Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Warga Margahayu Tengah Kini Makin Mudah Kembangkan Potensi Desanya Berkat Pendampingan BRI

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 20 Februari 2024 | 09:04 WIB
Warga Margahayu Tengah Kini Makin Mudah Kembangkan Potensi Desanya Berkat Pendampingan BRI
Cerita Inovatif Desa Margahayu Tengah. (Dok: BRI)

Suara.com - Sebagai bank BUMN terbesar di Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk selalu berupaya untuk bisa memberikan layanan dan kemudahan perbankan bagi masyarakat.

BRI juga berkomitmen untuk terjun langsung ke tengah persoalan warga dan memberikan solusi yang diperlukan.

Masyarakat Desa Margahayu Tengah, yang terletak di Bandung Barat, Jawa Barat merupakan komunitas warga yang kini mampu menyulap berbagai keterbatasannya menjadi kekuatan, berkat pendampingan BRI.

Desa urban ini mengalami keterbatasan lahan dan masalah-masalah lain, yang mengakibatkan masyarakat tak mampu berbuat banyak untuk mensejahterakan kehidupan mereka. Problem yang terjadi di kawasan ini mulai dari masalah sulitnya mendapat air bersih, masalah pengolahan sampah, hingga hal-hal terkait pengelolaan keuangan.

Kepala Desa Margahayu Tengah, Asep Zaenal mengatakan, salah satu masalah di desanya adalah sulitnya mendapat air bersih.

“Kualitas air tanahnya kurang layak, membeli juga mahal. Kami sempat mengadakan pengeboran-pengeboran air bersih, karena tidak punya mata air. Alhamdulilah, sekarang mampu menyediakan air bersih bagi 3.500 rumah,” katanya.  

Salah seorang warga Desa Margahayu Tengah, Sandra, mengaku bersyukur sudah bisa menikmati air bersih. Saat ini, ia dan keluarganya sudah mendapatkan air bersih dari BUMDes.

“Dulu sulit mendapat air bersih, karena daerah yang saya tinggali ini merupakan daerah sawah. Beberapa kali ngebor, tapi dapatnya kotor lagi, kotor lagi,” keluhnya.

Sekarang, selain telah mendapatkan kualitas air yang layak, Sandra juga merasa terbantu, karena untuk pembayaran air bersih setiap bulan, ia bisa menggunakan Mobile Banking BRI atau BRImo.

baca juga

“Dengan mendapat air bersih dari BUMDes, pengeluaran air bersih sekarang juga lebih hemat, karena harganya lebih murah ketimbang membeli. Saya pribadi, kini juga menggunakan BRImo untuk pembayaran tiap bulan,” katanya.

Sejak 2020, BRI menjalin kerja sama intens dengan masyarakat Margahayu Tengah. Kerja sama ini terjalin, setelah BRI melihat adanya permasalahan air bersih di desa. Dimana terdapat pengelolaan keuangan yang kurang transparan, yang mana desa mengalami kesulitan dalam penagihan tagihan air di desa. Setelah mendapatkan fasilitas dari BRI berupa Aplikasi Stroberi Tagihan yang merupakan platform pengelolaan tagihan yang memudahkan pengguna (Desa) untuk membuat maupun monitoring tagihan., masyarakat kini semakin mudah membayar tagihan mereka.

Hidupkan Perekonomian Lewat Pengelolaan Sampah

Tak cuma soal pengelolaan air bersih, warga Desa Margahayu Tengah kini mampu menghidupkan perekonomian lewat pengelolaan sampah. Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Ahmad Sutardi mengatakan, kendala pengelolaan sampah juga sempat dialami Margahayu Tengah.

“Dengan keterbatasan lahan yang kita miliki, maka kami mengkondisikan masyarakat untuk mau mengaktifkan UMKM dan kewirausahaan lainnya,” katanya.

Salah satu yang menjadi kekuatan Margahayu Tengah adalah pengelolaan sampah, yang dimulai dari rumah-rumah. Untuk mendukung aktivitas di level rumah tangga tersebut, Ahmad mengatakan, telah membuat peraturan terkait pembuangan sampah desa dari tiap rumah.

