Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Persaingan Sengit! BBCA Kembali Rajai Kapitalisasi Pasar, Tumbangkan BREN Sore Ini

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 11 Desember 2023 | 17:08 WIB
Persaingan Sengit! BBCA Kembali Rajai Kapitalisasi Pasar, Tumbangkan BREN Sore Ini
Ilustrasi. Emiten bank grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali mengambil tahta dengan merajai nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Suara.com - Emiten bank grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali mengambil tahta dengan merajai nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengalahkan PT Barito Renawebles Energy Tbk (BREN) pada penutupan perdagangan sore ini Senin (11/12/2023).

Pada saat penutupan perdagangan saham emiten perbankan BBCA itu berada di level Rp8,750 dengan nilai transaksi Rp686,2 miliar. Dengan level perdagangan itu, kapitalisasi pasar BBCA sebesar Rp1.067,8 triliun.

Sementara itu BREN ditutup turun 450 point atau menyusut 5,6 persen ke level Rp7.600 per lembar dengan nilai transaksi Rp297,7 miliar. Dengan posisi penutupan di level itu, kapitalisasi pasar BREN senilai Rp1.016,7 triliun.

Dengan demikian, BREN langsung tergusur sebagai saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dicapainya pada akhir pekan lalu.

Untuk diketahui, saham pembangkit listrik Panas Bumi milik Prajogo Pangestu tersebut berhasil menjadi pemuncak kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi 1, Jumat (8/12/2023).

Anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ini, naik 350 point atau 4,5 persen ke level 8.100 per saham dengan nilai transaksi Rp227,9 miliar pada pukul 11.00 WIB.

Dengan demikian, kapitaliasi pasar emiten panas bumi milik taipan Prajogo Pangestu itu mencapai Rp1.083 triliun.

Sedangkan saham emiten bank Grup Djarum, yakni BBCA justru turun 25 point atau 0,3 persen ke level Rp8.800 dengn nilai transaksi sebesar Rp148,9 miliar.

Alhasil, kapitalisasi pasar BBCA hanya Rp1.079 triliun. Sehingga harus turun ke peringkat kedua dari sisi nilai kapitalisasi pasar. Padahal, BBCA telah memegang rekor kapitalisasi pasar BEI selama belasan tahunan.

baca juga

Sedangkan BREN baru tercatat pada papan perdagangan pada tanggal 9 Oktober 2023. Jadi hanya dalam waktu 2 bulan telah menjadi pemuncak kapitalisasi pasar setelah 2 bulan menjadi perusahaan tercatat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TikTok Gandeng GOTO Buka E-Commerce, BEI Belum Dikasih Tahu

TikTok Gandeng GOTO Buka E-Commerce, BEI Belum Dikasih Tahu

Bisnis | Sabtu, 09 Desember 2023 | 11:49 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Pada Sesi II Jelang Akhir Pekan, Ini Pemicunya

IHSG Diprediksi Menguat Pada Sesi II Jelang Akhir Pekan, Ini Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 01 Desember 2023 | 12:52 WIB

IHSG Diprediksi Ditutup Menguat, Simak Faktor-faktor Pendukungnya

IHSG Diprediksi Ditutup Menguat, Simak Faktor-faktor Pendukungnya

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 11:08 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB