30 Ton Sampah Olahan Dijadikan Bahan Bakar Alternatif Pengganti Batu Bara

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 25 Januari 2024 | 07:33 WIB
30 Ton Sampah Olahan Dijadikan Bahan Bakar Alternatif Pengganti Batu Bara
Ilustrasi Sampah Olahan Jadi Bahan Bakar.

Suara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan pengiriman perdana 30 ton refuse-derived fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif dari hasil olahan sampah ke PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Cilacap, Jawa Tengah pada Selasa (23/1/2024).

RDF yang diproduksi di TPST Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta tersebut selanjutnya akan digunakan pada proses produksi semen di Pabrik Cilacap sebagai substitusi bahan bakar batu bara

Sebelumnya, SBI dan Pemkab Sleman telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang pemanfaatan RDF hasil pengolahan sampah di tempat pengolahan sampah terpadu Kabupaten Sleman pada 13 November 2023 lalu.

Hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama SBI, Lilik Unggul Raharjo dan Direktur Human Capital, Legal, dan Corporate Affairs SBI, Ony Suprihartono.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, pengiriman RDF ke SBI Pabrik Cilacap ini merupakan realisasi dari kerja sama antara SBI dengan Pemkab Sleman dalam pemanfaatan RDF. 

Kerja sama ini kian mempertegas komitmen Perusahaan dalam mendukung pemerintah daerah mengatasi permasalahan sampah perkotaan dengan prinsip ekonomi sirkular untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus membantu Perusahaan mendapatkan sumber energi alternatif untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sehingga lebih ramah lingkungan

"Penggunaan RDF pada proses produksi semen di SBI Pabrik Cilacap merupakan langkah strategis untuk mendukung PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) selaku induk usaha, dalam mengakselerasi pencapaian target penurunan emisi karbon dengan meningkatkan substitusi energi panas atau thermal substitution rate (TSR), sebagaimana tertuang dalam SIG Sustainabiliy Road Map 2030," kata Vita Mahreyni dikutip Kamis (25/1/2024).

Vita Mahreyni menyampaikan, kerja sama antara SBI dan Pemkab Sleman akan berlangsung selama 3 tahun. Setelah pengiriman perdana ini, Pemkab Sleman akan mengirimkan RDF melalui beberapa alternatif moda transportasi. Salah satunya adalah kereta api yang akan mengangkut 100 ton RDF per hari ke SBI Pabrik Cilacap.

Selain Kabupaten Sleman, kerja sama dalam pemanfaatan RDF juga telah dijalankan oleh SBI dengan berbagai daerah lain di Indonesia, seperti Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Provinsi DKI Jakarta, dan pengelola sampah di Provinsi Bali. Sementara untuk Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Temanggung, masih menunggu implementasi lebih lanjut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Samosir Mallatam Dorong Pengelolaan Sampah dan Pengolahan Pangan Lokal di Kenegerian Sihotang

Proyek Samosir Mallatam Dorong Pengelolaan Sampah dan Pengolahan Pangan Lokal di Kenegerian Sihotang

Press Release | Rabu, 24 Januari 2024 | 20:11 WIB

BRI Liga 1: Pelatih PSS Sleman Fokus Benahi Tim Jelang Bergulirnya Liga

BRI Liga 1: Pelatih PSS Sleman Fokus Benahi Tim Jelang Bergulirnya Liga

Your Say | Rabu, 24 Januari 2024 | 10:47 WIB

Keseruan F1 Hadirkan Gran Premio de Espana

Keseruan F1 Hadirkan Gran Premio de Espana

Otomotif | Selasa, 23 Januari 2024 | 23:58 WIB

Terkini

5 Micellar Water untuk Kulit Sensitif yang Bebas Alkohol dan Pewangi

5 Micellar Water untuk Kulit Sensitif yang Bebas Alkohol dan Pewangi

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Malaysia Darurat Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Infeksi ISPA hingga Diterjang Super El Nino

Malaysia Darurat Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Infeksi ISPA hingga Diterjang Super El Nino

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Bye Bibir Pecah-Pecah! 6 Lip Balm Shea Butter yang Bikin Bibir Lebih Lembut

Bye Bibir Pecah-Pecah! 6 Lip Balm Shea Butter yang Bikin Bibir Lebih Lembut

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Promo Indomaret 27 Agustus - 2 September 2026: Diskon Minyak Goreng Melimpah

Promo Indomaret 27 Agustus - 2 September 2026: Diskon Minyak Goreng Melimpah

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Talenta Digital Papua Didorong Naik Kelas, Indosat dan Komdigi Buka Innovation Hub di Jayapura

Talenta Digital Papua Didorong Naik Kelas, Indosat dan Komdigi Buka Innovation Hub di Jayapura

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:42 WIB

Ulasan Buku Bears Lost Glasses: Saat Dunia Terlihat Berbeda Tanpa Kacamata

Ulasan Buku Bears Lost Glasses: Saat Dunia Terlihat Berbeda Tanpa Kacamata

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:25 WIB

9 Rekomendasi Sunscreen Lokal yang Cocok untuk Kulit Indonesia

9 Rekomendasi Sunscreen Lokal yang Cocok untuk Kulit Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Update Layanan Transjakarta: Kembali Normal, Namun Sejumlah Rute Non-BRT Masih Dialihkan

Update Layanan Transjakarta: Kembali Normal, Namun Sejumlah Rute Non-BRT Masih Dialihkan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Apakah Cuci Muka di Pagi Hari Cukup Pakai Air Biasa Tanpa Sabun? Ini Jawabannya

Apakah Cuci Muka di Pagi Hari Cukup Pakai Air Biasa Tanpa Sabun? Ini Jawabannya

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Prabowo Bisa Jatuh, Peringatan Keras Eks Direktur Intelijen BAIS Soal Momentum Oktober

Prabowo Bisa Jatuh, Peringatan Keras Eks Direktur Intelijen BAIS Soal Momentum Oktober

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:07 WIB

×