“Sampah di tiap rumah dibagi dua, yaitu sampah basah yang akan diolah menjadi pupuk organik dan sampah kering yang akan didaur ulang dan dijual. Setelah semua proses itu, maka residunya akan dibawa ke tempeh pembuangan akhir (TPA),” katanya.

Klaster Ransel Jadi Salah Satu Kekuatan Ekonomi

Margahayu Tengah merupakan desa potensial, yang memiliki klaster (Kelompik Usaha). Klaster tersebut bisa diberdayakan dan akan semakin memberikan kekuatan ekonomi desa bagi warganya.

Salah satunya adalah Klaster Ransel. Untuk layanan kemudahan pembayaran, BRI memberikan kerja sama dalam bentuk pelatihan kepada anggota klaster.

Pemilik konveksi ransel, Acep Taupik mengatakan, kegiatan yang telah dikerjakan oleh para kepala keluarga Desa Margahayu Tengah secara turun-temurun ini fokus dalam pembuatan aneka tas, seperti tas ransel, tas motor, tas camping, dan lainnya.

“Tiap kepala keluarga di sini kebanyakan usaha tas. Kami awalnya beli bahan, dipola sesuai model tas, kemudian di-cutting, dan diserahkan kepada penjahit. Selesai dijahit, maka akan masuk quality control, packing dan kirim,” ujarnya menjelaskan proses pembuatan tas.

Sistem pembayaran, tentu Klaster Ransel juga memanfaatkan pembayaran digital BRI.

Ketua BUMDes Desa Margahayu Tengah, Aep Saefullah mengatakan, kerja sama antara desanya dengan BRI sangat menguntungkan. Seluruh masyarakat bisa melakukan kegiatan perbankan melalui digital.

“Kami berharap, masyarakat bisa membuka BRImo, karena untuk pembayaran tagihan, transaksi dan masih banyak fitur lainnya yang terdapat di BRImo. Dengan menggunakan fasilitas yang memudahkan ini, maka upaya masyarakat untuk membuka bisnis diharapkan bisa makin menggairahkan perekonomian,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Klub Raksasa Liga 1 Tolak Shin Tae-yong Pinjam Pemain untuk Piala Asia U-23

2 Klub Raksasa Liga 1 Tolak Shin Tae-yong Pinjam Pemain untuk Piala Asia U-23

Bola | Selasa, 20 Februari 2024 | 05:50 WIB

Kembali ke Skuad PSS Sleman, Gelandang Lebanon Jihad Ayoub Genjot Fisik Jelang Lanjutan Liga 1

Kembali ke Skuad PSS Sleman, Gelandang Lebanon Jihad Ayoub Genjot Fisik Jelang Lanjutan Liga 1

Bola | Selasa, 20 Februari 2024 | 04:10 WIB

Misi Tinggalkan Zona Merah, Arema FC Tambah Volume Latihan Jelang Hadapi Rans

Misi Tinggalkan Zona Merah, Arema FC Tambah Volume Latihan Jelang Hadapi Rans

Bola | Senin, 19 Februari 2024 | 20:55 WIB

Tatap Dua Laga Away Beruntun di BRI Liga 1, Paul Munster Bangun Mental Baja Persebaya

Tatap Dua Laga Away Beruntun di BRI Liga 1, Paul Munster Bangun Mental Baja Persebaya

Bola | Senin, 19 Februari 2024 | 19:26 WIB

2 Senjata Persebaya Surabaya Demi Habisi Persita Tangerang di BRI Liga 1 2023-2024

2 Senjata Persebaya Surabaya Demi Habisi Persita Tangerang di BRI Liga 1 2023-2024

Bola | Senin, 19 Februari 2024 | 19:04 WIB

Perdana Abroad dari Portugal, Ini Satu Hal Unik yang Buat Kiko Kaget Main di Liga 1

Perdana Abroad dari Portugal, Ini Satu Hal Unik yang Buat Kiko Kaget Main di Liga 1

Bola | Senin, 19 Februari 2024 | 17:49 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×