KNKT Diminta Ikut Selidiki Daihatsu Buntut Skandal Keselamatan di Jepang

M Nurhadi

Rabu, 24 Januari 2024 | 14:26 WIB
KNKT Diminta Ikut Selidiki Daihatsu Buntut Skandal Keselamatan di Jepang
Ilustrasi Daihatsu. (Shutterstock)

Suara.com - Usai ramai kasus manipulasi tes keamanan Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendorong agar mobil buatan Daihatsu diselidiki secara menyeluruh .

Menurut Tulus Abadi, selaku pengurus harian YLKI, pemerintah seharusnya tidak menerima begitu saja penjelasan Daihatsu yang menegaskan, skandal manipulasi keselamatan di Jepang tidak berhubungan dengan produksi di Indonesia.

Ia berharap adanya penyelidikan yang lebih mendalam untuk memastikan keamanan berkendara konsumen di Indonesia yang melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kami menuntut adanya jaminan dari pemerintah, bukan hanya berdasarkan keterangan dari pelaku usaha," ujar Tulus dalam konferensi pers di Kantor YLKI, pada Selasa (23/1/2024).

YLKI sendiri sebelumnya mengaku menerima adanya kekhawatiran dari konsumen dengan perkembangan kabar manipulasi keselamatan Daihatsu di Jepang.

Ketua Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI, Rio Priambodo mengatakan, "khusus Daihatsu mereka udah punya kendaraannya, dia mengadukan pada kami dan khawatir kendaraan di kemudian hari akan menganggu keselamatan konsumen dalam berkendara."

Terkait hal ini, Wakil Presiden Direktur PT Astra International Tbk. (ASII), Erlan Krisnaring Cahyoni sebelumnya memastikan bahwa seluruh kendaraan yang diproduksi oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tidak mengalami masalah kualitas atau keselamatan seperti yang terjadi dengan Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang.

"Kami bersama prinsipal telah memastikan bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusikan, dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas, keselamatan, dan mematuhi regulasi yang berlaku serta beroperasi sesuai dengan rencana produksi," ujar Erlan dalam keterbukaan informasi pada Kamis (4/1/2024).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) di Kementerian Perdagangan, Moga Simatupang, menyatakan telah menerima informasi dan klarifikasi dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melalui pengamat eksekutif.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daihatsu Sigra Bekas Banting Harga, Nilai Jualnya Mulai Rp 80 Jutaan

Daihatsu Sigra Bekas Banting Harga, Nilai Jualnya Mulai Rp 80 Jutaan

Otomotif | Rabu, 24 Januari 2024 | 09:22 WIB

Persulit Pencurian, Ini Manfaat Nomor Rangka Mobil

Persulit Pencurian, Ini Manfaat Nomor Rangka Mobil

Otomotif | Rabu, 24 Januari 2024 | 07:56 WIB

Lanny/Ribka Singkirkan Wakil Jerman di Indonesia Masters 2024

Lanny/Ribka Singkirkan Wakil Jerman di Indonesia Masters 2024

Foto | Selasa, 23 Januari 2024 | 20:54 WIB

Berlangsung Singkat, Fajar/Rian Taklukan Perwakilan Taiwan

Berlangsung Singkat, Fajar/Rian Taklukan Perwakilan Taiwan

Foto | Selasa, 23 Januari 2024 | 20:50 WIB

Kejuaraan Bulu Tangkis Indonesia Masters 2024 Kembali Digelar

Kejuaraan Bulu Tangkis Indonesia Masters 2024 Kembali Digelar

Foto | Selasa, 23 Januari 2024 | 16:08 WIB

Punya Uang Rp 50 Jutaan Bisa Beli Mobil? Ini Daftar Rekomendasinya

Punya Uang Rp 50 Jutaan Bisa Beli Mobil? Ini Daftar Rekomendasinya

Otomotif | Selasa, 23 Januari 2024 | 10:26 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×