Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wujudkan Udara Bersih Bebas Emisi, Ini Sejumlah Langkah PLN dalam Mendukung Revolusi Hijau

Fabiola Febrinastri

Selasa, 05 Desember 2023 | 10:11 WIB
Wujudkan Udara Bersih Bebas Emisi, Ini Sejumlah Langkah PLN dalam Mendukung Revolusi Hijau
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang merupakan inovasi PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. (Dok: PLN)

Suara.com - Kontribusi terbesar dalam masalah perubahan iklim dan polusi saat ini adalah emisi gas buang transportasi, yang utamanya berasal dari jenis kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor. Tak hanya di Indonesia, masalah polusi meningkat tajam di berbagai negara di dunia.

Hal ini menjadikan banyak negara berlomba-lomba untuk mengurangi emisi gas buang pada kendaraan, dengan menciptakan inovasi-inovasi baru terkait penggunaan kendaraan listrik hingga meningkatkan penggunaan transportasi massal.

Indonesia sendiri memiliki misi untuk Net Zero Emission 2060. Untuk membantu mewujudkan misi ini, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk perusahaan negara dan swasta untuk menekan emisi gas buang semaksimal mungkin.

Salah satu yang menjawab ajakan pemerintah untuk Net Zero Emission 2060 adalah industri otomotif, yang kini mulai menggalakkan penggunaan kendaraan rendah emisi, bahkan nol emisi. Produsen membuat kendaraan memakai mesin hybrid, yakni gabungan mesin berbahan bakar fosil dan baterai, dengan gas buang emisi yang rendah dan mengembangkan kendaraan full listrik.

Kendaraan listrik ini bukan hanya sebagai inovasi teknologi, tetapi juga representasi nyata dari upaya individu dalam mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Peningkatan adopsi kendaraan listrik dinilai dapat memainkan peran aktif dalam menjaga keberlanjutan planet ini. Bahkan pengelola transportasi, PT Transjakarta dan PT Blue Bird Tbk juga sudah menggunakan bus dan taksi berbasis listrik.

PLN Hadir untuk Mendukung

Untuk mendukung revolusi hijau pemerintah Indonesia, PT PLN (Persero) bergerak cepat untuk memenuhi suplai listrik pada kendaraan zero emission agar dapat terpenuhi. Tidak hanya memasok, PLN pun juga mulai mengganti kendaraan operasional dan dinas perusahaan menggunakan kendaraan listrik.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo memperkirakan, kendaraan listrik akan tumbuh hingga 335.000 uni pada tahun 2030.

PLN sendiri memiliki komitmen untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik dengan menyiapkan infrastruktur pendukungnya. Untuk membangun infrastruktur, yakni stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), PLN membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan SPKLU di seluruh Indonesia.

baca juga

Pada tahun 2030, kata Darmawan, kebutuhan SPKLU untuk mendukung jumlah kendaraan listrik yang mencapai 335.000 unit kendaraan itu, PLN membutuhkan 22.339 SPKLU di berbagai tempat fasilitas umum.  

Sekarang jumlah SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia baru mencapai 977 SPKLU, diantaranya 622 SPKLU milik PLN dan sisanya milik swasta. Tahun ini, jumlah SPKLU akan ditambah menjadi 1.715 SPKLU. Selain SPKLU, PLN telah memiliki stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) sebanyak 1.839 unit, dan 9.139 unit stasiun pengisin listrik umum (SPLU).

Minat Masyarakat pada Kendaraan Listrik Meningkat

Di sisi lain, PLN menyebutkan bahwa minat masyarakat menggunakan kendaraan listrik juga tercatat bertambah. Persero menunjukkan adanya peningkatan realisasi home charging service.

Paling tidak pada semester pertama tahun ini, jumlah pelanggan PLN yang memakai layanan ini mencapai 1.933 pelanggan, sementara pada tahun 2022, yang menggunakan fasilitas ini hanya 881 pelanggan.

Darmawan mengatakan, sejak Januari hingga Juni 2023, pemakaian tenaga listrik melalui home charging mencapai 960 MWh, dan ini meningkat dibandingkan Juni 2022, sebesar 91 MWh. Ini menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik semakin digandrungi masyarakat dan akan terus meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadir di COP 28 Dubai,  PT PLN (Persero) Kemukakan Transisi Energi Menuju NZE 2060 Termasuk Infrastruktur EV Indonesia

Hadir di COP 28 Dubai, PT PLN (Persero) Kemukakan Transisi Energi Menuju NZE 2060 Termasuk Infrastruktur EV Indonesia

Otomotif | Sabtu, 02 Desember 2023 | 17:40 WIB

PLN IP Buktikan Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Tahunannya

PLN IP Buktikan Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Tahunannya

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 17:58 WIB

Perkuat Bisnis, PLN Group Gandeng 4 Startup

Perkuat Bisnis, PLN Group Gandeng 4 Startup

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 09:21 WIB

PLN Indonesia Power Terapkan Core Values AKHLAK, Raih Sertifikasi Great Place to Work

PLN Indonesia Power Terapkan Core Values AKHLAK, Raih Sertifikasi Great Place to Work

Bisnis | Senin, 27 November 2023 | 17:10 WIB

Ada Dua Opsi Sumber Tenaga Penggerak Mobil Listrik, PLN Sebarkan 21 Unit Green Hydrogen Plant

Ada Dua Opsi Sumber Tenaga Penggerak Mobil Listrik, PLN Sebarkan 21 Unit Green Hydrogen Plant

Otomotif | Jum'at, 24 November 2023 | 14:06 WIB

PLN Indonesia Power Siapkan Hydrogen Refueling Station Pertama di Senayan Jakarta

PLN Indonesia Power Siapkan Hydrogen Refueling Station Pertama di Senayan Jakarta

Otomotif | Kamis, 23 November 2023 | 08:43 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×