Pakar Minta Prabowo Hati-hati Sunat Anggaran Subsidi Energi Demi Program Makan Siang Gratis

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 19 Februari 2024 | 13:00 WIB
Pakar Minta Prabowo Hati-hati Sunat Anggaran Subsidi Energi Demi Program Makan Siang Gratis
Calon Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak akan ragu-ragu untuk merealisasikan program makan siang gratis jika dirinya resmi menjadi Presiden RI.

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak akan ragu-ragu untuk merealisasikan program makan siang gratis jika dirinya resmi menjadi Presiden RI.

Tim Prabowo sendiri mengungkapkan membutuhkan anggaran sekitar Rp400 triliun per tahun demi mewujudkan program andalannya tersebut. Salah satu sumber pendanaan dari program itu adalah dengan menyunat anggaran subsidi energi.

Meski demikian pakar meminta Prabowo bersikap hati-hati dalam mengambil anggaran dari subsidi energi.

"Perubahan kebijakan anggaran subsidi energi, terutama BBM harus hati-hati," buka Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira saat dihubungi Suara.com pada Senin (19/2/2024).

Alhasil kata dia memangkas subsidi BBM untuk makan siang gratis tidaklah tepat di tengah pemberian subsidi energi tidak tepat sasaran.

"Saat ini kebocoran penggunaan BBM masih banyak, misalnya BBM Solar digunakan untuk industri perkebunan dan pertambangan skala besar," katanya.

Tak hanya itu penggunaan BBM subsidi seperti Pertalite mayoritas masih digunakan oleh masyarakat kelas menengah kebawah yang sangat rentan, sehingga jika subsidi ini pangkas kelompok inilah yang terdampak paling berat.

"Akhirnya mereka membeli BBM dengan harga yang lebih mahal dan status mereka akan turun menjadi orang miskin," papar Bhima.

Selain itu Bhima mengkhawatirkan pemangkasan subsidi energi justru akan memicu lonjakan inflasi khususnya kenaikan harga bahan pangan dan transportasi.

baca juga

"Jadi memang harus hati-hati, apalagi masalahnya wacana pemangkasan subsidi energi ini akan digeser ke program makan siang gratis. Nah disinilah letak permasalahannya karena akan menimbulkan inflasi di sektor transportasi dan pangan," sebutnya.

Sebelumnya Prabowo mengatakan bahwa para menteri yang bergabung di kabinetnya harus mendukung program makan siang gratis.

“Saya katakan nanti siapa yang mau masuk kabinet siapa yang mau jadi menteri saya harus setuju anak-anak diberi makan siang. Kalau tidak setuju tidak usah bergabung di kabinet Prabowo Subianto,” katanya saat kampanye akbar di GBK, Sabtu (10/2/2024).

Bukan itu saja, Prabowo menganggap pihak-pihak yang tidak setuju dengan rencana pembagian makan gratis bukan orang yang waras.

"Yang tidak setuju anak-anak indonesia dikasih makan siang kebangetan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikita Mirzani Kepergok Kencan Bareng Ajudan Prabowo, Rizky Irmansyah Diminta Waspada

Nikita Mirzani Kepergok Kencan Bareng Ajudan Prabowo, Rizky Irmansyah Diminta Waspada

Entertainment | Senin, 19 Februari 2024 | 12:49 WIB

Eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai Pamit Berpolitik Di Twitter: Tidak Ada 01, 02 Dan 03, Prabowo Untuk Indonesia

Eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai Pamit Berpolitik Di Twitter: Tidak Ada 01, 02 Dan 03, Prabowo Untuk Indonesia

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 12:42 WIB

Ucapan Fedi Nuril Soal Prabowo Pelayan Hingga Penculik Tuai Kontroversi Publik

Ucapan Fedi Nuril Soal Prabowo Pelayan Hingga Penculik Tuai Kontroversi Publik

Your Say | Senin, 19 Februari 2024 | 12:14 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×