Profil Rohandi, Pembuat Keripik Pisang Narkoba di Bantul Sempat Dikira Pengangguran

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 05 November 2023 | 19:32 WIB
Profil Rohandi, Pembuat Keripik Pisang Narkoba di Bantul Sempat Dikira Pengangguran
Bareskrim Polri ungkap kasus narkoba dari pabrik keripik pisang di Bantul, Jumat (3/11/2023). [Kontributor/Julianto]

Suara.com - Polisi baru saja membongkar modus baru peredaran narkoba, yakni melalui keripik pisang dan cairan bernama happy water. Adapun salah satu lokasinya yaitu terletak di Yogyakarta.

Pembuatan keripik pisang narkoba tersebut berlokasi di sebuah rumah kontrakan di Padukuhan Pelem Kidul, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Rumah yang diketahui milik Wahyuni (66) ini dikontrak oleh pelaku bernama Rohandi, warga DKI Jakarta yang sudah tinggal selama satu bulan. Rohandi sendiri menjadi pembuat keripik pisang narkoba tersebut.

Lantas, seperti apakah profil dari Rohandi, pembuat keripik pisang narkoba Bantul yang dikira pengangguran?

Profil Rohandi

Wahyuni menuturkan, hampir setiap hari rumah yang ditempati oleh Rohandi selalu dalam keadaan tertutup. Rohandi hanya keluar rumah pada saat mencari makan. Ia juga menyebut Rohandi membeli makan di angkringan dan warung pempek.

Pada saat memperhatikan rutinitas Rohandi yang seperti itu, Wahyuni sempat mengira bahwa R merupakan pengangguran. Karena tidak ada gerak-gerik R yang janggal, Wahyuni pun tidak ingin berprasangka buruk kepada R.

Sosok Rohandi yang sebenarnya baru terkuak pada Kamis (2/11/2023). Rohandi ternyata terlibat peredaran narkoba. Fakta bahwa Rohandi merupakan pembuat keripik pisang narkoba sontak mengejutkan pemilik kontrakan. 

Ia mengetahui ada penggerebekan di rumahnya setelah diberitahu oleh tetangganya. Wahyuni juga sempat menyaksikan detik-detik Rohandi diringkus kepolisian.

baca juga

Rohandi sendiri merupakan salah satu dari delapan orang yang ditangkap oleh polisi terkait peredaran narkoba dengan modus baru. Kasus tersebut diungkap oleh Bareskrim Polri.

Pelaku menjual keripik pisang narkoba dan happy water dengan harga tinggi. Keripik pisang narkoba tersebut dijual dalam berbagai kemasan mulai dari 50 hingga 500 gram.

Barang tersebut dijual dengan harga Rp 1,5 juta sampai Rp 6 juta. Sementara itu, untuk happy waternya dijual dengan harga Rp 1,2 juta. Semua barang-barang tersebut dijual melalui internet.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) DIY Brigjen Pol R Slamet Santoso menjelaskan keripik pisang narkoba dan happy water dibuat dari campuran beberapa jenis narkotika. Ia menyebut happy water dikonsumsi dengan cara meneteskan cairan ke minuman atau makanan.

Akibat dari perbuatannya, Rohandi dan tersangka lainnya dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang mengedarkan narkotika golongan I.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly

Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 19:30 WIB

Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba

Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 15:18 WIB

Detik-detik Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Di Iran Kebakaran, 32 Orang Tewas Terpanggang

Detik-detik Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Di Iran Kebakaran, 32 Orang Tewas Terpanggang

News | Sabtu, 04 November 2023 | 09:39 WIB

HYBE Labels Bantah Rumor BTS Terkait Kasus Narkoba Lee Sun Gyun dan G-Dragon

HYBE Labels Bantah Rumor BTS Terkait Kasus Narkoba Lee Sun Gyun dan G-Dragon

Your Say | Minggu, 29 Oktober 2023 | 13:47 WIB

3 Fakta Mengejutkan Skandal Narkoba Lee Sun Kyun dan G-Dragon

3 Fakta Mengejutkan Skandal Narkoba Lee Sun Kyun dan G-Dragon

Your Say | Minggu, 29 Oktober 2023 | 09:45 WIB

Terkini

6 Rekomendasi Sandal Jelly Wanita Modis, dari Rp30 Ribuan hingga Premium

6 Rekomendasi Sandal Jelly Wanita Modis, dari Rp30 Ribuan hingga Premium

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:25 WIB

6 Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah yang Terbuka Lebar, Bye Jerawat dan Komedo

6 Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah yang Terbuka Lebar, Bye Jerawat dan Komedo

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Museum Blambangan dan Artefak Tanah Liat yang Harus Dijaga

Museum Blambangan dan Artefak Tanah Liat yang Harus Dijaga

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Penerbangan Bandara di Arab Saudi Lumpuh Total Usai Diserang Houthi

Penerbangan Bandara di Arab Saudi Lumpuh Total Usai Diserang Houthi

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Eropa di Ambang Konflik Nuklir? Moskow Murka Atas Aksi Provokasi Paris

Eropa di Ambang Konflik Nuklir? Moskow Murka Atas Aksi Provokasi Paris

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Karhutla Riau Membara Lagi, Lahan di Jalan Lingkar Bangkinang Terbakar

Karhutla Riau Membara Lagi, Lahan di Jalan Lingkar Bangkinang Terbakar

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:15 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer Pencerah Wajah, Pemudar Bekas Jerawat, dan Flek Hitam

5 Rekomendasi Moisturizer Pencerah Wajah, Pemudar Bekas Jerawat, dan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:15 WIB

IMX 2026 Tegaskan Indonesia Sebagai Barometer Modifikasi dan Lifestyle Kawasan ASEAN

IMX 2026 Tegaskan Indonesia Sebagai Barometer Modifikasi dan Lifestyle Kawasan ASEAN

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan

Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Sepatu XTEP Buatan Mana? Ini 3 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Lengkap Harganya

Sepatu XTEP Buatan Mana? Ini 3 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Lengkap Harganya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:06 WIB

×