Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 02 November 2023 | 19:11 WIB
Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, panen padi. (Dok: Kementan)

Ia menyebut, dalam kedua program ini, Pupuk Kaltim memberikan edukasi mendalam terkait pemupukan yang efektif dan efisien dengan mengoptimalkan penggunaan pupuk selain pupuk subsidi.

"Per September 2023, kami telah berhasil mencatatkan realisasi 48.585 hektare lahan, dengan jumlah petani yang bergabung mencapai 17.682 orang," kata Budi.

Kedua program ini telah berkembang di berbagai wilayah Indonesia, dan pada 2023, Pupuk Kaltim diamanatkan untuk mengelola Program Makmur di seluruh Sulawesi, seluruh Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, NTB, NTT dan Papua Barat.

Roadmap Transformasi Jadi Kunci Sukses

Selain melakukan pendekatan edukatif dan ekonomi dengan petani, Pupuk Kaltim memiliki strategi inovasi lain dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Sebagai produsen pupuk Urea terbesar di Asia Tenggara, Pupuk Kaltim perlu memiliki arah tujuan bisnis yang berkelanjutan dan terus mampu menopang ketahanan pangan nasional secara lebih baik. Karena itu, Pupuk Kaltim menyusun roadmap transformasi yang tepat sebagai kunci bagi perusahaan untuk berhasil, tidak hanya untuk masa sekarang, tetapi juga di masa yang akan datang.

"Kami telah menyusun roadmap 40 tahun ke depan, yang mana Pupuk Kaltim akan mengembangkan hilirisasi industri petrokimia yang berbasis renewable resources. Hal ini bertujuan untuk mencapai dominasi pasar di wilayah Asia Pasifik," ujar Budi.

Dominasi pasar di wilayah Asia Pasifik, menurutnya, akan dilakukan melalui 3 pilar dalam prinsip Growth Strategy, yakni Operational and Supply Chain Excellence, yang merupakan keunggulan operasional dan rantai pasok melalui efisiensi energi dan optimalisasi infrastruktur, kemudian Diversification Excellence, yaitu keunggulan diversifikasi dengan mengembangkan bisnis di sektor hilirisasi petrokimia serta energi terbarukan, dan ketiga, Geographical Expansion Excellence, yaitu keunggulan jangkauan pasar dengan meningkatkan kapasitas domestik dan ekspansi di pasar global.

Ketiga strategi ini diterapkan perusahaan dengan tujuan untuk meraih keseimbangan antara lima aspek pada prinsip 5P, yaitu People, Planet, Partnership, Peace dan Prosperity.

"Salah satu langkah strategis yang telah kami tempuh juga untuk menggenjot performa produksi untuk menjawab kebutuhan pupuk nasional kedepannya adalah melalui proyek pabrik di Fak-fak, Papua Barat," ujar Budi.

Menurutnya, Pupuk Kaltim diberikan mandat oleh pemerintah untuk membangun pabrik urea baru di Fakfak, Papua Barat, yang merupakan Proyek Strategis Nasional, berkapasitas 1,15 juta ton Urea dan 825.000 ton Amoniak.

"Pembangunan pabrik ini selain menyediakan basis yang baik bagi ambisi Pupuk Kaltim di kancah Asia Pasifik, juga semakin menguatkan peran Pupuk Kaltim dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pemberdayaan sosial-ekonomi Indonesia Timur," ujar Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usaha Binaan Pupuk Kaltim Siap Gali Potensi di Pasar Global

Usaha Binaan Pupuk Kaltim Siap Gali Potensi di Pasar Global

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2023 | 16:39 WIB

Pupuk Kaltim Tanam 7.489 Bibit Pohon Buah Tropika untuk Tekan Emisi Karbon

Pupuk Kaltim Tanam 7.489 Bibit Pohon Buah Tropika untuk Tekan Emisi Karbon

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2023 | 15:03 WIB

Mahyeldi Sebut Jokowi Apresiasi Geliat Sektor Pertanian Sumatera Barat

Mahyeldi Sebut Jokowi Apresiasi Geliat Sektor Pertanian Sumatera Barat

Sumbar | Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:20 WIB

Sektor Pertanian Masih jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Sektor Pertanian Masih jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Bisnis | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 17:51 WIB

Pupuk Kaltim Sharing Session ke Insinyur Kimia Terkait Keselamatan Kerja dan Peningkatan Produksi Migas

Pupuk Kaltim Sharing Session ke Insinyur Kimia Terkait Keselamatan Kerja dan Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 15:12 WIB

Pupuk Kaltim Tanam Ratusan Bibit Pohon Program Community Forest

Pupuk Kaltim Tanam Ratusan Bibit Pohon Program Community Forest

Bisnis | Senin, 18 September 2023 | 12:47 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB