Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Berdayakan Potensi SDA, GGN Gelar Workshop Inovasi dan Packaging Olahan Pisang Bagi Warga Lumajang

Iwan Supriyatna

Kamis, 09 November 2023 | 06:43 WIB
Berdayakan Potensi SDA, GGN Gelar Workshop Inovasi dan Packaging Olahan Pisang Bagi Warga Lumajang
Workshop inovasi dan packaging olahan pisang bagi warga Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Suara.com - Sumber daya alam (SDA) yang ada di Indonesia melimpah ruah dari Sabang sampai Merauke. Jika dimanfaatkan sebaik mungkin, kekayaan alam itu mampu memberikan penghidupan bagi segenap individu yang ada di dalamnya.

Termasuk daerah Lumajang, salah satu Kabupaten di Jawa Timur tersebut mampu menghasilkan komoditas buah pisang dalam jumlah yang banyak. Sehingga Kabupaten Lumajang pun dikenal sebagai Kota Pisang.

Melihat potensi yang ada, Gus Gus Nusantara (GGN) Dukung Ganjar kemudian menginisiasi digelarnya workshop inovasi dan packaging olahan pisang bagi warga Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Koordinator Wilayah (Korwil) GGN Jatim Muhammad Alwi Hasan mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan SDA yang ada guna menciptakan peluang usaha berbasis UMKM.

"Ini merupakan gagasan atau program utama dari Bapak Ganjar perekonomian dari desa. Ke depannya nanti inshaAllah arus perekonomian dimulai dari desa mengandalkan UMKM di desa-desa," ujar Alwi ditulis Kamis (9/11/2023).

"Dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan di desa-desa atau supaya masyarakat di desa ini untuk berusaha berinovasi untuk daerahnya masing-masing tidak usah merantau," lanjut dia.

Buah pisang diolah sedemikian rupa menjadi suatu produk inovasi baru agar nilai jualnya semakin tinggi di pasaran. Salah satunya yaitu diolah menjadi keripik pisang.

Camilan sehat satu ini juga tentunya harus dikemas sebagus mungkin untuk menambah daya tarik para konsumen.

"Karena kalau olahan pisang ini hanya dikemas plastik biasa tidak mengikuti tren di pasaran daya jualnya juga melemah, kalau dalam mengemas olahan pisang ini baik bisa masuk ke mal-mal. InshaAllah pisang dari Randuagung bisa di ekspor ke luar," jelas Gus Alwi.

baca juga

Menurut dia, para peserta sangat antusias mengikuti workshop tersebut. Alwi pun mengakui bahwa dukungan terhadap pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud makin meluas jelang Pemilu 2024.

"Alhamdulillah antusias masyarakat sangat baik, dan mereka alhamdulillah makin mendekati pemilu ini Bapak Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dukungannya makin meluas," pungkas dia.

Dalam kesempatan itu, GGN dan para hadirin turut melakukan selawat dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.

Mereka juga mendoakan kemenangan untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024. Dengan semangat yang membara, mereka meneriakkan yel-yel "2024, Ganjar-Mahfud Presidenku" dengan suara lantang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Rohandi, Pembuat Keripik Pisang Narkoba di Bantul Sempat Dikira Pengangguran

Profil Rohandi, Pembuat Keripik Pisang Narkoba di Bantul Sempat Dikira Pengangguran

Lifestyle | Minggu, 05 November 2023 | 19:32 WIB

Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly

Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 19:30 WIB

Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba

Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 15:18 WIB

Terkini

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:09 WIB

Wisatawan Indonesia Kini Lebih Mudah Pesan Hotel di Luar Negeri, Cukup Pakai Aplikasi

Wisatawan Indonesia Kini Lebih Mudah Pesan Hotel di Luar Negeri, Cukup Pakai Aplikasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:54 WIB

Catat Tanggalnya! Danamon Siapkan "Hujan Kejutan" Sambut HUT ke-70

Catat Tanggalnya! Danamon Siapkan "Hujan Kejutan" Sambut HUT ke-70

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:47 WIB

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:12 WIB

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:07 WIB

Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia

Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:01 WIB

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:54 WIB

Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025

Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:51 WIB

Kemendag Tagih PLN Penuhi Hak Pelanggan Korban Pemadaman, Kompensasi Masih Tunggu Investigasi

Kemendag Tagih PLN Penuhi Hak Pelanggan Korban Pemadaman, Kompensasi Masih Tunggu Investigasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:50 WIB

×