BRI Life Peduli Anemia dan Stunting Indonesia di Nusa Tenggara Timur

Iwan Supriyatna

Senin, 13 November 2023 | 06:53 WIB
BRI Life Peduli Anemia dan Stunting Indonesia di Nusa Tenggara Timur
BRI Life turut berperan aktif dalam program menurunkan angka stunting di Indonesia dengan berkolaborasi bersama Peduli Anemia dan Stunting Indonesia (PASI).

Suara.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan, stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia. Stunting masih menjadi masalah besar yang harus segera diselesaikan. Akibat terburuknya akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia (SDM) sebuah negara.

Prevalensi Stunting di Indonesia adalah 21,6% pada tahun 2022, dan anemia menjadi faktor risiko terjadinya stunting. Merujuk data tahun 2022, prevalensi stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 28,30%.

Adapun prevalensi remaja putri anemia di NTT sebesar lebih dari 20%, sementara target nasional dibawah 20%. Berdasarkan RPJMN 2020- 2024, prevalensi stunting ditargetkan turun hingga 14 persen pada 2023.

Pemerintah Indonesia sendiri telah mengambil berbagai langkah untuk mengatasi masalah stunting, termasuk melalui program-program seperti "Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi".

Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya nutrisi yang baik dan kemudahan mendapatkan akses pangan bergizi, terutama di daerah-daerah yang rentan.

BRI Life pun turut berperan aktif dalam program menurunkan angka stunting di Indonesia dengan berkolaborasi bersama Peduli Anemia dan Stunting Indonesia (PASI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengadakan kegiatan program pengabdian masyarakat untuk menurunkan angka risiko stunting dan anemia dengan target utama yaitu Ibu hamil, Ibu dengan balita, dan remaja putri.

Plt. Direktur Utama BRI Life I Dewa Gede Agung menjelaskan bahwa, Adanya kesenjangan antara prevalensi stunting dengan target yang menjadi urgensi untuk dilakukannya intervensi. Program ini sejalan dengan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting yang disusun oleh pemerintah.

“BRI Life bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia melaksanakan Program ini, untuk dapat membantu meningkatkan kesehatan di Indonesia khususnya dalam pedesaan Rural Health Peduli Anemia dan Stunting Indonesia (PASI),” kata Dewa ditulis Senin (13/11/2023).

Adapun data angka Balita yang membutuhkan bantuan khusus di Provinsi NTT untuk Balita Berat Badan Kurang sebanyak 310 anak, Balita Stunting sebanyak 195 anak, Balita Gizi Buruk sebanyak 4 anak serta Balita Kurus sebanyak 222 anak.

baca juga

Tentunya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian ibu-ibu dan remaja putri di Desa Anin, Nusa Tenggara Timur terkait pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) serta upaya merubah perilaku masyarakat khususnya dalam perilaku hidup bersih dan sehat.

Dalam kegiatan dilaksanakan pada tanggal 3-6 Nov 2023 tersebut selain pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) dan Anemia, dilaksanakan pula pemeriksaan gejala anemia pada remaja putri yang berisiko, workshop belajar mencuci tangan yang baik dan informasi tentang pentingnya mengkonsumsi makanan yang bergizi.

Serta, untuk memonitor program kali ini diadakan Pemilihan Duta Cegah Anemia yang bertugas menjadi role models hidup sehat sekaligus dapat menginfluence Masyarakat dan diharapkan membawa perubahan untuk sekitarnya sehingga lebih peduli akan makanan sehat bergizi.

Kegiatan tersebut yakni tanggal 7-11 November 2023 dilanjutkan dengan Sosialisasi Stunting untuk ibu hamil dan ibu dengan balita melalui pemeriksaan antropometri dan USG, serta pelatihan kader terkait edukasi penggunaan alat pemantau status gizi yang sesuai berupa alat antropometri dan grafik pemantau stunting beserta interpretasinya.

“Dalam meningkatkan kesehatan di wilayah rural health memerlukan pendekatan multi aspek yang melibatkan penyedia layanan kesehatan, pembuat kebijakan, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya,” Dewa menambahkan.

“Hal ini memerlukan sinergi untuk meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan, mengatasi faktor sosial yang menentukan kesehatan, dan memberdayakan masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam kesejahteraan mereka sendiri” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Sedang Sulit, Mak Ganjar Bantu Tekan Stunting di Kalsel Lewat Penyuluhan

Ekonomi Sedang Sulit, Mak Ganjar Bantu Tekan Stunting di Kalsel Lewat Penyuluhan

Bisnis | Jum'at, 10 November 2023 | 10:45 WIB

Dari Pembinaan hingga Pangan Murah, Pemprov DKI Tekan Angka Stunting Jakarta

Dari Pembinaan hingga Pangan Murah, Pemprov DKI Tekan Angka Stunting Jakarta

News | Senin, 06 November 2023 | 18:06 WIB

Program Bebas Stunting Raih Penghargaan I-SIM For Regencies 2023 yang Digelar Surveyor Indonesia

Program Bebas Stunting Raih Penghargaan I-SIM For Regencies 2023 yang Digelar Surveyor Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 November 2023 | 11:44 WIB

Terkini

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

×