BlackRock Caplok Bitcoin Senilai Rp7,7 Triliun, Picu Kekhawatiran BTC Langka

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 16 Januari 2024 | 16:48 WIB
BlackRock Caplok Bitcoin Senilai Rp7,7 Triliun, Picu Kekhawatiran BTC Langka
Ilustrasi [Unsplash/Jonathan Borba]

Suara.com - Raksasa investasi, BlackRock baru-baru ini mencaplok 11.500 Bitcoin setelah persetujuan ETF Bitcoin spot pada 10 Januari 2024. Jumlah Bitcoin milik BlackRock kini setara dengan total Bitcoin yang diproduksi dalam kurun waktu 13 hari.

Untuk diketahui, aplikasi ETF Bitcoin spot BlackRock, yang dikenal sebagai iShares Bitcoin Trust (IBIT) saat ini mengelola 25% dari total volume perdagangan ETF dalam dua hari pertama setelah resmi diperdagangkan Kamis (11/1/2024) pekan lalu.

Waspada Krisis BTC

Akusisi Bitcoin masif yang dilakukan BlackRock dikhawatirkan berdampak pada krisis pasokan Bitcoin, mengingat rata-rata penambangan harian hanya sekitar 900 Bitcoin.

Dikutip dari Coinvestasi, diperkirakan 46.000 BTC telah diserap dalam dua hari oleh ETF Bitcoin spot, yang setara dengan 23.000 BTC per hari, sebuah angka yang sekitar 25,5 kali lipat dari produksi harian Bitcoin.

Meskipun kekhawatiran mengenai krisis pasokan timbul, InvestAnswers menyimpulkan dengan pandangan yang optimis.

Penyerapan besar oleh ETF AS, ditambah dengan permintaan tambahan dari investor ritel dan ETF global lainnya, memiliki potensi menjadi faktor penting yang mendukung kenaikan harga BTC.

Ada kemungkinan bahwa efek transaksi Bitcoin yang dilakukan oleh BlackRock tidak akan langsung terlihat oleh masyarakat umum.

Sebagai sebuah perusahaan manajemen investasi dengan aset kelolaan yang besar, BlackRock seringkali melakukan perdagangan over-the-counter (OTC), yang biasa disebut sebagai black pool, sebagai strategi untuk mengurangi volatilitas pasar.

Baca Juga: Harga Bitcoin Diprediksi Mampu Tembus US$50.000, Faktor Pendukungnya Sudah Muncul

Pendekatan ini memungkinkan lembaga keuangan untuk memperoleh Bitcoin dalam jumlah besar tanpa menyebabkan perubahan harga yang signifikan di pasar terbuka.

Arus Perdagangan ETF Bitcoin Naik Signifikan

Setelah disetujui sebagai ETF Bitcoin spot, dua sesi perdagangan awal pada 11 dan 12 Januari 2024 mencatatkan arus masuk yang mencolok senilai US$1,4 miliar.

Peningkatan awal ini didominasi oleh iShares Bitcoin Trust (IBIT) BlackRock dengan total aliran dana sebesar US$497,7 juta, diikuti oleh Fidelity Advantage Bitcoin ETF (FBTC) dengan penerimaan dana sebesar US$422,3 juta.

Bitwise (BITB) juga berhasil menarik investasi sejumlah US$237,90 juta. Di sisi lain, Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), sebagai produk yang sudah ada sebelumnya, mengalami arus keluar dana sekitar US$579 juta, sebagian besar karena investor lebih memilih ETF Bitcoin baru yang memiliki biaya lebih rendah.

Meskipun demikian, GBTC tetap menjadi salah satu pemegang Bitcoin terbesar dengan total aset yang dikelolanya mencapai lebih dari US$27 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI