT. Bank Seabank Indonesia Sasmaya Tuhuleley menjelaskan bahwa jumlah nasabah baru SeaBank bertambah setiap harinya.

baca juga

“Setiap hari jumlah nasabah SeaBank terus meningkat. Hal ini artinya masyarakat makin percaya dengan bank layanan digital. Mereka juga merasakan keuntungan contohnya dari besaran bunga kami, serta kemudahan layanan yang kami berikan seperti gratis transfer hingga produk investasi kami,” kata Sasmaya ditulis Senin (30/10/2023).

Semakin masifnya transformasi digital dalam sektor layanan keuangan juga terlihat dari bertambahnya jumlah aktivitas nasabah di dalam aplikasi SeaBank.

Aktivitas digital yang dimaksud seperti pembayaran melalui fitur QRIS, transfer ke berbagai bank dan membuka deposito hanya dari dalam aplikasi.

Hal itu sejalan dengan misi SeaBank Indonesia yakni untuk melayani masyarakat yang belum terlayani oleh perbankan atau serve the underserved.

Selain itu, upaya SeaBank Indonesia juga sejalan dengan misi pemerintah guna mewujudkan perekonomian Indonesia yang lebih inklusif untuk seluruh masyarakat.

“Kami selalu memegang komitmen misi kami dari awal hingga saat ini, to serve the underserve. Transformasi digital di layanan keuangan seperti yang kami lakukan di SeaBank sangat mendukung misi tersebut, harapannya sesuai dengan target pemerintah, kami ingin ekonomi yang benar-benar inklusif bisa terwujud di Indonesia,” terang Sasmaya.

Lebih lanjut, transformasi digital dalam layanan keuangan juga bersumbangsih untuk mengoptimalkan para pelaku UMKM.

Kemudahan setelah melakukan transformasi digital dalam layanan keuangan dirasakan oleh masyarakat termasuk pelaku UMKM, contohnya Salsabila Maharani, seorang Ibu dan pelaku UMKM toko Kue Lemon Inch di Jakarta.

Sejak menjadi nasabah SeaBank, Rani menjadi mudah melakukan transfer ke karyawan dan vendor bahan keunya. Ia juga bisa menyelesaikan berbagai pembayaran tagihan hanya melalui handphone tanpa dikenakan biaya sama sekali.

“Kesibukan saya sebagai Ibu dan pelaku UMKM membuat waktu saya terbatas banget, untungnya sekarang ada bank digital seperti SeaBank yang memudahkan saya tinggal buka aplikasi untuk urus ini itu, mulai dari transfer ke supplier dan karyawan, sampai membayar berbagai tagihan rumah tangga,” ujar Rani.

Tak sampai di situ, efek transformasi digital di layanan keuangan juga dirasakan Emanuel Kolo, seorang warga yang berprofesi sebagai karyawan penggerak jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.

Munculnya bank dengan layanan digital memudahkannya mendapatkan akses perbankan tanpa harus jauh-jauh mencari kantor cabang atau mesin ATM. Ia pun merasa lebih untuk setelah menabung di SeaBank karena sistem bunga cair setiap hari.

“Ketika pertama menabung di SeaBank ternyata setiap hari ada bunganya. Itu yang juga membuat saya tertarik. Saya kemudian ceritakan ke keluarga, ternyata ada juga yang langsung minta dibuatkan rekening SeaBank,” kata Emanuel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah SD Ngaku Dapat Uang Jajan Rp 200 Juta, Netizen: Ini Celine Anak Crazy Rich?

Bocah SD Ngaku Dapat Uang Jajan Rp 200 Juta, Netizen: Ini Celine Anak Crazy Rich?

Hits | Senin, 30 Oktober 2023 | 12:39 WIB

Etikanya di Mana? Daftar Perilaku Menyebalkan di ATM yang Bikin Harus Ekstra Sabar

Etikanya di Mana? Daftar Perilaku Menyebalkan di ATM yang Bikin Harus Ekstra Sabar

Your Say | Senin, 30 Oktober 2023 | 10:45 WIB

Banten Rawan Politik Uang di Pemilu 2024, Ada di Urutan 4 Nasional

Banten Rawan Politik Uang di Pemilu 2024, Ada di Urutan 4 Nasional

Banten | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 18:55 WIB

Terkini

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:54 WIB

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:44 WIB