Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 02 November 2023 | 19:11 WIB
Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, panen padi. (Dok: Kementan)

Suara.com - Sektor pertanian menjadi perhatian utama pemerintahan Joko Widodo sejak ia menjabat sebagai presiden. Salah satu visi yang diusungnya sejak pencalonan dirinya adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional bagi seluruh rakyat Indonesia.

Untuk mewujudkan misi ini, tentu fokus utama diarahkan kepada petani, yang merupakan ujung tombak ketahanan dan kedaulatan pangan. Bentuk nyata dukungan kepada petani adalah penyediaan pupuk, yang bertujuan untuk memaksimalkan panen raya kebutuhan pangan bagi masyarakat.

Untuk penyediaan pupuk, Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim), yang merupakan salah satu holding Pupuk Indonesia mendapatkan mandat dari pemerintah  untuk memproduksi dan menyalurkan pupuk subsidi sesuai dengan wilayah tanggung jawab yang telah ditentukan. Dalam upaya menjaga distribusi pupuk sampai pada petani secara tepat sasaran, maka Pupuk Kaltim memiliki komitmen, salah satunya dengan mengutamakan langkah pengamanan distribusi pupuk subsidi.

"Kami selalu memastikan ketersediaan stok di gudang Pupuk Kaltim hingga proses penyaluran ke level distributor bahkan kios, agar selalu terjaga melalui pengiriman berkala ke wilayah yang menjadi tanggung jawab kami dengan selalu menjalan prinsip 6 Tepat, yakni Tepat Jenis, Jumlah, Harga, Tempat, Waktu dan Mutu," ujar Direktur Utama PT Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, kepada Suara.com, Selasa (31/10/2023).

Untuk tujuan memaksimalkan ketahanan pangan, jumlah pasokan pupuk subsidi yang disiapkan oleh Pupuk Kaltim sudah disesuaikan dengan alokasi yang telah diatur oleh pemerintah lewat Kementrian Pertanian di tiap wilayah, sebagai acuan penebusan pupuk oleh petani yang memang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah.

"Dengan cara ini, kami bisa mengukur sekaligus menjamin penyaluran pupuk bersubsidi sudah tepat sasaran hingga tiba ke tangan petani," ujarnya.

Sebagai langkah lebih lanjut untuk memastikan pengamanan penyaluran pupuk sampai kepada para petani yang berhak mendapatkannya, Pupuk Kaltim secara proaktif menjalin kerjasama secara intens bersama instansi lembaga lain dalam mengatasi isu penyelewengan yang ada.

Selain penyaluran pupuk sesuai dengan prinsip 6 Tepat, berikut strategi dan inovasi yang dikembangan Pupuk Kaltim dalam mewujudkan ketahanan pangan, yaitu:

Meningkatkan Produktivitas Petani

Pupuk Kaltim memiliki komitmen untuk terus menjaga ketahanan pangan nasional demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang lebih baik setiap tahunnya. Hal ini selaras dengan komitmen pemerintah untuk juga terus giat mendukung produktivitas pertanian Tanah Air agar terwujud kemandirian pangan.

Produktivitas pertanian merupakan faktor yang sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kami berupaya untuk menciptakan ekosistem pertanian mandiri yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, dengan terus meninjau kecakapan para petani dalam mengelola lahannya melalui program pendampingan," ujar Budi, ketika ditanya soal kerja sama yang dilakukan Pupuk Kaltim dengan petani.

Adapun program yang telah dijalankan oleh Pupuk Kaltim untuk mendukung ketahanan pangan nasional adalah Program Makmur atau Mari Kita Majukan Usaha Rakyat dan Agrosolution.

Program-program yang telah dilakukan Pupuk Kaltim sejak 2020 ini tidak hanya fokus pada pasokan pupuk, tetapi juga mencakup aspek-aspek penting lainnya, seperti pelatihan petani, pemantauan hasil panen, dan bantuan teknis.

"Dengan pendekatan ini, Pupuk Kaltim dapat membantu petani meningkatkan produktivitas mereka secara berkelanjutan, yang juga akan mendukung produksi pangan yang lebih besar dan diversifikasi hasil pertanian," kata Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usaha Binaan Pupuk Kaltim Siap Gali Potensi di Pasar Global

Usaha Binaan Pupuk Kaltim Siap Gali Potensi di Pasar Global

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2023 | 16:39 WIB

Pupuk Kaltim Tanam 7.489 Bibit Pohon Buah Tropika untuk Tekan Emisi Karbon

Pupuk Kaltim Tanam 7.489 Bibit Pohon Buah Tropika untuk Tekan Emisi Karbon

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2023 | 15:03 WIB

Mahyeldi Sebut Jokowi Apresiasi Geliat Sektor Pertanian Sumatera Barat

Mahyeldi Sebut Jokowi Apresiasi Geliat Sektor Pertanian Sumatera Barat

Sumbar | Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:20 WIB

Sektor Pertanian Masih jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Sektor Pertanian Masih jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Bisnis | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 17:51 WIB

Pupuk Kaltim Sharing Session ke Insinyur Kimia Terkait Keselamatan Kerja dan Peningkatan Produksi Migas

Pupuk Kaltim Sharing Session ke Insinyur Kimia Terkait Keselamatan Kerja dan Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 15:12 WIB

Pupuk Kaltim Tanam Ratusan Bibit Pohon Program Community Forest

Pupuk Kaltim Tanam Ratusan Bibit Pohon Program Community Forest

Bisnis | Senin, 18 September 2023 | 12:47 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB